ads

Iklan
LATEST UPDATES

Sabtu, 13 Juni 2026

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Madiun Gelar Bakti Religi Serentak di Sejumlah Tempat Ibadah


MADIUN – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Madiun Polda Jatim bersama seluruh Polsek jajaran melaksanakan kegiatan Bakti Religi di sejumlah tempat ibadah secara serentak di wilayah hukum Polres Madiun, Jumat (12/6/2026).


Beberapa lokasi yang menjadi sasaran kegiatan antara lain Masjid Terowongan Kecamatan Geger, Gereja Eklasia Desa Munggut Kecamatan Wungu, Masjid Jami' Fatma Zahro Kecamatan Kebonsari, serta Gereja GPT Maranata Tabernakel Desa Bagi Kecamatan Madiun.


Personel Polres Madiun dan Polsek jajaran bergotong royong membersihkan area dalam maupun luar tempat ibadah guna menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah.


Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan bahwa kegiatan Bakti Religi merupakan salah satu rangkaian kegiatan sosial dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80


“Kegiatan ini dilaksanakan di berbagai tempat ibadah sebagai wujud kepedulian, pengabdian, serta upaya Polri dalam mempererat kerukunan antarumat beragama," kata AKBP Kemas.


Kapolres Madiun juga mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan Bakti Religi ini untuk semakin mendekatkan diri antara Polri dengan masyarakat.


“Melalui kegiatan Bakti Religi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan kerukunan antarumat beragama,” ujar AKBP Kemas.


Menurut Kapolres Madiun keberagaman yang ada di Kabupaten Madiun merupakan kekuatan yang harus terus dijaga bersama.


“Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan dilaksanakan di berbagai tempat ibadah menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat," terang AKBP Kemas.


Kegiatan Bakti Religi tersebut mendapat apresiasi dari pengurus tempat ibadah dan warga setempat. 


Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan tempat ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang semakin harmonis dan penuh kebersamaan.


Melalui semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Madiun. (*)

Polres Madiun Kota Siagakan 838 Personel Layanan Pengamanan Suroan dan Suran Agung


KOTA MADIUN – Menjamin kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat pada peringatan Bulan Suro 1448 H/2026 M, Polres Madiun Kota Polda Jawa Timur telah menyiapkan lebih kurang 838 personel gabungan.


Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi mengatakan ratusan personel gabungan tersebut akan disiagakan di beberapa titik strategis untuk memberikan pelayanan pengamanan kegiatan di tahun baru penggalan Jawa tersebut.


Kapolres Madiun Kota menyebut ada 2 agenda besar dalam menyambut bulan Suro di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun yaitu pengesahan warga baru perguruan silat PSHT (Suroan) dan Suran Agung PSHW Tunas Muda.


"Polres Madiun Kota juga akan melibatkan petugas keamanan lintas sektor termasuk unsur pengamanan internal perguruan pencak silat," ujar AKBP Wiwin usai menggelar rapat koordinasi di Graha Krida Praja Kota Madiun, Kamis (11/6/2026).


Kapolres Madiun Kota juga mengajak seluruh masyarakat dan keluarga besar perguruan pencak silat untuk bersama-sama menjaga situasi Kota Madiun tetap aman dan kondusif. 


"Bulan Suro adalah momentum mempererat persaudaraan, bukan ajang menunjukkan kekuatan," tutur AKBP Wiwin.


Dengan sinergi semua pihak, Kapolres Madiun Kota optimistis seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan tertib.


Selain layanan pengamanan, Polres Madiun Kota Polda Jatim juga telah melakukan berbagai langkah preventif seperti peningkatan patroli dan sambang ke lingkungan masyarakat maupun lokasi latihan perguruan pencak silat. (*)

Jumat, 12 Juni 2026

Lahan Sempit Bukan Halangan, Vertikultur Jadi Senjata Baru Warga Kapas Lawan Krisis Pangan


Nganjuk- Siapa bilang pekarangan sempit tidak bisa menghasilkan pangan melimpah? Aipda David Fajar S., Bhabinkamtibmas Kelurahan Kapas, Polsek Sukomoro, membuktikan sebaliknya. Pada Sabtu (13/6/2026), ia memantau langsung pemanfaatan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga binaannya yang ditanami berbagai sayuran dengan sistem vertikultur. Metode bertanam bertingkat ini menjadi solusi cerdas bagi warga perkotaan yang hanya memiliki lahan terbatas namun ingin mandiri secara pangan.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa vertikultur adalah inovasi efektif untuk meningkatkan produksi pangan keluarga, terutama di wilayah dengan keterbatasan lahan. Ia menegaskan bahwa Polri terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan setiap jengkal tanah secara kreatif dan produktif. Dengan sistem tanam bertingkat, warga bisa menanam sayuran seperti kangkung, bayam, atau sawi tanpa perlu halaman luas, cukup memanfaatkan dinding atau rak sederhana.

Di lapangan, Aipda David tidak sekadar memantau dari jauh. Ia mengecek perkembangan tanaman sayuran, berdialog hangat dengan warga tentang teknik perawatan, pemupukan yang tepat, hingga cara memanfaatkan hasil panen untuk kebutuhan sehari-hari. Kapolsek Sukomoro AKP Mujianto mendukung penuh pendampingan ini dan berharap vertikultur menjadi contoh bagi masyarakat lain. Dari lahan sempit, warga Kapas membuktikan bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari pekarangan sendiri.(Avs)

Saat Cuaca Bersahabat dan Polisi Turun Tangan, Melon di Lahan Sela Patianrowo Bersemi


Nganjuk- Cuaca sedang bersahabat, dan Brigadir Rahmad Agung tidak ingin momen ini terbuang sia-sia. Bhabinkamtibmas Desa Patianrowo, Polsek Patianrowo ini langsung turun ke lapangan pada Sabtu (13/6/2026) untuk memantau budidaya melon di lahan sela milik warga binaannya. Langkah ini adalah bagian dari upaya nyata mendukung program ketahanan pangan nasional dari akar rumput, memanfaatkan kondisi alam yang sedang berpihak pada petani.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan sela untuk tanaman hortikultura seperti melon adalah strategi cerdas meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga. Ia menekankan bahwa Polri, melalui para Bhabinkamtibmas, terus mendorong masyarakat mengoptimalkan setiap jengkal lahan yang dimiliki. Dengan nilai jual melon yang cukup tinggi, budidaya ini tidak hanya soal pangan tetapi juga jalan menuju kesejahteraan keluarga.

Di lapangan, Brigadir Rahmad Agung tidak sekadar memantau dari kejauhan. Ia mengecek langsung kondisi tanaman melon, berdialog hangat dengan warga tentang teknik perawatan, pengendalian hama, dan cara memaksimalkan hasil dari lahan terbatas. Kapolsek Patianrowo AKP Edy Suwanda menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pendampingan semacam ini, dengan harapan masyarakat semakin termotivasi mengelola lahan produktif demi ketahanan pangan berkelanjutan.(Avs)

Lahan Sela Pagar Sawah Disulap Jadi Kebun Labu, Polisi Dukung Ketahanan Pangan Warga


Nganjuk - Bhabinkamtibmas Desa Getas, Polsek Warujayeng, BRIPKA Moch. Muhajir sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan pemanfaatan lahan sela pada pagar pembatas sawah milik warga binaannya yang ditanami labu guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Sabtu (13/6/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa optimalisasi lahan yang selama ini kurang dimanfaatkan menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pangan masyarakat.


