ads

Iklan
LATEST UPDATES

Rabu, 30 September 2026

Budidaya Lele di Kapas, Bhabinkamtibmas Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong

Kapas- Lahan kosong di sekitar rumah bisa menjadi sumber pangan bernilai. Warga Kelurahan Kapas membuktikannya melalui budidaya ikan lele di kolam miliknya. Aipda David Fajar S. selaku Bhabinkamtibmas setempat melakukan pemantauan pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan tingkat kelurahan.

Peternak setempat menyampaikan bahwa budidaya lelenya berjalan cukup baik. Hasil panen mampu memenuhi kebutuhan pasar sekitar. Namun kendala pakan dan kualitas air kolam masih dirasakan. Meski demikian, ia tetap bersemangat karena lele membantu perekonomian keluarga.

Aipda David Fajar S. memberikan respons positif atas usaha tersebut. Ia menyarankan peternak menjaga kebersihan kolam secara rutin. Pola pakan juga perlu diatur berkala. Budidaya lele dinilai punya prospek cerah jika dikelola disiplin.

Bhabinkamtibmas berjanji meneruskan keluhan warga kepada instansi terkait. Ia juga mengajak petani memanfaatkan pekarangan untuk budidaya perikanan skala rumah tangga. Sinergi petani dan peternak dinilai memperkuat kemandirian pangan. Hasil produksi pun berpotensi meningkatkan pendapatan warga.

Melalui pemantauan ini, produksi lele di Kelurahan Kapas diharapkan terus meningkat. Bhabinkamtibmas berkomitmen mendampingi warga binaannya. Upaya bersama ini diyakini membawa manfaat besar. Ketahanan pangan nasional pun tumbuh dari kolam-kolam warga. (Avs)

Bhabinkamtibmas Kertosono Dorong Warga Olah Pekarangan Jadi Sumber Rezeki

Kertosono- Pekarangan rumah kerap dianggap sekadar halaman biasa. Namun warga Desa Lambangkuning, Kecamatan Kertosono, membuktikan sebaliknya. Mereka mengolah lahan sela di samping rumah menjadi kebun sayuran yang produktif. Aipda Iswandi, Bhabinkamtibmas setempat, menyambangi lokasi tersebut pada Rabu, 1 Oktober 2026.

Hasil dari lahan sempit itu ternyata menggembirakan. Aneka sayuran tumbuh segar dan subur di atasnya. Petani setempat mengaku hasil kebunnya cukup untuk kebutuhan keluarga. Kelebihan produksinya bahkan dijual kepada tetangga sekitar.

Aipda Iswandi memberikan apresiasi dan sejumlah saran. Ia mendorong pengembangan pola tanam yang lebih efisien. Pemanfaatan pekarangan secara produktif dinilai sangat bermanfaat. Warga lain diharapkan terinspirasi dari keberhasilan ini.

Bhabinkamtibmas juga menyentuh sektor peternakan setempat. Peternak diajak memanfaatkan lahan kosong untuk budidaya ternak skala rumah tangga. Sinergi pertanian dan peternakan dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan. Kemandirian pangan pun bisa terwujud secara bertahap.

Dengan kegiatan sambang ini, warga Desa Lambangkuning diharapkan semakin termotivasi. Bhabinkamtibmas berkomitmen terus mendampingi dan memberikan saran. Upaya sederhana ini diyakini membawa manfaat besar. Ketahanan pangan nasional pun tumbuh dari langkah kecil di pekarangan. (Avs)

Wakapolri Tekankan Siswa Polri Pahami Pendataan, Bukan Penentu Bantuan

Jakarta- Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menekankan pentingnya pemahaman siswa dalam mendukung program Perlinsos digital. Ia mendorong Lemdiklat Polri mempersiapkan siswa SIP, Sepolwan, SPN, dan Taruna Akpol. Program ini dijadikan salah satu bagian dalam latihan kerja di tengah masyarakat. Tujuannya memperluas akses layanan pemerintah bagi warga.

Siswa akan dilatih menggunakan perangkat digital sebagai alat pelayanan. Mereka memahami proses pendaftaran dan pemutakhiran data. Mereka juga melakukan verifikasi sesuai prosedur serta menjaga keamanan NIK dan data pribadi. Selain itu, mereka harus mampu menjelaskan program dengan bahasa sederhana. Mereka juga membantu warga yang mengalami kesulitan mengakses layanan digital.

Wakapolri menegaskan bahwa siswa hanya membantu proses registrasi, pendataan, dan pemutakhiran data. Mereka tidak memiliki kewenangan menentukan kelayakan seseorang sebagai penerima bantuan. "Data harus benar dan proses mendapatkan data juga harus benar," tegasnya. Siswa harus memahami bahwa mereka membantu proses pendataan, bukan menentukan siapa yang menerima bantuan.

Menteri Sosial sebelumnya mengingatkan bahwa digitalisasi Perlinsos harus mewujudkan prinsip data akurat dan sasaran tepat. Ia juga menekankan bahwa keterbatasan teknologi tidak boleh membuat masyarakat tidak terdata. Luhut menilai jaringan TNI-Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat membantu mempercepat pendataan. "Kita minta dorongan teman-teman TNI, Polri, untuk memobilisasi para agen bekerja sama dengan pemerintah daerah." (Avs)

Wakapolri Ajak Siswa Sepolwan Jadi Pembelajar Aktif

Jakarta- Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. mengunjungi Sepolwan Lemdiklat Polri. Kunjungan berlangsung di Jalan Ciputat Raya, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2026). Ia menyapa dan berdialog langsung dengan para siswa. Termasuk Polwan yang memiliki prestasi di bidang akademik, bahasa, dan olahraga.

