ads

Iklan
LATEST UPDATES

Selasa, 30 Juni 2026

Polres Nganjuk dan PSMTI Berbagi Kasih, 65 Anak Yatim Al Ikhlas Terima Santunan Sambut Hari Bhayangkara ke-80


Nganjuk – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Nganjuk menyerahkan santunan kepada 65 anak yatim piatu di Yayasan Al Ikhlas, Jalan Monginsidi No. 13, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Senin (29/6/2026). 


Kegiatan sosial tersebut dihadiri Ketua PSMTI Kabupaten Nganjuk Hendri Lucky, S.H., Kapolsek Nganjuk Kota Kompol Jumari, S.H., jajaran pejabat utama Polres Nganjuk, pengurus yayasan, serta para anak asuh.


Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Polres Nganjuk dan PSMTI Kabupaten Nganjuk ini menjadi wujud kepedulian kepada sesama, khususnya anak-anak yatim piatu. Selain memperingati Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat secara langsung.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. mengatakan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari semangat pengabdian Polri kepada masyarakat.


"Kegiatan ini merupakan inisiatif bersama Polres Nganjuk dan PSMTI Kabupaten Nganjuk dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menunjukkan bahwa Polri selalu hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan. Semoga santunan ini menjadi berkah, membawa kebahagiaan bagi adik-adik, serta menjadi ladang amal bagi kita semua," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Suasana penuh kehangatan terlihat saat Kapolres bersama pengurus PSMTI menyerahkan santunan secara langsung kepada seluruh anak yatim piatu. Senyum bahagia para penerima santunan menjadi gambaran nyata makna kebersamaan yang ingin diwujudkan dalam peringatan Hari Bhayangkara tahun ini.


Ketua PSMTI Kabupaten Nganjuk Hendri Lucky, S.H. menyampaikan bahwa pihaknya merasa bangga dapat berkolaborasi dengan Polres Nganjuk dalam kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat.


"PSMTI Kabupaten Nganjuk memiliki komitmen untuk terus hadir dalam kegiatan kemanusiaan. Kami mengapresiasi sinergi yang terjalin bersama Polres Nganjuk sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan anak-anak di Yayasan Al Ikhlas dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus meraih cita-cita," ungkap Hendri Lucky.


Penasehat Yayasan Al Ikhlas H. Siswoyo bersama Ketua Panti Asuhan Luciningsih menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Polres Nganjuk dan PSMTI Kabupaten Nganjuk kepada anak-anak asuh mereka. Menurutnya, kepedulian tersebut menjadi motivasi sekaligus kebahagiaan tersendiri bagi seluruh keluarga besar Yayasan Al Ikhlas.


Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polres Nganjuk berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dimaknai sebagai momentum pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai ajang memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Nganjuk.(acha)

Pantau Jagung dan Ketersediaan Pupuk, Bhabinkamtibmas Lengkong Lor Dukung Produktivitas Petani


Nganjuk - Menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Bhabinkamtibmas Desa Lengkong Lor, Polsek Ngluyu, Aiptu Lilik Purwono sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan tanaman jagung sekaligus mengecek ketersediaan pupuk milik warga desa binaannya guna mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Rabu (1/7/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa pendampingan terhadap petani harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemantauan pertumbuhan tanaman hingga memastikan ketersediaan sarana produksi seperti pupuk agar hasil panen tetap optimal.


"Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan budidaya pertanian. Ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor penting yang harus dipastikan agar produktivitas tanaman jagung tetap terjaga dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Tanaman jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung swasembada pangan. Oleh karena itu, pemantauan kondisi tanaman dan kebutuhan pupuk dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi kendala yang dihadapi para petani.


Di lapangan, Aiptu Lilik Purwono berdialog dengan petani mengenai perkembangan tanaman jagung, ketersediaan pupuk, serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya agar dapat segera dicarikan solusi bersama.


Kapolsek Ngluyu AKP Sukamto mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat di sektor pertanian guna mendukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional.


"Kami berharap kebutuhan pupuk petani tetap tercukupi sehingga pertumbuhan tanaman jagung dapat berlangsung optimal hingga masa panen. Polri akan terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan," ujar AKP Sukamto.


Melalui kegiatan ini, diharapkan tanaman jagung milik warga Desa Lengkong Lor terus tumbuh dengan baik didukung ketersediaan pupuk yang memadai, sehingga memberikan hasil panen optimal dan berkontribusi terhadap keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional. (acha)

Sayuran Segar dari Lahan Terbatas, Ini Rahasia Bhabinkamtibmas Tanjunganom


Nganjuk- Tidak semua orang memiliki pekarangan luas, namun AIPTU Saktian Suryani, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjunganom, mengajarkan bahwa keterbatasan ruang bukanlah akhir dari kemandirian pangan. Dengan metode vertikultur, ia mendampingi warga binaannya menanam sayuran berkualitas dalam wadah bertingkat yang memanfaatkan ruang vertikal secara maksimal, mulai dari halaman depan hingga area belakang rumah. Program P2B ini merupakan implementasi dari instruksi Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan yang menginginkan Polri menjadi katalis perubahan di bidang ketahanan pangan, terutama di kawasan permukiman padat.


Vertikultur terbukti mampu mengubah pekarangan sempit menjadi kebun sayuran yang produktif sepanjang tahun. AIPTU Saktian Suryani dalam pemantauannya tidak hanya memperhatikan pertumbuhan tanaman, tetapi juga mengedukasi warga tentang pentingnya rotasi tanam untuk menjaga kesuburan media dan mencegah serangan hama. Kapolres Nganjuk mengapresiasi langkah ini karena selain mendukung ketahanan pangan, vertikultur juga menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat dengan kehadiran tanaman hijau di sekitar pemukiman.


Kompol H. Ahmad Junaedi, Kapolsek Warujayeng, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendampingan masyarakat melalui Bhabinkamtibmas agar program vertikultur tidak hanya menjadi tren sementara. Ia berharap setiap keluarga di Kelurahan Tanjunganom dapat menikmati sayuran segar hasil panen sendiri dan merasakan manfaat ekonomi dari kelebihan produksi. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, ketahanan pangan di tengah lahan sempit bukanlah omong kosong, melainkan kenyataan yang sedang diukir bersama.(Avs)

Kambing, Perikanan hingga Jeruk Lemon, Bhabinkamtibmas Sugihwaras Pantau P2B Terpadu


Nganjuk - Menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Bhabinkamtibmas Desa Sugihwaras, Kecamatan Prambon, Brigadir Anjar sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan pemanfaatan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga binaannya di beberapa titik yang dimanfaatkan untuk peternakan kambing, perikanan, dan budidaya jeruk lemon guna mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa pemanfaatan Pekarangan Pangan Bergizi secara terpadu merupakan langkah nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Polri terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan secara optimal dengan berbagai komoditas yang saling mendukung. Integrasi peternakan, perikanan, dan tanaman produktif akan memperkuat kemandirian pangan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Pemanfaatan lahan P2B yang mengombinasikan peternakan kambing, budidaya ikan, dan tanaman jeruk lemon menunjukkan bahwa pekarangan dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan. Selain memenuhi kebutuhan pangan keluarga, hasilnya juga memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.


Di lapangan, Brigadir Anjar melakukan pengecekan di beberapa lokasi P2B milik warga binaannya, berdialog mengenai pengelolaan peternakan kambing, budidaya perikanan, serta perawatan tanaman jeruk lemon agar seluruh komoditas dapat berkembang secara optimal.


Kapolsek Prambon AKP Afrizal Akbar Haris, S.Tr.K., S.H., S.I.K., mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan pendampingan kepada masyarakat melalui peran Bhabinkamtibmas agar program Pekarangan Pangan Bergizi semakin berkembang di wilayah hukum Polsek Prambon.


"Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengembangkan P2B secara terpadu sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Polri akan terus hadir mendukung setiap upaya masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional," ujar AKP Afrizal Akbar Haris.


Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Sugihwaras terus berkembang sebagai contoh pengelolaan lahan yang produktif dan berkelanjutan dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. (acha)

Senin, 29 Juni 2026

Kolaborasi 3 Pilar Kelurahan Cangkringan Dampingi Petani, Wujud Dukungan Program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan


Nganjuk Kota – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional dan upaya mewujudkan swasembada pangan, 3 Pilar Kelurahan Cangkringan bersama Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota melaksanakan kegiatan pendampingan dan sambang kepada para petani di wilayah binaannya, selasa (30/6/2026). 


Kegiatan tersebut dilakukan dengan meninjau langsung lahan pertanian sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengelola lahan secara optimal. Selain memperkuat sektor pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergitas antara aparat pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Aiptu Dendy Wahyu mengajak petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian serta memanfaatkan lahan yang ada guna mendukung ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional. Kehadiran 3 Pilar di tengah masyarakat juga bertujuan menyerap aspirasi dan memastikan situasi kamtibmas di lingkungan pertanian tetap aman dan kondusif.


Sementara itu, Kapolsek Nganjuk Kota, Kompol Jumari, S.H., menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.


"Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui sinergi 3 Pilar, kami berharap para petani semakin termotivasi meningkatkan hasil panen sehingga cita-cita swasembada pangan dapat terwujud," ujar Kompol Jumari. 


Dengan adanya kegiatan pendampingan ini, diharapkan sinergi antara 3 Pilar dan masyarakat semakin kuat sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, serta mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.Jika diperlukan, saya juga dapat menyesuaikan narasi ini dengan nama personel, lokasi lahan, dan komoditas pertanian yang didampingi.

Optimalkan Pekarangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Girirejo Dukung Ketahanan Pangan Nasional


Nganjuk - Menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Bhabinkamtibmas Desa Girirejo, Kecamatan Bagor, Bripka Eka Prasetya sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan pemanfaatan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga binaannya guna mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Selasa (30/6/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Polri terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan yang dimiliki menjadi lebih produktif. Melalui program Pekarangan Pangan Bergizi, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi rumah tangga," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Program Pekarangan Pangan Bergizi menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung swasembada pangan dengan memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk berbagai komoditas yang bernilai gizi dan ekonomi. Pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan program tersebut.


Di lapangan, Bripka Eka Prasetya melakukan pengecekan pemanfaatan lahan Pekarangan Pangan Bergizi milik warga serta berdialog mengenai perawatan tanaman, pengelolaan lahan, dan upaya menjaga produktivitas pekarangan agar memberikan hasil yang optimal.


Kapolsek Bagor AKP Winih, S.H., mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat mengembangkan Pekarangan Pangan Bergizi sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.


"Kami berharap semakin banyak warga yang memanfaatkan pekarangan menjadi lahan produktif sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Polri akan terus hadir memberikan pendampingan kepada masyarakat," ujar AKP Winih, S.H.


Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Girirejo terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mendukung terwujudnya Program Ketahanan Pangan Nasional. (acha)

Bhabinkamtibmas Prambon Dorong Ketahanan Pangan, Pantau Peternakan Warga di Desa Sanggrahan


Nganjuk – Menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Bhabinkamtibmas Desa Sanggrahan, Kecamatan Prambon, Brigadir Didit Putra, melaksanakan pemantauan pemanfaatan lahan milik warga binaannya yang digunakan untuk peternakan ayam potong dan kambing sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Selasa (30/6/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peran aktif Bhabinkamtibmas sebagai penggerak ketahanan pangan di desa binaan. Selain memantau perkembangan usaha peternakan, Brigadir Didit juga memberikan motivasi kepada warga agar terus mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga mampu meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan keluarga.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. mengatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.


"Bhabinkamtibmas kami dorong untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pendampingan serta memotivasi warga agar mampu memanfaatkan lahan yang dimiliki secara produktif. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama dan Polri siap mendukung keberhasilannya hingga tingkat desa," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Kapolsek Prambon AKP Afrizal Akbar Haris, S.Tr.K., S.H., S.I.K.,menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengarahkan para Bhabinkamtibmas untuk melakukan pendampingan secara berkelanjutan kepada warga yang mengembangkan sektor pertanian maupun peternakan.


"Melalui kegiatan sambang dan pemantauan seperti ini, kami berharap masyarakat semakin semangat mengembangkan usaha peternakan maupun pertanian sehingga dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga," tuturnya.


Dalam kegiatan tersebut, Brigadir Didit Putra juga berdialog dengan pemilik peternakan mengenai perkembangan usaha, kondisi ternak, serta kendala yang dihadapi, sehingga dapat menjadi bahan koordinasi apabila diperlukan dukungan dari instansi terkait.


Polres Nganjuk berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui peran aktif para Bhabinkamtibmas sebagai penggerak di wilayah binaan, sehingga tercipta kemandirian pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Nganjuk.(acha)

Awali Musim Tanam Jagung, Bhabinkamtibmas Desa Kepel Dampingi Petani Wujudkan Ketahanan Pangan


Nganjuk - Menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Bhabinkamtibmas Desa Kepel, Polsek Ngetos, Aipda Gesang sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan pemanfaatan lahan pertanian yang mulai ditanami jagung milik warga binaannya guna mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Selasa (30/6/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan diawali dari proses persiapan lahan dan masa tanam yang dilakukan secara tepat, sehingga pendampingan kepada petani sejak awal menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian.


"Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir mendampingi masyarakat pada setiap tahapan budidaya pertanian, mulai dari persiapan lahan, penanaman hingga panen. Pendampingan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Memasuki awal musim tanam jagung, petani mulai menyiapkan lahan dan melakukan penanaman sebagai langkah menjaga keberlanjutan produksi pangan. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan ketersediaan komoditas jagung tetap terjaga.


Di lapangan, Aipda Gesang melakukan pemantauan terhadap proses penanaman jagung sekaligus berdialog dengan para petani mengenai kesiapan lahan, penggunaan benih, serta perawatan awal tanaman agar pertumbuhannya optimal hingga masa panen.


Kapolsek Ngetos AKP Jajuli, S.Sos., mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat, khususnya para petani, guna mendukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional.


"Kami berharap proses tanam jagung yang baru dimulai ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan panen yang maksimal. Polri akan terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional," ujar AKP Jajuli.


Melalui kegiatan ini, diharapkan proses tanam jagung di Desa Kepel berjalan optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan kontribusi nyata terhadap keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional. (acha)

Sebelum Ujian Praktik, Pemohon SIM Roda Dua Dibekali Kursus Singkat oleh Aipda Andik


Nganjuk - Satlantas Polres Nganjuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui program Polantas Menyapa. Sebelum mengikuti ujian praktik SIM roda dua, para pemohon terlebih dahulu mendapatkan kursus singkat yang dipandu oleh Aipda Andik Sujatmiko di Satpas SIM Polres Nganjuk, Selasa (30/6/2026).


Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pembekalan kepada para peserta agar memahami teknik dasar berkendara yang benar, sehingga lebih siap menghadapi ujian praktik sekaligus meningkatkan rasa percaya diri saat berada di lintasan uji.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. mengatakan bahwa pembekalan sebelum ujian praktik merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang edukatif dan berorientasi pada keselamatan berlalu lintas.


“Kami ingin setiap pemohon SIM memahami bahwa kemampuan berkendara yang baik merupakan bekal utama saat berada di jalan raya. Melalui kursus singkat ini, diharapkan peserta lebih siap mengikuti ujian sekaligus mampu menjadi pengendara yang disiplin dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya.


Dalam pelaksanaannya, Aipda Andik memberikan materi mengenai teknik menjaga keseimbangan kendaraan, penggunaan gas dan rem yang tepat, posisi berkendara yang benar, serta cara melewati setiap lintasan ujian praktik sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain memberikan arahan teknis, petugas juga memotivasi para peserta agar tetap tenang, fokus, dan tidak gugup saat mengikuti ujian sehingga dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya.


Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K. menjelaskan bahwa kursus singkat tersebut merupakan salah satu inovasi pelayanan Satlantas untuk membantu masyarakat memahami materi ujian praktik secara lebih mudah.


“Pendampingan sebelum ujian ini diharapkan dapat memperkecil peluang kegagalan peserta karena mereka telah memahami teknik dasar yang benar. Yang terpenting, setelah memperoleh SIM mereka benar-benar memiliki kompetensi berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab,” jelasnya.


Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Nganjuk berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan edukatif guna menciptakan pengendara yang berkeselamatan serta mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk. (acha)

Minggu, 28 Juni 2026

Edi Hasibuan: Meningkatnya Citra Polri Jadi Apresiasi Masyarakat atas Kinerja Kepolisian


Jakarta – Tren positif terhadap citra institusi Polri terus menunjukkan peningkatan. Kondisi tersebut dinilai menjadi gambaran semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap Korps Bhayangkara sebagai institusi yang menjalankan fungsi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada publik.


Pemerhati Hukum Kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Hasibuan, menyambut baik capaian tersebut. Menurutnya, meningkatnya citra positif Polri merupakan bentuk apresiasi masyarakat atas berbagai upaya pembenahan yang telah dilakukan institusi kepolisian.


“Hasil survei kinerja Polri ini, akan menjadi bagian kado masyarakat terhadap Polri,” katanya, Jumat (26/6/2026).


Dosen Pascasarjana itu menilai peningkatan citra positif tidak terlepas dari komitmen Polri dalam memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat profesionalisme personel, meningkatkan transparansi, serta menjalankan penegakan hukum secara lebih baik.


“Naiknya citra positif Polri menunjukkan masyarakat mulai merasakan perubahan yang dilakukan institusi kepolisian,” katanya.


Menurut Edi, kepercayaan masyarakat merupakan aset penting yang harus terus dijaga oleh Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Karena itu, ia berharap hasil survei tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan.


“Kita minta kepada seluruh jajaran Polri, angka kepercayaan publik yang tinggi jangan membuat polri cepat berpuas diri. Justru harus menjadi dorongan agar reformasi internal, peningkatan integritas, pelayanan publik, dan penegakan hukum yang berkeadilan terus ditingkatkan,” tambahnya.


Edi juga meyakini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri masih dapat terus meningkat apabila institusi tersebut mampu mempertahankan konsistensi kinerja, memperkuat profesionalisme personel, serta tetap membuka ruang bagi evaluasi dan kritik yang konstruktif sebagai bagian dari proses perbaikan.

Polres Bondowoso Amankan DPO Kasus Curanmor di Tol Kalikangkung Jawa Tengah


BONDOWOSO - Polres Bondowoso Polda Jatim berhasil menangkap tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menjadi buron sejak dilaporkan pada 8 April 2026 yang lalu.


​Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, tersangka JS warga Bondowoso tersebut berhasil diringkus di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah.


​"Kami melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan yang bersangkutan di pintu Tol Kalikangkung," ujar AKBP Aryo, Sabtu (27/6/2026).


Usai ditangkap, tersangka langsung dibawa ke Bondowoso untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


​Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini meliputi dokumen kendaraan berupa BPKB, STNK, dan salinan rekaman CCTV.

Selain kasus curanmor tersebut, dalam kesempatan yang sama Polres Bondowoso juga merilis pengungkapan kasus perampasan sepeda motor di lokasi berbeda.


Kasus ini terjadi di pinggir jalan masuk Desa Jambeanom, Kecamatan Jambesari Darussunlah (DS), pada 31 Mei 2026 pukul 10.00 WIB.


​Menurut Kapolres Bondowoso, pelaku perampasan tersebut berinisial AS, warga Maesan.


​Pelaku diduga mencuri sepeda motor milik korban yang terparkir di halaman rumahnya.


"Kejadian pada 12 Juni 2026 sekitar jam 11.30 WIB," jelasnya.


Sepeda motor yang dicuri yakni Honda Supra-X dengan nomor polisi P2024-PC.


"Saat ini para tersangka sudah kami amankan dan kami proses hukum," tegas AKBP Aryo.


Ia juga menegaskan, Polres Bondowoso tidak akan pernah memberikan ruang bagi pelaku tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.


"Apapun bentuknya, tindakan yang meresahkan masyarakat dan mengganggu kamtibmas di wilayah hukum Polres Bondowoso, maka kami akan tindak tegas," pungkas AKBP Aryo. (*)

Dampingi Peternak Kambing, Bentuk Dukungan Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota Sukseskan Program Ketahanan Pangan


Nganjuk Kota – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota terus aktif melakukan pendampingan kepada para peternak di wilayah binaannya. Salah satunya melalui kegiatan sambang dan pembinaan kepada peternak kambing guna mendorong peningkatan produktivitas peternakan sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, senin (29/6/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatirejo Aiptu Sandy Eko memberikan motivasi kepada peternak agar terus mengembangkan usaha ternaknya, menjaga kesehatan hewan, memperhatikan kebersihan kandang, serta memanfaatkan dukungan dari pemerintah demi meningkatkan hasil peternakan yang berkelanjutan.


Sementara itu Kapolsek Nganjuk Kota Kompol Jumari, S.H. mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung program pemerintah, termasuk di sektor peternakan.


"Bhabinkamtibmas hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus mendampingi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan melalui sektor peternakan. Pendampingan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional agar semakin berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Kompol Jumari.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri, meningkatkan kesejahteraan peternak, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Nganjuk Kota.

Usai Panen Padi, Bhabinkamtibmas Sombron Dampingi Petani Siapkan Musim Tanam Jagung


Nganjuk - Menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Bhabinkamtibmas Desa Sombron, Polsek Loceret, Aipda Suparno sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan lahan pertanian milik warga binaannya yang memasuki masa transisi setelah panen padi untuk selanjutnya ditanami jagung, sekaligus membuka dialog terkait ketersediaan benih dan pupuk guna mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Senin (29/6/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa pendampingan terhadap petani perlu dilakukan secara berkesinambungan, termasuk pada masa transisi pergantian komoditas tanam agar proses produksi pangan tetap berjalan optimal.


"Polri melalui jajaran Bhabinkamtibmas terus hadir mendampingi para petani mulai dari persiapan lahan, masa tanam hingga panen. Komunikasi yang baik mengenai kebutuhan benih, pupuk, dan kendala di lapangan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Masa transisi dari panen padi menuju penanaman jagung menjadi tahapan penting dalam menjaga produktivitas lahan pertanian. Ketersediaan benih unggul dan pupuk yang memadai menjadi faktor penentu agar proses tanam berikutnya dapat berlangsung tepat waktu dan menghasilkan panen yang optimal.


Di lapangan, Aipda Suparno berdialog dengan para petani mengenai kesiapan lahan, ketersediaan benih jagung, kebutuhan pupuk, serta berbagai kendala yang dihadapi menjelang musim tanam. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.


Kapolsek Loceret AKP Triyono mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat di sektor pertanian agar setiap tahapan budidaya dapat berjalan dengan baik.


"Kami berharap kebutuhan benih dan pupuk dapat terpenuhi sehingga petani dapat segera memulai masa tanam jagung. Polri akan terus hadir memberikan pendampingan sebagai bentuk dukungan terhadap terwujudnya ketahanan pangan nasional," ujar AKP Triyono.


Melalui kegiatan ini, diharapkan proses transisi dari panen padi menuju penanaman jagung di Desa Sombron berjalan lancar, sehingga produktivitas lahan tetap terjaga dan memberikan kontribusi nyata bagi keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional. (acha)

Pantau Lahan Jagung, Anggota Polsek Wilangan Sekaligus Ingatkan Petani Gunakan Kunci Ganda


Nganjuk - Menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Anggota Polsek Wilangan Aiptu Gunawan sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan lahan persawahan yang ditanami jagung milik warga Desa Wilangan guna mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, sekaligus mengimbau para petani agar mengamankan sepeda motor dengan menggunakan kunci ganda saat ditinggal bekerja di sawah, Senin (29/6/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.