"Polri terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan setiap potensi lahan yang tersedia, termasuk lahan sela di area pertanian. Dengan pemanfaatan yang tepat, lahan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi ketahanan pangan dan perekonomian keluarga," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Tanaman labu dipilih karena mudah dibudidayakan, dapat tumbuh pada lahan yang relatif terbatas, serta memiliki nilai konsumsi dan nilai ekonomi yang cukup baik bagi masyarakat.


Di lapangan, BRIPKA Moch. Muhajir melakukan pengecekan perkembangan tanaman labu sekaligus berdialog dengan warga terkait perawatan tanaman, pemanfaatan lahan sela, dan upaya meningkatkan hasil produksi pertanian.


Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat untuk mengembangkan berbagai potensi pertanian di wilayah binaannya.


"Pemanfaatan lahan sela seperti ini merupakan contoh yang baik dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap masyarakat semakin kreatif dan produktif dalam mengelola lahan yang dimiliki sehingga dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar," ujar Kompol H. Ahmad Junaedi.


Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan lahan sela di area persawahan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu kontribusi nyata masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. (acha)

Aiptu Wahyu Bhabinkamtibmas Desa Begendeng Sambangi Pemilik Kolam Ikan Di Desa Binaan


‎Nganjuk, Jatikalen – Guna menjalin komunikasi dan keakraban antara Polri dengan masyarakat Bhabinkamtibmas Polsek Jatikalen AIPTU Wahyu melaksanakan kegiatan sambang kepada salah satu warga pemilik budidaya ikan lele bertempat di Desa Begendeng, Kec Jatikalen, Kab Nganjuk. Jumat (12/06/2026)

‎Dalam kegiatan ini merupakan kegiatan rutin Bhabinkamtibmas guna mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan untuk menjaga Harkamtibmas. Selain untuk menjalin silaturahmi dan kemitraan, Bhabinkamtibmas Desa Begendeng tersebut juga memberikan motifasi dan semangat kepada warga agar terus mengembangkan usaha budidaya ikan Lele tersebut.

‎Selain itu dalam kegiatan tersebut juga, Bhabinkamtibmas Desa Begendeng menyampaikan himbauan agar menjaga kebersihan lingkungan guna Mencegah Terjadinya Penyakit Yang bisa merugikan budidaya ikan lele.

‎Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H.,S.I.K.,M.I.K., melalui Kapolsek Jatikalen AKP Yoni Susilo, S.H., M.H., mengatakan, “Kami juga berikan arahan kepada Bhabinkamtibmas untuk selalu memberikan motivasi kepada warga agar lebih semangat dalam usaha Budidaya Ikan lele, dan saya meminta warga agar menularkan ilmu Budidaya ikan kepada warga yang lain guna mendorong masyarakat Desa yang produktif”

‎“Kegiatan budidaya ikan lele ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat”, Ujarnya.

‎Dirinya berkomitmen untuk mendukung kegiatan tersebut, sehingga bisa tercipta ketahanan pangan ditengah Masyarakat. Ungkapnya.

‎“Kami berkomitmen untuk mendukung ternak ikan lele ini, dan jika ada kendala atau permasalahan kami siap membantu,” tambah Kapolsek Jatikalen.

‎#humaspolsekjatikalen

Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat


PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Polda Jatim resmi mengoperasikan Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang baru sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. 


Peresmian gedung tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif usai pelaksanaan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran, Jumat (12/6/2026).


Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolres Probolinggo yang disaksikan oleh Waka Polres, Kompol Rizal Ardhianto, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta personel Polres Probolinggo.


Dalam sambutannya, AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa SPKT merupakan garda terdepan pelayanan kepolisian yang menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai layanan kepolisian, mulai dari pembuatan laporan Polisi, pengaduan masyarakat, hingga pelayanan administrasi kepolisian lainnya.


Menurutnya, keberadaan gedung SPKT yang representatif menjadi bagian dari upaya Polres Probolinggo Polda Jatim dalam memberikan pelayanan yang semakin cepat, mudah, nyaman, dan profesional kepada masyarakat.


Kapolres Probolinggo menegaskan, Gedung SPKT ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol komitmen Polres Probolinggo untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. 


"Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, humanis, transparan, dan profesional,” tegas AKBP Latif.


Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar senantiasa mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi dalam melayani masyarakat. 


"Pelayanan yang prima tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana yang memadai, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya," ungkap AKBP Latif.


Dengan diresmikannya Gedung SPKT yang baru, Polres Probolinggo Polda Jatim berharap dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri melalui pelayanan yang Presisi, profesional, dan berintegritas. (*)

Jelang Peringatan 1 Suro, Kapolres Tulungagung : Mari Kita Rayakan Budaya ini Dengan Khidmat


TULUNGAGUNG - Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto menegaskan, Polres Tulungagung Polda Jatim atensi pada agenda besar masyarakat Tulungagung yang akan berlangsung dalam waktu dekat, yakni peringatan 1 Suro.


Dalam peringatan berdasar penanggalan Jawa tersebut, umumnya dimanfaatkan untuk pengesahan anggota baru perguruan silat di Kabupaten Tulungagung.


Oleh karenanya, Polres Tulungagung Polda Jatim melakukan berbagai persiapan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran, Kamis (11/6/26).


"Untuk kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat yang akan dilaksanakan pada 1 Suro, kami akan melakukan rapat eksternal bersama lintas sektor," ujar AKBP Ihram.


Masih kata AKBP Ihram, dari Polda Jatim juga sudah melaksanakan rapat dengan para Kapolres jajaran untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat dapat berjalan lancar dan situasi kamtibmas tetap terjaga.


AKBP Ihram berharap, pengesahan warga baru perguruan silat dan peringatan 1 Suro dapat menjadi momentum budaya dan spiritual yang dijalankan dengan penuh kekhidmatan, bukan justru menimbulkan keresahan maupun aktivitas yang kontraproduktif.


"Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, bukan dengan kecemasan, sehingga masyarakat bisa tenang dan yang merayakan juga bisa lebih khidmat," kata AKBP Ihram.


Menurut AKBP Ihram, masyarakat Indonesia memiliki beragam momentum pergantian tahun yang dirayakan dengan berbagai tradisi budaya. 


Karena itu, perayaan 1 Suro dan pengesahan warga baru perguruan silat nantinya diharapkan diisi dengan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.


"Mari kita rayakan budaya ini dengan khidmat, bukan dengan kegiatan yang kontraproduktif. Isi dengan kegiatan yang baik dan mendukung," tutur AKBP Ihram.


Kapolres Tulungagung memastikan jajaran Polres Tulungagung akan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan pengesahan warga baru perguruan silat pada 1 Suro.


Pengamanan dan pelayanan akan dilakukan secara maksimal agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan nyaman.


"Kami selalu mengedepankan pelayanan kepada masyarakat yang merayakan. Salah satunya dengan memberikan pelayanan yang baik sehingga semua pihak bisa saling menjaga dan meminimalkan penggembira yang datang," pungkasnya. (*)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Bantu Petani Distribusikan Jagung Hasil Panen ke Bulog


TANJUNG PERAK - Langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus digelorakan oleh jajaran Polda Jawa Timur.


Kali ini, Polres Pelabuhan Tanjungperak menyalurkan sedikitnya 1 ton jagung pipil kering hasil panen petani lokal ke Gudang Mini Lab Bulog di Jalan Banjar Kemantren, Sidoarjo.


Langkah ini menjadi bukti konkret sinergi antara Polri, sektor pertanian, dan Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam menjaga stabilitas pasokan pangan daerah.


