Nganjuk– Pagi itu, suasana di belakang rumah salah satu warga Desa Mancon terlihat berbeda karena genangan air mulai terlihat di dasar kolam yang sekian lama kering. Pemiliknya, yang dulu dikenal sebagai peternak lele konsumsi, kini membersihkan lumpur dan memperbaiki pintu air dengan penuh harap. Ia mengaku terdorong oleh meningkatnya kebutuhan pasokan ikan lele dari dapur SPPG yang mulai beroperasi di wilayah Kecamatan Wilangan.
Setelah vakum bertahun-tahun karena permintaan pasar anjlok, kini ia merasa waktu yang tepat untuk mencoba peruntungan kembali. Bedanya, kali ini ia tidak sendirian karena ada sinyal permintaan yang lebih jelas dan terukur dari institusi pengolah pangan. Ia pun bertekad untuk mengelola kolam ini lebih profesional agar hasilnya bisa bertahan dalam jangka panjang.
Aiptu Wawan Sriwanto, Bhabinkamtibmas Desa Mancon, tak tinggal diam ketika mengetahui niat baik warganya tersebut. Ia langsung memberikan dukungan moril dan teknis, termasuk saran soal pemilihan bibit unggul serta jadwal pemberian pakan yang lebih efektif. Bahkan, ia mengusulkan agar kegiatan ini tidak hanya berhenti pada satu kolam, tetapi juga mengajak tetangga lain untuk ikut serta.
"Kalau permintaan meningkat, kenapa hanya satu orang yang menikmati? Ini saatnya bergotong royong," ujar Aiptu Wawan. Ia percaya, jika beberapa warga serentak memulai budidaya, hasilnya akan lebih signifikan dan mampu menjawab kebutuhan pasar sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa. Menurutnya, peran polisi saat ini bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat dari tingkat paling bawah.
Pemilik kolam menyambut hangat saran itu dan mulai membayangkan bagaimana jika beberapa kolam di desanya ikut dipenuhi ikan. Ia berdiskusi dengan tetangga terdekat untuk berbagi pengalaman dan rencana pemasaran yang lebih terstruktur. Semua ini dilakukannya agar usaha yang dirintis ulang ini tidak jatuh lagi seperti sebelumnya.
Harapan besar kini disematkan pada kolam kecil itu, bahkan Kapolres Nganjuk memberikan apresiasi atas inisiatif warga dan pendampingan yang dilakukan jajarannya. Langkah ini dianggap sebagai wujud nyata dari semangat ketahanan pangan yang digalakkan secara nasional. Jika satu kolam bisa menginspirasi banyak orang, maka bukan hal mustahil Desa Mancon akan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Nganjuk. (Avs)

Posting Komentar