"Pendampingan kepada petani tidak hanya difokuskan pada produktivitas pertanian, tetapi juga memberikan edukasi kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan kunci ganda pada kendaraan yang ditinggalkan di area persawahan sebagai langkah pencegahan tindak kejahatan," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Tanaman jagung menjadi salah satu komoditas unggulan yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, pemantauan terhadap perkembangan tanaman terus dilakukan agar pertumbuhannya tetap optimal hingga memasuki masa panen.


Di lapangan, Aiptu Gunawan melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung milik warga sekaligus berdialog dengan para petani mengenai perawatan tanaman dan kondisi lahan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan agar kendaraan yang diparkir di tepi jalan maupun area persawahan selalu dikunci menggunakan kunci ganda demi menghindari aksi pencurian.


Kapolsek Wilangan AKP Muh. Fatoni, S.H., mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan peran seluruh personel dalam mendampingi masyarakat, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun menjaga keamanan lingkungan.


"Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan kendaraan saat beraktivitas di sawah, di samping terus meningkatkan produktivitas pertanian. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan mewujudkan ketahanan pangan yang aman dan berkelanjutan," ujar AKP Muh. Fatoni, S.H.


Melalui kegiatan ini, diharapkan tanaman jagung milik warga Desa Wilangan terus tumbuh optimal hingga masa panen, sekaligus meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan kendaraan sehingga Program Ketahanan Pangan Nasional dapat berjalan dengan aman dan sukses.(acha)

Bhabinkamtibmas Tempuran: Pantau Cabai dan Ingatkan Petani Kunci Ganda Demi Keamanan Bersama


Di tengah hamparan lahan cabai yang mulai berbuah di Desa Tempuran, Bripka Hari Purnomo dengan teliti memeriksa kondisi tanaman sambil sesekali berdialog dengan para petani. Namun, tugasnya tidak berhenti pada pemantauan pertanian. Ia juga menyempatkan diri mengingatkan para petani untuk selalu mengamankan sepeda motor dengan kunci ganda saat ditinggal bekerja. Langkah ini adalah wujud nyata dari arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan yang menginginkan Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.


Kapolres menjelaskan bahwa petani sering kali terlalu fokus pada tanaman sehingga lupa mengamankan kendaraan mereka, yang menjadi celah bagi pelaku kejahatan. Ia mengatakan bahwa imbauan sederhana seperti penggunaan kunci ganda dapat mengurangi risiko pencurian secara signifikan. Kapolres juga menekankan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di lahan pertanian adalah bentuk pendampingan menyeluruh yang tidak hanya berkaitan dengan hasil panen, tetapi juga dengan keamanan petani itu sendiri. Dengan pendekatan humanis, ia berharap petani merasa lebih terlindungi dan diperhatikan.


Kapolsek Ngluyu AKP Sukamto menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya Polri untuk membangun kemitraan yang erat dengan masyarakat. Ia mengatakan bahwa Bripka Hari tidak hanya memantau tanaman, tetapi juga mendengarkan keluhan petani tentang berbagai kendala, seperti hama dan kesulitan pupuk. Dengan mencatat masukan tersebut, Polsek dapat meneruskannya ke dinas terkait untuk dicarikan solusi. Kapolsek berharap bahwa pendampingan seperti ini akan terus berlanjut dan menjadi contoh bagi desa-desa lain.


Di akhir kegiatan, para petani mengaku merasa lebih tenang dengan adanya imbauan keamanan dari Bhabinkamtibmas. Mereka berjanji akan lebih waspada dan saling mengingatkan tentang pentingnya kunci ganda. Bripka Hari pun berjanji akan terus memantau perkembangan lahan dan memberikan imbauan rutin setiap kali berkunjung. Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, Desa Tempuran optimis bahwa ketahanan pangan dan keamanan dapat berjalan beriringan. (Avs)

Polantas Menyapa, Satlantas Nganjuk Rangkul Komunitas Motor Lewat Dialog Santai Keselamatan Berlalu Lintas


Nganjuk - Satlantas Polres Nganjuk terus mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat melalui program Polantas Menyapa. Kali ini, Aipda Bambang bersama tim patroli Satlantas Polres Nganjuk menyambangi komunitas motor di wilayah Kabupaten Nganjuk untuk berdialog santai mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, Minggu (28/6/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dengan komunitas motor sekaligus mengajak para anggotanya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. mengatakan bahwa komunitas motor memiliki peran strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas karena anggotanya dapat menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya.


“Polri tidak hanya hadir melalui penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan kemitraan dengan berbagai komunitas. Kami berharap komunitas motor dapat menjadi mitra kepolisian dalam mengampanyekan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.


Dalam dialog yang berlangsung santai dan penuh keakraban tersebut, Aipda Bambang bersama tim patroli menyampaikan pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, menghindari penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta mengutamakan etika saat berkendara di jalan raya.


Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K. menjelaskan bahwa kegiatan sambang kepada komunitas motor merupakan bagian dari upaya preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.


“Melalui dialog yang santai dan komunikatif, pesan-pesan keselamatan lebih mudah diterima. Kami berharap komunitas motor tidak hanya tertib saat berkendara, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mengajak masyarakat lain untuk mematuhi aturan lalu lintas,” jelasnya.


Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Nganjuk akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai komunitas dan elemen masyarakat sebagai langkah bersama dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Nganjuk. (acha)

Polres Nganjuk Gelar Binrohtal dan Santuni Puluhan Anak Yatim, Wujudkan Bhayangkara yang Humanis dan Peduli


Nganjuk – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nganjuk menggelar kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) yang dirangkai dengan santunan kepada puluhan anak yatim piatu di Masjid Al-Ikhlas Polres Nganjuk, Jumat (26/6/2026). 


Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., pejabat utama, anggota Polri, ASN, Bhayangkari Cabang Nganjuk, serta menghadirkan penceramah Kyai M. Robani, Ulama Kamtibmas Polsek Berbek, dengan mengangkat tema Fadilah Menyantuni Anak Yatim Piatu.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengatakan, kegiatan Binrohtal yang disertai santunan kepada anak yatim merupakan bagian dari pembinaan spiritual sekaligus bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat. 


Menurutnya, semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas menjaga keamanan, tetapi juga dengan memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan empati terhadap sesama.


"Melalui Binrohtal ini kami ingin memperkuat mental dan spiritual seluruh personel agar semakin profesional, humanis, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Santunan kepada anak yatim menjadi pengingat bagi kami bahwa kehadiran Polri harus selalu membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Dalam tausiyahnya, Kyai M. Robani menyampaikan bahwa menyantuni anak yatim merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan kepedulian terhadap anak yatim sebagai bagian dari kebiasaan hidup, bukan hanya dilakukan pada momen-momen tertentu.


"Anak yatim adalah amanah yang harus kita muliakan. Rasulullah SAW menjanjikan kedekatan di surga bagi orang yang memelihara dan menyayangi anak yatim. Karena itu, mari kita jadikan kepedulian kepada mereka sebagai amal yang terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari," tutur Kyai M. Robani.


Suasana kegiatan berlangsung khidmat sejak pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tausiyah keagamaan, doa bersama, hingga penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu. Kehangatan dan kebersamaan tampak mewarnai kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Nganjuk.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Nganjuk berharap nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi terus tumbuh di lingkungan kepolisian sehingga mampu mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, sekaligus mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dicintai masyarakat.(acha)

Ratusan Paket Bantuan untuk Disabilitas, Polres Nganjuk dan Bhayangkari Rayakan Bhayangkara dengan Hati


Di Aula Tantya Sudhirajati Polres Nganjuk, suasana penuh kehangatan menyambut ratusan penyandang disabilitas dari Paguyuban Disabilitas Nganjuk dan para siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) yang hadir menerima bantuan sosial. Kapolres AKBP Suria Miftah Irawan bersama Ketua Bhayangkari Ny. Raisha Suria Miftah dengan penuh keramahan menyerahkan paket bantuan satu per satu, diselingi senyum dan sapaan hangat yang membuat para penerima merasa dihargai. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Bagi Polres Nganjuk, ini adalah momen untuk menunjukkan bahwa Polri hadir untuk semua, tanpa kecuali.