Setibanya di lokasi, komoditas jagung tersebut tidak langsung disimpan, melainkan harus melewati serangkaian prosedur standarisasi mutu yang ketat.


Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa seluruh jagung yang didistribusikan wajib menjalani proses uji laboratorium terlebih dahulu guna memastikan kualitasnya layak konsumsi dan memenuhi standar nasional.


Proses uji laboratorium hari ini meliputi beberapa tahapan, di antaranya pengambilan sampel secara acak, uji kadar air, hingga pemeriksaan fisik jagung secara menyeluruh.


"Kita ingin memastikan jagung yang disetor benar-benar berkualitas prima," ujar Iptu Suroto pada Kamis (11/6/2026).


Jagung pipil kering sebanyak 1 ton ini merupakan hasil keringat dan kerja keras Kelompok Tani (Poktan) Nandur Makmur. 


"Komoditas ini merupakan kompilasi dari hasil panen kuartal pertama tahun 2026," terang Iptu Suroto.


Setelah melewati masa panen, para petani binaan ini melakukan proses pengeringan secara mandiri, mengumpulkannya, hingga akhirnya siap didistribusikan ke Bulog dengan pengawalan dari pihak kepolisian.


Keberhasilan distribusi ini membawa angin segar sekaligus ketenangan bagi para petani lokal. 


Melalui kerja sama yang telah diinisiasi sebelumnya, rantai distribusi pertanian kini menjadi lebih pendek dan pasti.


Artinya, para petani yang tergabung dalam Poktan Nandur Makmur saat ini sudah tidak perlu kebingungan lagi memikirkan ke mana hasil panen mereka harus dijual atau khawatir harga anjlok di pasaran. 


"Petani tidak lagi kawatir mau dijual kemana hasil panennya, sebab sudah ada komitmen kerja sama (MoU) yang jelas dengan pihak Bulog," pungkas Iptu Suroto.


Dengan adanya kepastian serapan pasar ini, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berharap para petani dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan produktivitas lahan mereka pada kuartal-kuartal berikutnya, sekaligus memperkokoh pilar ketahanan pangan. (*)

Kamis, 11 Juni 2026

Kapolres Nganjuk Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran, Tekankan Inovasi serta Pelayanan Presisi


Nganjuk - Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Wakapolres, Kasat Lantas, Kasat Resnarkoba, Ps. Kasikum, Kasat Tahti serta sejumlah Kapolsek jajaran di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polres Nganjuk, Kamis (11/6/2026).


Serah terima jabatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Jawa Timur Nomor ST/579/V/KEP./2026 tanggal 19 Mei 2026 tentang pemberitahuan mutasi personel di lingkungan Polda Jawa Timur. 


Mutasi jabatan dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta peningkatan kinerja guna mendukung pelaksanaan tugas Polri yang semakin profesional dan Presisi.


Kapolres Nganjuk menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Nganjuk serta mengucapkan selamat kepada pejabat baru yang menerima amanah jabatan.


“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kualitas kinerja dan regenerasi kepemimpinan. Saya mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian dan kontribusinya bagi Polres Nganjuk serta selamat kepada pejabat baru, segera beradaptasi dan lanjutkan capaian positif yang telah dirintis sebelumnya,” ujarnya.


Dalam sertijab tersebut, Kompol Didid Wahyu Agustyawan, S.H., resmi menjabat sebagai Wakapolres Nganjuk menggantikan Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H. Sementara jabatan Kasat Lantas diserahterimakan dari AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., kepada AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., dan jabatan Kasat Resnarkoba dari IPTU Sugiarto, S.H., kepada AKP Hafid Dian Maulidi, S.H., M.H.


Selain itu, IPTU Gunawan, S.H., dipercaya mengemban jabatan sebagai Ps. Kasikum Polres Nganjuk. Sedangkan jabatan Kasat Tahti Polres Nganjuk kini diemban oleh IPDA Yoyon Liana, S.H.


Pada jajaran Kapolsek, AKP Gatot Suwardi, S.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Berbek mendapat amanah baru sebagai Kasubbagwatpers Bag SDM Polres Nganjuk. Jabatan Kapolsek Berbek selanjutnya diserahterimakan kepada AKP Darminto, S.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Ngronggot.


Jabatan Kapolsek Ngronggot kini diemban AKP Totok Harianto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Rejoso. Sementara jabatan Kapolsek Rejoso dipercayakan kepada AKP Roni Andrias Suharto, S.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Baron.


Adapun jabatan Kapolsek Baron kini dijabat AKP Oofy Adycta Septandra, S.Tr.K., S.I.K., yang sebelumnya bertugas sebagai Pama Polda Jawa Timur setelah menjalani penugasan di Akademi Kepolisian Lemdiklat Polri. Sedangkan jabatan Kapolsek Prambon dipercayakan kepada AKP Afrizal Akbar Haris, S.Tr.K., S.H., S.I.K., yang sebelumnya bertugas di Bareskrim Polri.


Kapolres menegaskan kepada para pejabat yang baru dilantik agar mengedepankan pendekatan persuasif melalui peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat. Selain itu, fungsi deteksi dini dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


“Kepada para Kapolsek dan pejabat yang baru, saya harapkan mampu menghadirkan inovasi dan terobosan kreatif dalam pelaksanaan tugas, mengedepankan pelayanan yang humanis, memperkuat deteksi dini serta membangun kolaborasi yang baik dengan seluruh stakeholder demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang berkelanjutan,” tegasnya.


Kegiatan sertijab dilanjutkan dengan tasyakuran sederhana di aula Tantya Sudhirajati dan dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Ny. Raisha Suria Miftah beserta pengurus, para Pejabat Utama Polres Nganjuk, para Kapolsek jajaran, perwira staf serta personel Polres Nganjuk. 


Melalui momentum ini diharapkan seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat memberikan energi positif bagi organisasi dan semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(acha)

Sudah Berkali-kali Ditindak, Pengendara Motor di SP4 Sate Masih Nekat Lawan Arus


Nganjuk - Satlantas Polres Nganjuk kembali melakukan penindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas melalui program Polantas Menyapa dengan menggunakan ETLE Handheld di kawasan Jalan SP4 Sate menuju arah belakang Pasar Wage, Jumat (12/6/2026).


Penindakan dilakukan kepada pengendara yang sengaja melawan arus meskipun rambu larangan serta separator jalan telah lama terpasang di lokasi tersebut. Bahkan, imbauan, teguran, hingga penindakan yang telah dilakukan sebelumnya masih belum mampu menghentikan pelanggaran yang didominasi oleh pengendara sepeda motor.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa langkah penegakan hukum dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan menciptakan ketertiban lalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk.


“Kami selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat. Namun apabila pelanggaran dilakukan secara berulang dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lain, maka penindakan tegas harus dilakukan demi keselamatan bersama,” ujarnya.


Dalam pelaksanaannya, petugas menghentikan serta merekam pelanggaran menggunakan ETLE Handheld, yakni sistem tilang elektronik portabel berbasis smartphone yang mampu mendokumentasikan pelanggaran secara real-time dan transparan.


Penggunaan ETLE Handheld diharapkan dapat meminimalisir perdebatan antara petugas dan pelanggar karena seluruh proses penindakan didukung bukti digital yang objektif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K. menjelaskan bahwa lokasi tersebut menjadi salah satu titik yang terus dipantau karena masih banyak pengendara yang mengabaikan aturan lalu lintas.


“Rambu larangan dan separator sudah terpasang dengan jelas, bahkan petugas telah berkali-kali memberikan imbauan maupun melakukan penindakan. Namun masih ditemukan pengendara yang sengaja melawan arus demi mempersingkat waktu tempuh. Perilaku seperti ini sangat berbahaya karena dapat memicu kecelakaan lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” jelasnya.


Ia menambahkan bahwa penindakan akan terus dilakukan secara konsisten untuk memberikan efek jera kepada pelanggar sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang telah tertib mematuhi aturan.


Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Nganjuk berharap kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk tetap aman dan kondusif. (acha)

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sonobekel Apresiasi Kreativitas Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah


Nganjuk, Warujayeng - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Brigadir Al-Hanib yang merupakan anggota Polsek Warujayeng, melaksanakan kegiatan sambang dan kunjungan kepada warga binaannya, Jumat (12/6/2026).


Pada kesempatan tersebut, Brigadir Al-Hanib menyapa salah seorang warga yang memanfaatkan lahan pekarangan di sekitar rumahnya untuk ditanami berbagai kebutuhan rumah tangga, seperti cabai, tomat, dan aneka sayuran. Menariknya, warga tersebut menggunakan galon bekas air mineral yang sudah tidak terpakai sebagai media tanam, sehingga selain mendukung penghijauan juga membantu mengurangi limbah plastik di lingkungan sekitar.


Menurut keterangan warga, hasil panen dari pekarangan tersebut cukup membantu memenuhi sebagian kebutuhan dapur sehari-hari. Dengan adanya tanaman cabai, tomat, dan sayuran yang ditanam sendiri, pengeluaran untuk kebutuhan memasak dapat berkurang sehingga lebih hemat dan bermanfaat bagi perekonomian keluarga.


Brigadir Al-Hanib mengapresiasi kreativitas dan semangat warga dalam memanfaatkan lahan pekarangan yang ada. Ia menilai langkah tersebut merupakan contoh positif yang patut ditiru oleh masyarakat lainnya dalam mendukung ketahanan pangan dari lingkungan keluarga.


“Pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan pangan merupakan langkah sederhana namun sangat bermanfaat. Selain dapat memenuhi kebutuhan sendiri, apabila dikembangkan lebih serius hasilnya juga berpotensi untuk dijual sehingga dapat menambah penghasilan keluarga,” ujar Brigadir Al-Hanib.


Ia berharap inovasi yang dilakukan warga tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah. Dengan semakin banyak warga yang menanam tanaman pangan secara mandiri, maka program ketahanan pangan nasional dapat terwujud mulai dari tingkat keluarga dan lingkungan desa. (humas wrj)

Sambangi Petani, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cangkringan Dukung Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan Nasional


Nganjuk Kota – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cangkringan Polsek Nganjuk Kota, Aiptu Dendy Wahyu, melaksanakan kegiatan sambang dan dialogis dengan para petani di wilayah binaannya, jumat (22/6/2026). 


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pendampingan serta dukungan kepada petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian guna meningkatkan hasil produksi pangan. Dalam kesempatan itu, Aiptu Dendy Wahyu juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak para petani untuk terus menjaga kekompakan dan berkoordinasi apabila menghadapi kendala di bidang pertanian maupun keamanan lingkungan.


Kapolsek Nganjuk Kota Kompol Jumari, S.H., mengatakan bahwa peran Bhabinkamtibmas sebagai penggerak ketahanan pangan merupakan wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.


“Melalui kegiatan sambang dan pendampingan kepada petani, kami berharap dapat memberikan motivasi serta memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik. Polri siap mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Kompol Jumari.


Dengan hadirnya Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat, diharapkan sinergi antara Polri dan petani semakin kuat sehingga mampu mendukung keberhasilan program ketahanan pangan serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Nganjuk.

Polisi Pantau Pekarangan Singkong Warga Bungur, Dukung Ketahanan Pangan Nasional


Nganjuk - Bhabinkamtibmas Desa Bungur, Polsek Sukomoro, Bripka Heru P. sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan pemanfaatan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga binaannya yang ditanami singkong guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Jumat (12/6/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman pangan merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan masyarakat.


"Polri terus mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan lahan yang dimiliki menjadi sumber pangan produktif. Tanaman singkong memiliki nilai strategis karena mudah dibudidayakan, tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, dan dapat menjadi alternatif sumber pangan bagi masyarakat," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Singkong menjadi salah satu komoditas pangan yang banyak dikembangkan masyarakat karena memiliki manfaat yang luas, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun sebagai komoditas yang bernilai ekonomi.


Di lapangan, Bripka Heru P. melakukan pengecekan perkembangan tanaman singkong sekaligus berdialog dengan warga terkait perawatan tanaman, kondisi lahan, dan pemanfaatan hasil panen guna mendukung kebutuhan pangan keluarga.


Kapolsek Sukomoro AKP Mujianto, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung keterlibatan anggota dalam mendampingi masyarakat pada sektor pertanian dan pemanfaatan lahan produktif.


"Kami berharap masyarakat semakin termotivasi memanfaatkan pekarangan yang dimiliki untuk tanaman pangan produktif sehingga dapat membantu memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendukung program ketahanan pangan nasional," ujar AKP Mujianto.


Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Bungur terus berkembang dan menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional dari tingkat desa. (acha)

Bhabinkamtibmas Sambiroto Pantau Pembibitan Kelengkeng Warga untuk Dukung Ketahanan Pangan


Nganjuk - Bhabinkamtibmas Desa Sambiroto, Polsek Baron, Aipda Tatang A sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan pemanfaatan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga desa binaannya yang digunakan untuk pembibitan kelengkeng guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Jumat (12/6/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan untuk pembibitan tanaman produktif merupakan langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.


"Polri melalui Bhabinkamtibmas terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki secara produktif. Pembibitan tanaman buah seperti kelengkeng memiliki prospek yang baik karena dapat mendukung ketersediaan pangan sekaligus menjadi sumber pendapatan masyarakat," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Pembibitan kelengkeng menjadi salah satu kegiatan yang potensial untuk dikembangkan karena tanaman tersebut memiliki nilai jual yang baik dan banyak diminati masyarakat sebagai tanaman buah produktif.


Di lapangan, Aipda Tatang A melakukan pengecekan perkembangan bibit kelengkeng sekaligus berdialog dengan warga terkait teknik perawatan, kebutuhan sarana pendukung, dan potensi pengembangan usaha pembibitan di wilayah desa.


Kapolsek Baron AKP Oofy Adycta Septandra, S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung keterlibatan anggota dalam mendampingi masyarakat guna menyukseskan program ketahanan pangan nasional.


"Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi dan pendampingan sehingga berbagai potensi pertanian dan perkebunan yang ada dapat berkembang serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga," ujar AKP Oofy Adycta Septandra.


Melalui kegiatan ini, diharapkan pembibitan kelengkeng yang dikembangkan warga Desa Sambiroto dapat terus tumbuh dan menjadi salah satu penunjang ketahanan pangan sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat. (acha)

Polisi Dampingi Petani Jagung di Kepel, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional


Nganjuk - Bhabinkamtibmas Desa Kepel, Polsek Ngetos, Aipda Gesang sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan lahan jagung milik warga desanya guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Jumat (12/6/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.


"Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani agar produktivitas pertanian tetap terjaga serta mampu mendukung program ketahanan pangan nasional," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Kegiatan pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani agar dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait.