Kapolres menjelaskan bahwa pemilihan penyandang disabilitas sebagai penerima bantuan adalah bentuk perhatian Polri terhadap kelompok yang sering kali terabaikan. Ia mengatakan bahwa mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan kesempatan yang setara dalam berkarya. Dengan bantuan ini, Polres Nganjuk ingin mengirim pesan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk dihormati dan diperhatikan. Kapolres berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan perhatian ekstra.


Ketua Bhayangkari Ny. Raisha Suria Miftah menyampaikan bahwa para ibu Bhayangkari sangat antusias terlibat dalam kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa berbagi dengan mereka yang membutuhkan adalah salah satu cara terbaik untuk merayakan kebahagiaan di Hari Bhayangkara. Ny. Raisha juga menyemangati para siswa SLB agar terus belajar dan berkarya, karena setiap orang memiliki potensi yang sama untuk meraih mimpi. Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan ini semakin memperkuat pesan bahwa Polri dan keluarganya selalu siap berada di barisan depan dalam setiap aksi kemanusiaan.


Perwakilan Paguyuban Disabilitas Nganjuk mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia mengatakan bahwa kepedulian seperti ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus berkarya dan berkontribusi di tengah masyarakat. Dengan kegiatan ini, Polres Nganjuk berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan meneguhkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis dan inklusif bagi seluruh warga Kabupaten Nganjuk. (Avs)

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nganjuk dan Bhayangkari Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Tukang Becak


Nganjuk – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Nganjuk menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan ratusan paket sembako dan bantuan lainnya kepada para tukang becak di Lapangan Apel Polres Nganjuk. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Ny. Raisha Suria Miftah, Jumat (26/6/2026).


Kegiatan sosial tersebut menjadi wujud kepedulian Polres Nganjuk bersama Bhayangkari kepada masyarakat, khususnya para tukang becak yang selama ini turut berjuang memenuhi kebutuhan keluarga. Selain memperingati Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


Ditemui usai kegiatan, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengatakan bahwa bakti sosial merupakan bagian dari semangat pengabdian Polri yang tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


"Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Melalui bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menunjukkan bahwa Polri akan terus hadir, peduli, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Ny. Raisha Suria Miftah menyampaikan bahwa Bhayangkari senantiasa mendukung kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


"Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan kebutuhan para bapak-bapak tukang becak beserta keluarganya. Semoga kebersamaan dan kepedulian seperti ini terus terjalin sehingga kehadiran Polri dan Bhayangkari benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutur Ny. Raisha Suria Miftah.


Salah seorang penerima bantuan, Narji, tukang becak yang sehari-hari mangkal di depan Terminal Bus Nganjuk, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Polres Nganjuk dan Bhayangkari.


"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan Ibu Ketua Bhayangkari atas bantuan ini. Bantuan sembako sangat bermanfaat bagi kami. Semoga Polri semakin sukses, semakin dicintai masyarakat, dan selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas," ungkap Narji.


Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Polres Nganjuk berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang Presisi dan selalu hadir untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.(acha)

Sabtu, 27 Juni 2026

Singkong, Perikanan hingga Peternakan, Bhabinkamtibmas Desa Duren Kawal P2B Terpadu


Nganjuk - Menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Bhabinkamtibmas Desa Duren, Polsek Sawahan, Aipda Suratin sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan pemanfaatan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga binaannya yang mengembangkan berbagai sektor, mulai dari budidaya singkong, perikanan hingga peternakan, guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Minggu (28/6/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa konsep Pekarangan Pangan Bergizi yang mengintegrasikan pertanian, perikanan, dan peternakan merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Polri terus mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan secara optimal dengan berbagai komoditas yang saling mendukung. Konsep terpadu seperti ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga memberikan nilai tambah secara ekonomi," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Pemanfaatan lahan Pekarangan Pangan Bergizi secara terpadu menjadikan lahan yang terbatas tetap produktif. Budidaya singkong sebagai sumber pangan, perikanan sebagai penyedia protein, serta peternakan sebagai penunjang ekonomi keluarga menjadi wujud nyata pelaksanaan program ketahanan pangan di tingkat desa.


Di lapangan, Aipda Suratin melakukan pengecekan terhadap berbagai komoditas yang dikembangkan warga, mulai dari tanaman singkong, kolam ikan konsumsi, hingga peternakan. Ia juga berdialog dengan warga mengenai pengelolaan, perawatan, serta upaya meningkatkan produktivitas setiap sektor agar hasilnya semakin optimal.


Kapolsek Sawahan IPTU Hanum Ayu Danastri, S.I.Kom., mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat mengembangkan Pekarangan Pangan Bergizi yang terintegrasi sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.


"Kami berharap semakin banyak warga yang menerapkan konsep P2B terpadu karena terbukti mampu memaksimalkan pemanfaatan lahan sekaligus meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga. Polri akan terus hadir memberikan pendampingan kepada masyarakat," ujar IPTU Hanum Ayu Danastri, S.I.Kom.


Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan Pekarangan Pangan Bergizi terpadu di Desa Duren semakin berkembang dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam mendukung terwujudnya program ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. (acha)

Cek Ternak Sapi Warga, Bhabinkamtibmas Sumbermiri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional


Nganjuk - Menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Bhabinkamtibmas Desa Sumbermiri, Polsek Lengkong, Bripka Aris Yuda sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pengecekan ternak sapi milik warga binaannya guna mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Minggu (28/6/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa sektor peternakan merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sehingga memerlukan pendampingan dan perhatian secara berkelanjutan.


"Polri tidak hanya mendukung sektor pertanian, tetapi juga terus hadir mendampingi masyarakat dalam mengembangkan sektor peternakan. Melalui pemantauan secara rutin, kondisi ternak dapat terjaga sehingga produktivitas dan kesejahteraan peternak semakin meningkat," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Peternakan sapi memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat sekaligus menjadi sumber pendapatan bagi warga. Oleh karena itu, pemeliharaan ternak yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.


Di lapangan, Bripka Aris Yuda melakukan pengecekan kondisi ternak sapi milik warga binaannya serta berdialog dengan peternak mengenai kesehatan ternak, ketersediaan pakan, kebersihan kandang, dan upaya menjaga produktivitas usaha peternakan.


Kapolsek Lengkong AKP Sugiyono, S.H., mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat mengembangkan sektor pertanian dan peternakan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.


"Kami berharap para peternak terus menjaga kesehatan ternak dan meningkatkan kualitas pemeliharaannya sehingga hasil yang diperoleh semakin optimal. Polri akan terus bersinergi dengan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan," ujar AKP Sugiyono, S.H.


Melalui kegiatan ini, diharapkan usaha peternakan sapi milik warga Desa Sumbermiri terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (acha)

Di Balik Pagar Rumah Warga Baron, Ada Cabai, Ikan, dan Ternak yang Dikawal Polisi


Di sebuah desa di Kecamatan Baron, pemandangan pekarangan rumah kini tak lagi didominasi rumput liar atau tanah kosong. Kini, di sana tumbuh subur tanaman cabai yang menghijau, kolam-kolam kecil berisi ikan nila dan lele yang berenang lincah, serta kandang-kandang sederhana yang dihuni ayam dan kambing. Semua ini adalah hasil dari program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) terpadu yang digagas oleh Polres Nganjuk di bawah arahan Kapolres AKBP Suria Miftah Irawan, dengan Aiptu Heru P. dari Polsek Baron sebagai penggerak di lapangan. Kapolres meyakini bahwa pekarangan yang dikelola secara terpadu adalah jawaban atas keterbatasan lahan sekaligus langkah konkret menuju kemandirian pangan.