Di lapangan, Aipda Gesang melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung serta berdialog dengan para petani mengenai perawatan tanaman, kebutuhan sarana produksi pertanian, dan upaya menjaga hasil panen agar tetap optimal.


Kapolsek Ngetos AKP Jajuli, S.Sos., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong anggota untuk aktif mendampingi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah.


"Kehadiran anggota Polri di tengah petani diharapkan dapat memberikan semangat serta membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga kegiatan pertanian dapat berjalan dengan baik," ujar AKP Jajuli.


Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Ngetos. (acha)

Nobar Piala Dunia 2026 Gratis Serentak, Wakapolri Ajak Warga Duduk Sampingan dengan Bhabinkamtibmas


Tengah malam buta Jumat (12/6/2026) pukul 01.30 WIB, Lapangan Bhayangkara Mabes Polri mendadak berubah menjadi arena nobar raksasa yang penuh tawa dan teriakan sorak. Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo secara resmi membuka kegiatan "Nonton Bareng Pildun 2026: Bola Gembira Polri untuk Masyarakat" yang digelar serentak di seluruh Indonesia, mulai dari Mabes, Polda, Polres, hingga Polsek. Pertandingan pembukaan antara Meksiko dan Afrika Selatan menjadi tontonan gratis pertama yang disuguhkan Polri untuk masyarakat. Ini bukan sekadar nobar biasa, melainkan bentuk kedekatan baru antara polisi dan warga.

Gagasan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang ingin menjadikan momen Piala Dunia 2026 sebagai ruang kebersamaan sekaligus menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli mendatang. Selain itu, program ini juga sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo yang menggratiskan tontonan Piala Dunia tahun ini. Tujuannya jelas: menghadirkan kebahagiaan yang bisa diakses semua lapisan tanpa perlu merogoh kocek. Sepak bola menjadi jembatan, dan Polri menjadi tuan rumah yang ramah.

Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada Kapolri atas ide brilian ini. Menurutnya, malam itu adalah momen spesial karena seluruh Indonesia bisa menyaksikan pertandingan bergengsi secara bersama-sama tanpa sekat. "Polri ingin menghadirkan kegembiraan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat," ujar Wakapolri di sela-sela acara. Suasana keakraban benar-benar terasa, baik di Lapangan Bhayangkara yang dihadiri sekitar 1.030 peserta dari komunitas ojek online, ormas, pemuda, mitra Polri, hingga warga umum, maupun di daerah-daerah lain.

Tema "Bola Gembira – Polri untuk Masyarakat" sengaja dipilih untuk mencerminkan Polri yang humanis, inklusif, dan hadir melayani. Di berbagai lokasi nobar, anggota polisi dan warga duduk berdampingan seperti sahabat lama. Acara tidak hanya menayangkan bola, tetapi juga dimeriahkan doorprize menarik dan kuis berhadiah yang membuat suasana semakin hidup. Ini adalah cara cerdas membangun interaksi positif di tengah hingar-bingar pertandingan dunia.

Lebih dari sekadar hiburan, Wakapolri menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan membangun kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan. Semangat gotong royong yang muncul saat nobar diharapkan berlanjut ke kegiatan siskamling dan pos ronda. Polri membuka pintu lebar bagi masyarakat untuk menikmati Piala Dunia 2026 secara gratis, sekaligus mengajak kolaborasi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Karena sepak bola tidak hanya menyatukan hati, tetapi juga bisa menyatukan langkah menjaga kampung halaman. (Avs)

Polres Blitar Kota Ungkap Kasus Narkoba 14 Tersangka Diamankan


KOTA BLITAR – Satuan Reserse Narkoba Polres Blitar Kota Polda Jatim berhasil mengungkap 12 kasus penyalahgunaan narkotika dan obat keras berbahaya (okerbaya) selama bulan Mei 2026. 


Dari pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan 14 tersangka yang terdiri dari 10 orang merupakan pengedar sabu-sabu, satu orang tersangka kepemilikan ganja, dan tiga orang pengedar pil dobel L.


Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo melalui Kasat Resnarkoba Iptu Bambang Dwi Wahyono menjelaskan, sebagian besar tersangka yang diamankan merupakan residivis.


"Tersangka kebanyakan adalah residivis yang kembali terlibat dalam peredaran narkoba dan obat keras berbahaya," ujar Iptu Bambang saat konferensi pers, Kamis (11/6/2026).


Pengungkapan kasus dilakukan di sejumlah wilayah hukum Polres Blitar Kota dan Blitar Raya. Kecamatan Sukorejo menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, disusul Nglegok, Ponggok, Udanawu, Sanankulon, Sananwetan, dan Kecamatan Kanigoro.


Dari hasil penyelidikan, para pengedar sabu mendapatkan barang haram tersebut dari wilayah Madiun dan Malang dalam jumlah lebih dari satu gram. 


Selanjutnya sabu dipecah menjadi paket-paket kecil seberat setengah gram yang dijual kepada konsumen lokal dengan harga sekitar Rp500 ribu per paket.


Sementara itu, pengedar pil dobel L memperoleh pasokan dari wilayah Kediri dan Tulungagung dalam jumlah besar sebelum diedarkan kembali dalam paket hemat dengan harga bervariasi. 


Sedangkan pelaku kepemilikan ganja diketahui mendapatkan barang tersebut dari wilayah Malang.


Dalam operasi selama satu bulan tersebut, Satresnarkoba Polres Blitar Kota berhasil mengamankan barang bukti berupa 45,8 gram sabu-sabu, 1.046 butir pil dobel L, serta 8,62 gram daun ganja.


Dua pelaku yang menjadi perhatian dalam pengungkapan kasus ini adalah AR dan FA yang ditangkap di wilayah Kecamatan Udanawu dengan barang bukti sabu-sabu seberat 23,11 gram. 


Sementara pelaku LH diamankan di Kecamatan Sananwetan dengan barang bukti ganja seberat 8,62 gram.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Para pelaku terancam hukuman pidana mulai dari 12 tahun penjara hingga pidana seumur hidup sesuai dengan peran dan barang bukti yang dimiliki.


Polres Blitar Kota menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemberantasan peredaran narkoba dan obat keras berbahaya guna melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. (*)

Polri Untuk Masyarakat : Polres Probolinggo Kota Gelar Khitan Gratis Sambut Hari Bhayangkara ke-80


KOTA PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Kota Polda Jawa Timur menggelar bakti kesehatan berupa khitan gratis dan donor darah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (10/6/2026).


Kegiatan khitan gratis digelar di Klinik Pratama Polres Probolinggo Kota, sedangkan donor darah dilaksanakan di Aula Graha Prabu Polres Probolinggo Kota Polda Jatim yang diikuti personel Polri, Bhayangkari, serta sejumlah elemen masyarakat.


Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri mengatakan bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.


"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai dengan meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat," tegas AKBP Rico.


Ia berharap dengan menggelar bakti kesehatan  berupa donor darah dan khitan gratis ini kehadiran Polri dapat memberikan manfaat nyata sesuai jargon Polri Untuk Masyarakat.


Pada kegiatan donor darah, sebanyak 80 peserta ambil bagian yang terdiri dari 65 personel Polri dan 15 anggota Bhayangkari. 


Dari jumlah tersebut, berhasil terkumpul 48 kantong darah yang nantinya akan membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.


Sementara itu, sebanyak 32 peserta belum dapat mendonorkan darah karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan, di antaranya karena kadar hemoglobin (HB) tinggi, tekanan darah tinggi, serta ada yang sebelumnya telah mendonorkan darah dalam kurun waktu kurang dari dua bulan.


Sementara itu sebanyak 20 anak mengikuti khitan gratis dan menjalani proses khitan dengan baik dan dalam kondisi sehat. 


"Adik - adik yang dikhitan nantinya juga dijadwalkan menjalani kontrol lanjutan di Klinik Pratama Polres Probolinggo Kota pada Jumat (12/6) mendatang ," kata AKBP Rico.


Salah satu orang tua peserta khitan, Syaifudin, mengaku sangat terbantu dengan adanya program khitan gratis yang diselenggarakan Polres Probolinggo Kota. 


Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menunjukkan kepedulian Polri terhadap kebutuhan warga.


"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Polres Probolinggo Kota. Program khitan gratis ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi kami sebagai orang tua. Pelayanannya juga baik dan anak-anak merasa nyaman selama proses khitan," ujar Syaifudin.


Ia berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus dilaksanakan karena memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.


Melalui kegiatan sosial ini pula semakin nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir melalui kegiatan kemanusiaan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. (*)

Polres Lumajang Terjunkan Personel Penggerak Ketahanan Pangan Dampingi Warga Tani


LUMAJANG – Jajaran Polres Lumajang, Polda Jawa Timur, mengambil langkah nyata dalam mengawal program ketahanan pangan nasional. 


Dengan memaksimalkan peran Bhabinkamtibmas, Polres Lumajang Polda Jatim terus menggelorakan swasembada pangan.


Kali ini aksi nyata ditunjukkan oleh Polisi Penggerak Ketahanan Pangan Desa Sumberejo dari Polsek Candipuro, Aiptu Alex dan Brigadir Arief Setiawan. 


Selain patroli sambang warga, Kedua personel ini turun langsung ke sawah untuk membantu petani di Dusun Sumberrejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro Lumajang.


Mereka berbaur dengan warga tani di lahan jagung guna melakukan pemeliharaan tanaman jagung jenis Advanta yang telah memasuki usia tanam 30 hari.


"Kami ingin warga tani di sini tetap semangat untuk mewujudkan swasembada pangan. Karena itu, kami terus memberikan pendampingan di lapangan, termasuk membantu proses pemupukan," ujar Aiptu Alex di sela-sela aktivitasnya di lahan pertanian, Kamis (11/6/2026).


Sinergi di lapangan ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden RI yang membidik kemandirian pangan nasional secara berkelanjutan dari tingkat hulu.


Di lokasi terpisah, Kapolsek Candipuro, AKP Lugito, S.H., menegaskan bahwa keterlibatan aktif institusi kepolisian di sektor agraria adalah bentuk dukungan penuh terhadap kebijakan strategis pemerintah. 


"Sesuai arahan Bapak Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, kami melakukan pendampingan warga tani untuk menggelorakan swasembada pangan," kata AKP Lugito.


Menurutnya peran Polri harus berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi warga masyarakat.


Ia mengatakan kehadiran Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, adalah bentuk komitmen penuh Polri dalam mengawal dan menyukseskan program Asta Cita Presiden. 


"Kami ingin memastikan program ketahanan pangan ini berjalan berkelanjutan, bukan sekadar formalitas," tegas AKP Lugito.


Ia menambahkan, pendampingan dari Polsek jajaran akan terus dikawal secara berkala, mulai dari fase penanaman, perawatan intensif, hingga masa panen raya tiba. 


Melalui pengelolaan yang terukur, produktivitas komoditas pangan di wilayah Candipuro diharapkan mampu meningkat tajam.(*)

Rabu, 10 Juni 2026

Satlantas Nganjuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Lewat Sosialisasi Etika Berlalu Lintas


Nganjuk - Satlantas Polres Nganjuk melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) kembali menggelar kegiatan Polantas Menyapa dengan melaksanakan Sosialisasi Etika Tertib Berlalu Lintas dalam Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berdasarkan Data Domisili Korban di Kantor Kecamatan Tanjunganom, Kamis (11/6/2026).


Kegiatan yang dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Nganjuk IPTU Dwi Purnomo tersebut melibatkan unsur terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Forkopimcam, pemerintah kelurahan, serta berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk sinergi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. mengatakan bahwa langkah pencegahan harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, terutama pada wilayah yang memiliki tingkat kecelakaan lalu lintas tinggi.


“Berdasarkan data yang ada, Kecamatan Tanjunganom menjadi salah satu wilayah dengan angka kecelakaan lalu lintas tertinggi. Karena itu, diperlukan langkah bersama melalui edukasi, sosialisasi, dan peningkatan kesadaran masyarakat agar angka kecelakaan dapat ditekan,” ujarnya.


Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai etika berlalu lintas, faktor penyebab kecelakaan, pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan berkendara, serta peran masyarakat dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.


Kanit Kamsel Satlantas Polres Nganjuk IPTU Dwi Purnomo menjelaskan bahwa pemetaan berdasarkan domisili korban menjadi salah satu dasar dalam menentukan prioritas program edukasi keselamatan lalu lintas.


“Data kecelakaan yang kami miliki menunjukkan bahwa Kecamatan Tanjunganom memerlukan perhatian khusus. Oleh karena itu, kami fokus memberikan edukasi kepada masyarakat dengan melibatkan berbagai unsur terkait agar upaya pencegahan kecelakaan dapat berjalan lebih efektif,” jelas IPTU Dwi Purnomo.


Melalui program Polantas Menyapa ini, Satlantas Polres Nganjuk berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat sehingga mampu menurunkan angka kecelakaan dan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk. (acha)

Kapolri: Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia Bakal Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, jajarannya bakal ikut menggelar nonton bareng perhelatan Piala Dunia 2026. Nantinya, nobar gratis itu bakal diselenggarakan baik di tingkat Mabes Polri hingga Polsek se-Indonesia. 


Pernyataan tersebut disampaikan Sigit usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026). Dalam pertemuan itu juga dibahas sejumlah kerja sama mulai dari nobar, perizinan hingga pengamanan. 


"Kami tentunya sangat menyambut baik terkait dengan rencana kerja sama untuk mendukung program dalam rangka nonton bareng Piala Dunia. Dan kebetulan tadi kami sepakat bahwa kami, Polri, akan membantu untuk mengajak masyarakat nobar, mulai dari Mabes, Polda, Polres, dan Polsek di seluruh wilayah," kata Sigit. 


Menurut Sigit, pelaksanaan nobar di kantor polisi juga menjadi wadah untuk hiburan masyarakat Indonesia khususnya para pecinta si kulit bundar. Serta, menghidupkan roda perekonomian UMKM di basis wilayah masing-masing. 


"Sehingga kemudian ini bisa menjadi hiburan masyarakat, hiburan rakyat, sekaligus juga membantu menghidupkan ekonomi daerah dari sisi UMKM tingkat daerah," ujar Sigit. 


Lebih dalam, Sigit menyebut, pelaksanaan nobar World Cup ini juga bisa diselipkan edukasi terhadap masyarakat untuk menjaga serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 


"Dan tentunya ini juga bagian dari kegiatan yang bisa kita selipkan untuk hal-hal yang bersifat edukasi untuk masalah-masalah yang terkait dengan harkamtibmas," ucap Sigit. 


Di sisi lain, Sigit menyatakan, kerja sama nobar di Mabes, Polda, Polres hingga Polsek ini untuk semakin mendekatkan aparat kepolisian dengan lapisan masyarakat. 