Kapolres menjelaskan bahwa konsep terpadu ini bukan sekadar menanam, memelihara ikan, dan beternak secara terpisah, tetapi menciptakan siklus yang saling menguntungkan. Ia mencontohkan bahwa kotoran ternak bisa diolah menjadi pupuk organik untuk tanaman cabai, sementara dedaunan dari tanaman dapat menjadi pakan tambahan bagi ikan. Sistem ini, menurutnya, tidak hanya mengurangi biaya produksi tetapi juga menghasilkan produk yang lebih sehat dan alami. Kapolres berharap bahwa model seperti ini dapat diadopsi oleh lebih banyak desa di Nganjuk, sehingga ketahanan pangan tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar.


Di lapangan, Aiptu Heru P. terlihat sangat akrab dengan warga binaannya. Ia tidak hanya memeriksa kondisi tanaman dan ternak, tetapi juga duduk bersama warga untuk mendengarkan keluhan dan saran mereka. Seorang warga mengeluhkan serangan ulat pada cabai, sementara yang lain bertanya tentang cara mengatasi air kolam yang keruh. Aiptu Heru mencatat semua masukan dan berjanji akan mencari solusi bersama dengan dinas pertanian dan perikanan setempat. Kapolsek Baron AKP Oofy Adycta Septandra menambahkan bahwa pendampingan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin, karena menurutnya keberhasilan program sangat bergantung pada konsistensi kehadiran polisi di tengah masyarakat.


Di akhir kegiatan, Kapolsek mengajak masyarakat untuk tidak hanya berhenti pada tiga komoditas ini, tetapi juga mulai mempertimbangkan tanaman obat keluarga atau sayuran organik lainnya. Ia juga berharap bahwa program ini dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya kemandirian pangan dan cinta pada pertanian. Aiptu Heru pun berjanji akan terus memantau dan mendampingi warga hingga panen dan bahkan ke tahap pemasaran hasil. Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, Polsek Baron optimis bahwa pekarangan produktif ini akan menjadi kebanggaan bersama dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (Avs)

Rano Alfath: Peningkatan Kepercayaan Publik Jadi Modal Polri Perkuat Profesionalisme dan Reformasi


Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh Rano Alfath, memberikan apresiasi atas meningkatnya tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri sebagaimana tergambar dalam hasil Survei Litbang Kompas. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan masyarakat mulai merasakan perubahan positif dalam berbagai aspek pelayanan dan penegakan hukum yang dilakukan institusi kepolisian.


Rano menilai kepercayaan publik tumbuh karena adanya perbaikan yang dirasakan secara langsung, mulai dari pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum, kehadiran aparat di lapangan, hingga komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.


“Capaian ini patut diapresiasi. Kepercayaan publik tidak bisa dibangun hanya melalui narasi, tetapi harus dibuktikan dengan kerja nyata yang konsisten. Ketika masyarakat mulai merasakan perubahan dalam pelayanan, penegakan hukum, dan kehadiran negara melalui Polri, maka kepercayaan itu akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Rano kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).


Lebih lanjut, Rano menyebut Komisi III DPR RI mencermati sejumlah langkah yang telah dilakukan Polri, di antaranya pemberantasan judi online, penanganan tindak pidana siber, pemberantasan peredaran narkotika, penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga penguatan pelayanan publik berbasis digital. Menurutnya, berbagai upaya tersebut perlu terus diiringi dengan komitmen menjaga integritas institusi.


“Ketegasan terhadap oknum merupakan pesan yang sangat penting bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan kewenangan di tubuh Polri. Justru keberanian melakukan penindakan terhadap anggota sendiri menjadi bagian dari upaya membangun institusi yang profesional, bersih, dan dipercaya masyarakat. Akuntabilitas adalah fondasi utama penegakan hukum,” katanya.


Ia juga menilai pengesahan perubahan Undang-Undang tentang Polri menjadi momentum penting untuk memperkuat kelembagaan kepolisian dalam menghadapi dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang. Menurutnya, penguatan regulasi harus dibarengi dengan meningkatnya tanggung jawab kepada masyarakat.


“Penguatan kelembagaan harus dimaknai sebagai penguatan tanggung jawab kepada masyarakat. Semakin besar kewenangan yang dimiliki, semakin besar pula tuntutan untuk bekerja secara profesional, transparan, dan berintegritas. Kepercayaan publik merupakan modal terbesar Polri yang harus dijaga melalui konsistensi reformasi dan pelayanan yang semakin berkualitas,” katanya.


Rano menegaskan Komisi III DPR RI akan terus memberikan dukungan terhadap upaya penguatan institusi kepolisian. Ia berharap tren positif berupa meningkatnya kepercayaan publik tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga terus ditingkatkan melalui kinerja yang semakin baik.


“Ke depan, saya berharap tren positif ini tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan. Polri harus semakin hadir sebagai institusi penegak hukum yang profesional, presisi, humanis, responsif, serta mampu memberikan rasa aman dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Polres Madiun Kota Siagakan 983 Personel Gabungan Layanan Pengamanan Suran Agung


*KOTA MADIUN* – Sebanyak 983 personel gabungan Polres Madiun Kota Polda Jatim diterjunkan untuk pengamanan Suran Agung Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM) yang berlangsung di Kota Madiun, Minggu (28/6/2026).


Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., melalui Wakapolres, Kompol Bambang Sujarwo mengatakan, Ratusan personel gabungan tersebut ditempatkan di beberapa titik strategis mulai dari pengamanan jalur hingga lokasi kegiatan.


"Penebalan personel untuk pengamanan ini untuk memastikan kegiatan Suran Agung berjalan aman dan kondusif," kata Kompol Bambang.


Masih kata  Kompol Bambang, dalam pengamanan ini Polres Madiun Kota Polda Jatim juga berkolaborasi dengan instansi lintas sektor termasuk pengamanan dari internal perguruan silat.


"Pengamanan kami laksanakan secara terbuka dan tertutup berkolaborasi dengan instansi lintas sektor dan PAM Swakarsa," jelas Kompol Bambang.


Wakapolres Madiun Kota juga mengingatkan seluruh peserta Suran Agung agar mematuhi maklumat yang telah disepakati bersama demi menjaga situasi keamanan, ketertiban, dan kelancaran kegiatan.


Selama kegiatan berlangsung, kepolisian akan menerapkan rekayasa arus lalu lintas di Jalan Ring Road Barat yang difungsikan sebagai lokasi parkir peserta. 


Masyarakat diimbau untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut dan menggunakan rute alternatif.


"Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan Suran Agung PSHWTM tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif," pungkasnya.(*)

Jumat, 26 Juni 2026

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Kapolres Probolinggo Resmikan Gedung Berkah Satreskrim


PROBOLINGGO – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Polres Probolinggo meresmikan Gedung Berkah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo pada Jumat (26/6/2026).


Peresmian yang berlangsung di lingkungan Mapolres Probolinggo tersebut dihadiri Bupati Probolinggo Gus Mohammad Haris, jajaran Forkopimda, pejabat utama Polres Probolinggo, para Kapolsek, serta personel Polres Probolinggo.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, mengatakan bahwa keberadaan Gedung Berkah bukan sekadar menghadirkan fasilitas baru, tetapi menjadi simbol komitmen Polres Probolinggo dalam memberikan pelayanan yang semakin profesional, cepat, dan humanis kepada masyarakat.


"Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin baik, nyaman, profesional, dan berkeadilan,"kata AKBP Latif.


Kapolres Probolinggo juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang telah memberikan dukungan dalam pembangunan gedung tersebut sehingga dapat dimanfaatkan untuk menunjang pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya di bidang reserse kriminal.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati beserta Pemerintah Kabupaten Probolinggo atas dukungan yang telah diberikan," ungkap AKBP Latif.


Menurut AKBP Latif, sinergi yang baik ini menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo.


Pada kesempatan yang sama, hal senada juga disampaikan oleh Bupati Probolinggo Gus Mohammad Haris yang menghadiri peresmian Gedung Berkah Satreskrim Polres Probolinggo tersebut.