"Tentunya kerja sama ini juga menjadi hal yang sangat baik buat institusi Polri, khususnya menjelang Hari Bhayangkara, dan kita akan bantu apa saja yang nanti diperlukan terkait mulai dari perizinan sampai dengan kegiatan-kegiatan pengamanan dan hal-hal lain yang dibutuhkan. Saya kira dalam kesempatan ini saya ucapkan selamat dan mari kita nobar bersama-sama Piala Dunia untuk menjadi hiburan bagi kita semua," tutup Sigit.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Salurkan Bantuan Bibit dan Obat Hama untuk Kelompok Tani


SURABAYA - Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur melalui Polsek Kenjeran menyalurkan bantuan bibit, pupuk, dan obat-obatan pertanian kepada Kelompok Tani (Poktan) Nandur Makmur, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran Surabaya, Selasa (9/4/2026).


Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, S.H., M.H yang memimpin penyerahan bantuan didampingi Kanit Intelkam AKP Dwi Raharjo, Kanit Binmas Ipda Toni, personel Bhabinkamtibmas, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kota Surabaya.


Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto mengatakan, langkah ini sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI guna mewujudkan swasembada pangan nasional dan kemandirian bangsa agar terbebas dari ketergantungan impor.


"Pemberian pupuk, bibit, dan obat ini merupakan upaya konkret kami dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menyukseskan program ketahanan pangan nasional," ujar Iptu Suroto.


Bantuan yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Poktan Nandur Makmur meliputi komoditas strategis dan obat-obatan esensial, antara lain bibit tanaman 3 bungkus bibit jagung manis, 2 kg bibit kangkung, dan 1 kg bibit bayam, 1 botol perangsang buah dan insektisida.


Sebagaimana diketahui, lahan seluas 1 hektar milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini dimanfaatkan secara optimal oleh Polres Pelabuhan Tanjungperak sebagai pusat ketahanan pangan lokal.


Menariknya, lahan ini juga menerapkan sistem tumpang sari dengan menanam berbagai komoditas hortikultura di sela-sela tanaman jagung, seperti lombok, terong

pisang, ketela pohon, rosella uwi ungu, bayam dan kangkung.


Iptu Suroto menambahkan bahwa sistem tanam bibit jagung di lahan ini dilakukan secara bergantian (berkala). 


Strategi ini diterapkan demi menjaga stabilitas pasokan saat panen, sehingga memudahkan para petani saat mendistribusikan hasil panen kepada konsumen maupun langsung ke pihak Bulog Jatim.


"Para petani dan penggerak ketahanan pangan Polsek Kenjeran terus berkoordinasi secara intensif dengan PPL Pertanian Kota Surabaya guna mendapatkan pendampingan teknis agar hasil panen yang didapat benar-benar maksimal," pungkas Iptu Suroto. (*)

Benih Jagung Bhayangkara dari Polisi untuk Petani Ploso – Wujud Nyata Dukung Swasembada Pangan


Di Kelurahan Ploso, Kecamatan Nganjuk, para petani mendapat kejutan istimewa pada Kamis (11/6/2026). AIPTU Didik Purnawan, Bhabinkamtibmas setempat, membagikan Benih Jagung Bhayangkara kepada petani di wilayah binaannya. Kegiatan ini adalah bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan nasional dan target swasembada pangan. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa Polri berkomitmen mendukung swasembada pangan melalui berbagai kegiatan pendampingan, mulai dari penyediaan benih hingga pengawalan keamanan sektor pertanian.

Benih Jagung Bhayangkara yang dibagikan merupakan benih unggul yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan petani. Jagung sebagai komoditas strategis memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan industri pakan ternak. Selain menyerahkan bantuan, AIPTU Didik juga berdialog dengan para petani tentang kondisi pertanian di wilayahnya, termasuk kendala yang dihadapi seperti hama, kekeringan, atau akses pupuk. Ia mengajak petani untuk terus semangat mengelola lahan demi mendukung program swasembada pangan pemerintah.

Kapolsek Nganjuk Kota Kompol Jumari mengatakan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Para petani menyambut baik kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Polsek Nganjuk Kota. Melalui pembagian benih ini, diharapkan produktivitas pertanian jagung meningkat dan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional serta swasembada pangan yang strategis. (Avs)

Lahan Sela Bukan Lahan Mati – Polisi Jatikalen Buktikan dengan Kebun Labu yang Produktif


Di Desa Munung, Kecamatan Jatikalen, Nganjuk, lahan sela yang dulu dibiarkan kosong kini berubah menjadi kebun labu yang menjanjikan. Aipda Iswandi, Bhabinkamtibmas setempat, pada Kamis (11/6/2026) melaksanakan pemantauan pemanfaatan lahan sela milik warga binaannya yang ditanami labu. Kegiatan ini adalah bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan bahwa optimalisasi lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal merupakan langkah strategis memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.

Mengapa labu? Tanaman ini relatif mudah dibudidayakan, memiliki daya adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi tanah, dan dapat tumbuh optimal di lahan sela tanpa mengganggu tanaman utama. Selain menjadi sumber pangan yang bergizi, labu juga memiliki nilai jual yang dapat menambah pendapatan keluarga. Aipda Iswandi dalam pemantauannya melakukan pengecekan kondisi tanaman, dari pertumbuhan daun hingga buah yang mulai menguning, sekaligus berdialog dengan warga tentang cara perawatan, pengendalian hama, dan jadwal pemupukan yang tepat.

Kapolsek Jatikalen AKP Yoni Susilo menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung keterlibatan anggota dalam mendampingi masyarakat di sektor pertanian. "Pemanfaatan lahan sela menjadi solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas pertanian," ujarnya. Ia berharap masyarakat semakin termotivasi mengembangkan berbagai komoditas pangan yang dapat menunjang kebutuhan keluarga. Dari lahan sela yang disulap jadi kebun labu, ketahanan pangan nasional tidak hanya diomongkan tetapi diwujudkan langsung di Desa Munung. (Avs)

Selada, Kangkung, dan Ikan dalam Satu Pekarangan – Polisi Tanjunganom Puji Konsep P2B Terpadu


Di Kelurahan Tanjunganom, Kecamatan Warujayeng, Nganjuk, sebuah pekarangan kecil membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk mencapai ketahanan pangan. AIPTU Saktian Suryani, Bhabinkamtibmas setempat, pada Kamis (11/6/2026) memantau langsung lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga binaannya yang mengombinasikan sayuran selada dan kangkung dalam polybag dengan kolam ikan konsumsi di sampingnya. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyebut konsep terpadu ini sebagai langkah efektif memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

Mengapa kombinasi ini cerdas? Sayuran seperti selada dan kangkung tumbuh subur di polybag yang diletakkan di sekitar kolam ikan, memanfaatkan kelembapan dari air kolam tanpa perlu penyiraman ekstra. Sementara itu, ikan konsumsi menyediakan sumber protein hewani yang sangat dibutuhkan keluarga. Dalam pemantauannya, AIPTU Saktian tidak hanya mengecek kesehatan tanaman dan kondisi kolam, tetapi juga berdialog dengan warga tentang pola perawatan, pemberian pakan ikan, serta cara mengatur siklus tanam agar produksi sayuran tetap berkelanjutan.

Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat mengembangkan inovasi ketahanan pangan. "Pemanfaatan pekarangan dengan sistem terpadu seperti ini sangat baik karena mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri sekaligus memberikan nilai tambah," ujarnya. Ia berharap semakin banyak warga yang mengembangkan konsep serupa. Dari satu pekarangan di Tanjunganom, ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan mulai terwujud. (Avs)

Kapolsek Patianrowo Pantau Pekarangan Pepaya Warga, Dukung Ketahanan Pangan Nasional


Nganjuk - Kapolsek Patianrowo AKP Edy Suwanda, S.H., bersama anggota melaksanakan pemantauan pemanfaatan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga binaannya yang ditanami buah pepaya guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Kamis (11/6/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pemanfaatan pekarangan untuk tanaman produktif merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga dan lingkungan masyarakat.


"Polri mendukung penuh program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan motivasi kepada masyarakat agar mampu memanfaatkan lahan yang dimiliki menjadi sumber pangan yang produktif dan bernilai ekonomi," ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Tanaman pepaya menjadi salah satu komoditas yang banyak dikembangkan masyarakat karena mudah dibudidayakan, memiliki nilai gizi tinggi, serta dapat memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga.


Dalam kegiatan tersebut, AKP Edy Suwanda bersama anggota melakukan pengecekan kondisi tanaman pepaya sekaligus berdialog dengan warga terkait perawatan tanaman, pemupukan, dan upaya menjaga produktivitas pekarangan pangan bergizi.


Kapolsek Patianrowo AKP Edy Suwanda, S.H., mengatakan bahwa pihaknya akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.


"Pemanfaatan pekarangan dengan tanaman buah seperti pepaya merupakan langkah sederhana namun memiliki manfaat besar bagi kebutuhan pangan keluarga. Kami berharap masyarakat semakin termotivasi untuk mengembangkan lahan produktif di lingkungan masing-masing," ujar AKP Edy Suwanda.


Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan Pekarangan Pangan Bergizi dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (acha)

Selasa, 09 Juni 2026

Nekat Langgar Marka Jalan, Bus di Nganjuk Ditindak Tegas Polisi Lalu Lintas


Nganjuk - Satlantas Polres Nganjuk melakukan penindakan tegas terhadap pelanggar marka jalan di wilayah Kabupaten Nganjuk, khususnya kendaraan bus yang kedapatan melakukan pelanggaran saat melintas di jalan raya, Rabu (10/6/2026).


Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap dipicu oleh ketidakdisiplinan pengemudi, terutama kendaraan angkutan penumpang yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan para penumpangnya.


Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penindakan terhadap sejumlah kendaraan yang terbukti melanggar marka jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.


Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pelanggaran marka jalan bukanlah pelanggaran ringan karena dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas yang merugikan banyak pihak.


“Pelanggaran marka jalan sangat berbahaya, terlebih dilakukan kendaraan angkutan penumpang seperti bus. Sopir memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lain, sehingga disiplin berlalu lintas harus benar-benar dipatuhi,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa Satlantas Polres Nganjuk akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.


Menurutnya, ketegasan dalam penegakan hukum diperlukan agar para pengemudi lebih disiplin dan tidak mengabaikan aturan demi keselamatan bersama.


Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Nganjuk berharap para pengemudi, khususnya sopir angkutan umum, semakin sadar pentingnya mematuhi marka dan aturan lalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk. (acha)

Polisi Pantau Jagung di Lahan Bahon, Petani Diingatkan Jaga Keamanan Kendaraan


Nganjuk - Bhabinkamtibmas Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan, Bripka Yuli Priyanto sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan pemanfaatan lahan bahon untuk tanaman jagung milik warga binaannya sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan kendaraan guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Rabu (10/6/2026).


Pemanfaatan lahan bahon untuk budidaya jagung menjadi salah satu langkah produktif masyarakat dalam mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan hasil pertanian warga.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan anggota Polri tidak hanya berfokus pada sektor ketahanan pangan, tetapi juga menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir mendampingi masyarakat agar kegiatan pertanian berjalan aman, produktif, dan mampu mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Tanaman jagung menjadi salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi dan berperan penting dalam mendukung kebutuhan pangan masyarakat.


Di lapangan, Bripka Yuli Priyanto melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sekaligus mengingatkan para petani agar lebih waspada dalam memarkir kendaraan dan menggunakan pengaman tambahan guna mengantisipasi tindak pencurian saat beraktivitas di lahan pertanian.


Kapolsek Wilangan AKP Muh. Fatoni, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong anggota untuk aktif hadir di tengah masyarakat dalam mendukung sektor pertanian dan memberikan edukasi kamtibmas.


“Kami berharap masyarakat tidak hanya fokus pada hasil pertanian, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan dan barang milik pribadi,” ujar AKP Muh. Fatoni.


Melalui kegiatan ini, diharapkan sektor pertanian di wilayah Wilangan tetap produktif dengan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif sehingga mampu mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. (acha)

Hadapi Musim Kemarau, Polisi Pantau Jagung di Lahan Tadah Hujan Desa Bajang


Nganjuk - Bhabinkamtibmas Desa Bajang, Kecamatan Ngluyu, Aipda Sigit Darmanto sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan tanaman jagung milik warga binaannya yang ditanam di lahan sawah tadah hujan guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Rabu (10/6/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pendampingan kepada para petani dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi memengaruhi ketersediaan air untuk pertanian.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa wilayah pertanian tadah hujan memerlukan perhatian khusus agar produktivitas tanaman tetap terjaga di tengah keterbatasan sumber air.


“Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dan membantu mengidentifikasi berbagai kendala pertanian, terutama menghadapi musim kemarau,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Tanaman jagung menjadi salah satu komoditas penting yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung kebutuhan pangan masyarakat sehingga perawatannya perlu diperhatikan secara optimal.


Di lapangan, Aipda Sigit Darmanto melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sekaligus berdialog dengan petani terkait pola pengairan, kondisi lahan, dan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.


Kapolsek Ngluyu AKP Sukamto menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong anggota untuk aktif mendampingi masyarakat di sektor pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.


“Kami berharap para petani tetap semangat mengelola lahan pertanian meskipun menghadapi tantangan musim kemarau sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga,” ujar AKP Sukamto.


Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi antara petani dan pihak terkait dapat terus berjalan baik sehingga sektor pertanian di wilayah Ngluyu tetap mampu mendukung ketahanan pangan nasional. (acha)

Pekarangan Warga Sonopatik Disulap Jadi Kebun Sayur dan Buah Produktif


Nganjuk - Bhabinkamtibmas Desa Sonopatik, Polsek Berbek, Aipda Agus H sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan perkembangan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga binaannya yang ditanami sayur dan buah untuk konsumsi sehari-hari guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Rabu (10/6/2026).


Pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman sayur dan buah menjadi langkah positif masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa program Pekarangan Pangan Bergizi menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat keluarga.


“Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir mendampingi masyarakat agar pemanfaatan lahan pekarangan dapat berkembang dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Tanaman sayur dan buah konsumsi rumah tangga dinilai mampu membantu mengurangi pengeluaran keluarga sekaligus menjadi sumber pangan sehat dan bergizi.


Di lapangan, Aipda Agus H melakukan pengecekan perkembangan tanaman sekaligus berdialog dengan warga terkait pola perawatan, pemupukan, dan pengairan agar tanaman dapat tumbuh optimal.


Kapolsek Berbek AKP Gatot Suwardi, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung keterlibatan anggota dalam mendampingi masyarakat guna mendukung program ketahanan pangan nasional.


“Kami berharap masyarakat semakin semangat memanfaatkan lahan pekarangan menjadi area produktif yang dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri,” ujar AKP Gatot Suwardi.


Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan Pekarangan Pangan Bergizi terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. (acha)

 

Top