Bupati Probolinggo Gus Mohammad Haris juga mengapresiasi berdirinya Gedung Berkah Satreskrim sebagai bentuk kolaborasi pemerintah daerah dengan Polri dalam meningkatkan pelayanan publik.


"Sinergitas yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan Polres Probolinggo harus terus dipertahankan demi mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang semakin maju dan aman," ujar Bupati.


Dengan diresmikannya Gedung Berkah Satreskrim, diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi personel Satreskrim Polres Probolinggo dalam menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (*)

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nganjuk Gelar Bakti Religi Serentak di Lima Rayon, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama


Nganjuk – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Nganjuk melalui jajaran Polsek melaksanakan kegiatan Bakti Religi secara serentak dengan membersihkan tempat-tempat ibadah yang tersebar di lima rayon sebagai wujud kepedulian serta komitmen Polri dalam mempererat kerukunan dan toleransi antarumat beragama, Jumat (26/6/2026).


Kegiatan Bakti Religi dilaksanakan di lima lokasi berbeda, yakni Rayon I di Klenteng Hok Yoe Kiong Sukomoro, Rayon II di Masjid LDII Tanjunganom, Rayon III di Gereja ST. Hubertus Kertosono, Rayon IV di Monumen Ngadiboyo Rejoso, dan Rayon V di Pura Kerta Bhuwana Giri Wilis, Kecamatan Loceret. Seluruh personel bergotong royong membersihkan lingkungan tempat ibadah bersama pengurus dan masyarakat setempat.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. mengatakan bahwa kegiatan Bakti Religi merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk nyata kehadiran Polri dalam merawat keberagaman dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat.


"Bakti Religi ini bukan sekadar membersihkan tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan penghormatan terhadap nilai-nilai toleransi. Polri hadir untuk semua golongan, serta terus berkomitmen menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi persatuan bangsa," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Nganjuk ingin menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Polri dengan tokoh agama, pengurus tempat ibadah, dan masyarakat. Kehadiran personel di berbagai rumah ibadah diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.


Para personel tampak antusias membersihkan halaman, ruang ibadah, saluran air, hingga fasilitas umum di masing-masing lokasi. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan melibatkan pengurus tempat ibadah dan warga sekitar yang turut bergotong royong.


Pengurus tempat ibadah di masing-masing rayon menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polres Nganjuk dan jajaran Polsek yang telah menjadikan momentum Hari Bhayangkara sebagai sarana mempererat persaudaraan lintas agama serta memperkuat nilai-nilai kebhinekaan di Kabupaten Nganjuk.


Melalui Bakti Religi ini, Polres Nganjuk berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkokoh persatuan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Nganjuk.(acha)

Di Balik Ratusan Polybag di Tanjunganom, Ada Polisi Perempuan yang Rajin Turun Tangan Memupuk


AIPTU Saktian Suryani tidak mengenakan rompi antipeluru atau membawa senjata saat menjalankan tugas Sabtu pagi itu. Ia justru terlihat berlutut di samping deretan polybag, jari-jarinya menyentuh tanah untuk memeriksa kelembaban media tanam, sambil tersenyum mendengar cerita warga tentang pertumbuhan bayam yang melesat. Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng ini adalah ujung tombak program Pekarangan Pangan Bergizi yang dicanangkan Kapolres AKBP Suria Miftah Irawan, dan ia menjalankannya dengan pendekatan yang hangat dan penuh kesabaran. Kapolres meyakini bahwa polisi yang peduli pada pangan warga adalah polisi yang benar-benar hadir di tengah kehidupan sehari-hari.


Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi mengungkapkan bahwa metode polybag menjadi primadona karena tidak memerlukan lahan luas dan bisa dipindahkan dengan mudah jika hujan terlalu deras atau sinar matahari terlalu terik. Ia menambahkan bahwa AIPTU Saktian secara rutin mengingatkan warga tentang jadwal pemupukan dan penyiraman, karena tanaman dalam polybag cenderung lebih cepat kehilangan nutrisi dibandingkan tanaman di tanah terbuka. Dalam kunjungannya, ia melihat beberapa polybag yang sudah mulai berbuah cabai rawit, yang langsung dipetik oleh pemiliknya untuk dimasak siang itu. Hal kecil seperti ini, menurut Kapolsek, adalah bukti nyata bahwa program ini bekerja.


Sementara itu, Kapolres menekankan bahwa ketahanan pangan tidak harus selalu berbentuk sawah atau ladang luas, tetapi bisa dimulai dari hal terkecil di pekarangan rumah. Ia menyebut bahwa jika setiap keluarga menanam minimal lima polybag sayuran, maka dalam satu kelurahan akan ada ribuan tanaman produktif yang menyuplai kebutuhan pangan harian. AIPTU Saktian mencatat bahwa beberapa warga bahkan mulai menjual hasil panen berlebih ke warung-warung sekitar, menambah pemasukan keluarga di tengah tekanan ekonomi. Baginya, ini adalah dampak berganda yang membuat program ini layak untuk terus didorong dan dikembangkan.


Di penghujung kegiatan, Kapolsek mengajak warga untuk tidak berhenti pada sayuran, tetapi juga mencoba menanam bumbu dapur seperti jahe, kunyit, dan serai dalam polybag. Ia berjanji akan memfasilitasi pertukaran bibit antarwarga agar keragaman tanaman semakin kaya dan tidak membosankan. AIPTU Saktian pun berpesan bahwa ia selalu siap dikonsultasikan jika ada masalah dengan tanaman, karena kebahagiaannya adalah melihat polybag warga tumbuh subur. Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, Polri optimis bahwa Tanjunganom akan menjadi teladan bagi kelurahan lain dalam memanfaatkan pekarangan untuk kemandirian pangan. (Avs)

Polisi Ngetos Pantau Lahan Cabai Warga, Dorong Peremajaan Tanaman Demi Produktivitas


Nganjuk - Menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Kanit Binmas Polsek Ngetos Aiptu Prawoko bersama anggota sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan lahan pertanian cabai milik warga yang mulai mengalami penurunan produktivitas sehingga memerlukan peremajaan tanaman guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Sabtu (27/6/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa pendampingan kepada petani tidak hanya dilakukan pada lahan yang sedang berkembang, tetapi juga terhadap tanaman yang memerlukan evaluasi dan peremajaan agar produktivitas pertanian tetap terjaga.


"Polri terus hadir mendampingi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui pemantauan secara berkala, berbagai kendala di sektor pertanian dapat diidentifikasi sejak dini sehingga langkah penanganan yang tepat dapat segera dilakukan bersama petani," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Peremajaan tanaman cabai menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga hasil produksi, terutama ketika tanaman sudah memasuki fase kurang produktif akibat faktor usia maupun kondisi lingkungan. Dengan pengelolaan yang tepat, lahan pertanian dapat kembali memberikan hasil yang optimal.


Di lapangan, Aiptu Prawoko bersama anggota melakukan pengecekan kondisi tanaman cabai serta berdialog dengan petani mengenai rencana peremajaan tanaman, pola tanam berikutnya, dan upaya menjaga kesuburan lahan agar tetap produktif.


Kapolsek Ngetos AKP Jajuli, S.Sos., mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan pendampingan kepada masyarakat melalui peran Bhabinkamtibmas dan personel Polsek dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.


"Kami berharap para petani dapat segera melakukan peremajaan tanaman yang sudah menurun produktivitasnya sehingga hasil pertanian tetap terjaga. Polri akan terus bersinergi dengan masyarakat untuk mendukung sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan," ujar AKP Jajuli.


Melalui kegiatan ini, diharapkan lahan pertanian cabai milik warga dapat segera diremajakan sehingga kembali produktif dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. (acha)

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Tetapkan 287 WNA dan 4 WNI sebagai Tersangka


Jakarta – Bareskrim Polri mengungkap jaringan perjudian online berskala internasional yang beroperasi di Indonesia. Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri setelah menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang melibatkan warga negara asing (WNA) di Jakarta Barat.


Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengungkapan tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam melindungi masyarakat melalui penegakan hukum, termasuk terhadap kejahatan transnasional yang memanfaatkan perkembangan teknologi digital.


"Negara Indonesia adalah negara yang berdaulat. Polri bersama para stakeholder menunjukkan bahwa pendekatan hukum sangat diperlukan dalam menghadapi perkembangan modernisasi dan digitalisasi, termasuk dalam pengungkapan kasus perjudian online lintas negara," ujar Brigjen Pol. Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta (26/6).


Sementara itu, Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin menjelaskan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di Gedung Hayam Wuruk Plaza Tower. Setelah dilakukan penyelidikan dan penindakan di lantai 20 dan 21 gedung tersebut, penyidik berhasil mengamankan sebanyak 322 warga negara asing.


"Dari 322 WNA yang diamankan, sebanyak 287 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, terdiri dari 76 WNA China, 3 WNA Laos, 2 WNA Malaysia, 15 WNA Myanmar, 6 WNA Thailand, dan 185 WNA Vietnam. Selain itu, kami juga mengamankan 4 warga negara Indonesia yang berperan memfasilitasi operasional jaringan tersebut, sementara 35 WNA lainnya masih menjalani pendalaman," kata Irjen Pol. Nunung.


Dalam pengungkapan tersebut, penyidik turut menyita berbagai barang bukti berupa 594 unit telepon genggam, 382 laptop, 179 monitor dan komputer, 11 unit Mac Mini, router, perangkat digital lainnya, 155 paspor, serta uang tunai dalam bentuk rupiah dan berbagai mata uang asing dengan nilai keseluruhan sekitar Rp8,7 miliar.


Irjen Pol. Nunung menjelaskan jaringan tersebut mengoperasikan lebih dari 145 situs perjudian online secara bergantian untuk menghindari pemblokiran. Seluruh server dan hosting diketahui berada di luar negeri.


"Berdasarkan analisis digital terhadap salah satu platform milik tersangka, ditemukan total nilai deposit sekitar Rp13,9 triliun yang saat ini masih didalami bersama PPATK dan OJK," ujarnya.


Lebih lanjut, Irjen Pol. Nunung menegaskan bahwa penyidikan tidak akan berhenti pada para pelaku yang telah diamankan.


"Kami akan terus mengembangkan perkara ini guna melacak aliran dana, aset hasil kejahatan, peran perusahaan penjamin warga negara asing, hingga kemungkinan penerapan tindak pidana pencucian uang," tegasnya.


Pada kesempatan yang sama, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Wira Satya Triputra memaparkan modus operandi jaringan tersebut. Para pelaku mengelola ratusan situs perjudian online dengan memanfaatkan promosi melalui media sosial, penggunaan rekening nominee, aset digital, hingga transaksi menggunakan USDT maupun token kripto untuk menyamarkan aktivitas ilegal sebagai perusahaan teknologi dan pemasaran digital.


Menurutnya, para tersangka memiliki peran yang berbeda dalam menjalankan operasional jaringan tersebut, mulai dari customer service sebanyak 175 orang, programmer atau IT sebanyak 10 orang, admin marketing sebanyak 27 orang, admin keuangan sebanyak 22 orang, peserta pelatihan sebanyak 9 orang, serta 44 orang sebagai pendukung operasional.


Selain menangkap ratusan WNA, penyidik juga mengamankan empat warga negara Indonesia yang memiliki peran penting dalam operasional jaringan tersebut, yakni membantu penyewaan gedung, menyediakan rekening bank dan kartu ATM, membantu transaksi kripto, hingga mengurus dokumen keimigrasian para WNA.


Brigjen Pol. Wira juga mengungkapkan hasil analisis digital forensik menemukan 145 domain atau situs perjudian online yang dioperasikan secara bergantian. Server dan hosting situs tersebut diketahui berada di Brasil, Filipina, China, dan Vietnam.


Selain itu, penyidik menemukan data berupa Google Sheet yang memuat catatan transaksi pada salah satu platform perjudian.


"Berdasarkan data tersebut, diketahui terdapat nilai deposit mencapai Rp13,9 triliun dengan keuntungan yang telah tercatat sekitar Rp1,69 triliun," jelasnya.


Penyidik juga telah mengidentifikasi 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor atau penjamin masuknya para WNA ke Indonesia. Saat ini proses pendalaman terus dilakukan bersama Direktorat Jenderal Imigrasi.


Dalam pengembangan perkara, penyidik bersama PPATK turut menelusuri transaksi keuangan empat WNI yang terlibat. Dari hasil analisis tersebut, berhasil dilakukan penyitaan dana sekitar Rp8,5 miliar, ditambah uang tunai dalam berbagai mata uang asing senilai sekitar Rp245 juta.


Brigjen Pol. Wira menegaskan penyidikan akan terus dikembangkan untuk membongkar seluruh jaringan hingga kepada pihak-pihak yang menikmati hasil kejahatan tersebut.


"Polri berkomitmen untuk terus mengembangkan kasus ini dan mengungkap seluruh jaringannya, termasuk aliran dana, aset hasil kejahatan, pihak yang berperan sebagai penjamin, serta akan menerapkan tindak pidana pencucian uang terhadap pihak-pihak yang terlibat," tegasnya.


Melalui pengungkapan kasus ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberantas praktik perjudian online hingga ke akar-akarnya, termasuk membongkar jaringan internasional beserta aliran dana dan aset hasil kejahatan yang beroperasi di wilayah Indonesia.

Fernando Emas: Peningkatan Kepercayaan Publik terhadap Polri Layak Mendapat Apresiasi


Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai perkembangan yang patut diapresiasi. Menurutnya, kenaikan tersebut menunjukkan bahwa berbagai upaya peningkatan pelayanan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat mulai memperoleh respons positif dari publik.


Dalam Survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri tercatat mencapai 82,4 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 76,2 persen. Selain itu, citra kelembagaan Polri juga mengalami peningkatan dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.


Fernando mengatakan, hasil survei tersebut tidak hanya menggambarkan tingkat kepercayaan masyarakat secara statistik, tetapi juga merefleksikan pengalaman masyarakat dalam berinteraksi dengan Polri di berbagai aspek pelayanan.


“Survei ini bukan sekadar angka. Di balik angka itu ada pengalaman masyarakat ketika mengurus pelayanan kepolisian, melihat polisi hadir mengatur lalu lintas, menangani gangguan keamanan, membantu korban bencana, hingga menjaga ketertiban dalam berbagai kegiatan masyarakat. Semua itu membentuk persepsi publik,” ujar Fernando Emas dalam keterangannya Jumat (26/6).


Ia menjelaskan, kepercayaan publik merupakan sesuatu yang dibangun melalui konsistensi pelayanan dan kinerja di lapangan, bukan sekadar melalui pencitraan. Karena itu, meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat menunjukkan adanya perubahan yang mulai dirasakan secara langsung oleh publik.


“Kalau masyarakat semakin percaya, artinya ada pelayanan yang dirasakan lebih baik. Tentu masih ada kekurangan yang harus diperbaiki, tetapi ketika ada capaian positif yang diakui melalui survei independen, sudah semestinya kita memberikan apresiasi. Apresiasi bukan berarti menutup mata terhadap kritik, melainkan bentuk penghargaan atas kerja keras yang telah dilakukan,” katanya.


Lebih lanjut, Fernando menegaskan bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, tingginya tingkat kepercayaan publik akan menjadi modal penting bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat.


Ia juga berharap masyarakat tetap aktif memberikan kritik dan masukan yang membangun agar reformasi di tubuh Polri terus berjalan seiring dengan meningkatnya kepercayaan publik.


“Ketika masyarakat memberikan kepercayaan, Polri akan semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan kualitas pelayanan. Sebaliknya, masyarakat juga diharapkan terus memberikan masukan yang konstruktif agar institusi ini semakin baik. Kritik dan apresiasi harus berjalan beriringan karena keduanya sama-sama diperlukan untuk membangun institusi yang semakin dipercaya publik,” tutup Fernando Emas.

 

Top