Dalam kunjungannya, Wakapolri mengingatkan siswa agar memanfaatkan teknologi untuk memperluas pengetahuan. "Jangan hanya menjadi siswa yang menunggu diberi tahu. Jadilah pembelajar yang aktif," pesan Wakapolri. Teknologi sudah memberikan begitu banyak sumber pengetahuan. Gunakan itu untuk memperkuat kemampuan yang dimiliki.

Wakapolri menekankan agar pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan melalui latihan kerja (latja). Salah satu kemampuan yang harus diperkuat adalah komunikasi. Polwan harus mampu mendengarkan masyarakat, menjelaskan kebijakan, dan berkomunikasi secara tepat. "Polisi bekerja dengan masyarakat. Karena itu kemampuan komunikasi menjadi kompetensi utama," kata Wakapolri.

Wakapolri menegaskan bahwa prestasi siswa tidak boleh berhenti sebagai penghargaan. Kemampuan yang sudah terlihat sejak pendidikan perlu dipetakan dan dikembangkan. Hal ini menjadi bagian dari manajemen talenta Polri. "Prestasi jangan berhenti sebagai piala. Jadikan prestasi sebagai modal untuk terus belajar dan berkembang," ujarnya. (Avs)

Tilang Manual di Surabaya Disertai Pengawasan Ketat Propam

Surabaya- Polrestabes Surabaya Polda Jatim resmi memberlakukan kembali penindakan tilang manual. Kebijakan ini untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas. Tujuannya juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan di Kota Pahlawan. Langkah tegas ini diambil menyusul masih tingginya pelanggaran kasat mata di jalan raya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menegaskan kebijakan ini menekankan penegakan ketertiban. Bukan semata-mata pemberian sanksi kepada pengendara. Keputusan ini juga didorong banyaknya keluhan masyarakat, tokoh agama, hingga instansi pemerintahan. Mereka menyoroti situasi jalanan yang kian tidak tertib.

Pelanggaran yang kerap ditemukan meliputi menerobos lampu merah dan berhenti melebihi marka jalan. Sejumlah pengendara juga melakukan manuver berbahaya di jalan. Bahkan ada yang sengaja menghindari tilang elektronik (ETLE) dengan melepas pelat nomor. Ada pula yang menutupinya menggunakan lakban hingga memakai pelat palsu.

Untuk memastikan profesionalisme, penindakan di lapangan hanya dilakukan oleh personel Satlantas pilihan. Mereka telah memiliki sertifikasi resmi dan rekam jejak yang baik. Setiap lembar surat tilang wajib diketahui serta ditandatangani perwira penanggung jawab. Proses penilangan di lapangan juga wajib direkam dalam format video. (Avs)

Polri Siapkan Calon Pemimpin Sejak Pendidikan Lewat TalentDNA

Jakarta- Polri menyadari pentingnya menyiapkan calon pemimpin sejak dini. Penguatan SDM tidak baru dimulai ketika seseorang menjadi Perwira Tinggi. Proses tersebut dibangun sejak personel berada di lembaga pendidikan, termasuk Akademi Kepolisian (Akpol). Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan hal itu dalam pertemuan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut dipaparkan hasil pemetaan TalentDNA terhadap 282 Taruna Akpol. Pemetaan ini untuk melihat potensi, karakter, kekuatan, dan area pengembangan masing-masing taruna secara lebih terukur. Hasil tersebut dapat dipadukan dengan data pendidikan, prestasi, kinerja, assessment, rekam jejak, dan pengembangan kompetensi. Dengan begitu, pengembangan personel dapat dilakukan lebih personal sesuai potensi dan kebutuhannya.

Pendiri ESQ Prof. Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian menjelaskan tiga unsur penting dalam pendidikan, yaitu message, method, dan messenger. Menurutnya, substansi sudah baik dari sisi message. Method perlu dikembangkan agar pendidikan tidak hanya menyentuh ranah kognitif, tetapi juga afektif. Sedangkan messenger atau tenaga pendidik harus mampu menyampaikan materi yang membentuk karakter dan integritas peserta didik.

Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan SDM merupakan investasi jangka panjang. Apa yang dibangun sejak pendidikan akan menentukan kualitas kepemimpinan Polri di masa depan. "Kalau kita ingin membangun organisasi untuk 20 sampai 30 tahun ke depan, fondasinya harus disiapkan sejak sekarang," kata Dedi. (Avs)

Kolaborasi Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Dishub Surabaya Tekan Emisi Kendaraan

Surabaya- Polusi udara dari sektor transportasi menjadi tantangan tersendiri bagi Kota Surabaya. Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim menggandeng Dishub Kota Surabaya menggelar operasi gabungan. Penertiban berlangsung di ruas Jalan Pegirian pada Selasa (29/9/2026). Sasaran utamanya adalah kendaraan barang yang melintas di kawasan tersebut.

Operasi ini fokus pada pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan niaga. Selain itu, petugas juga melakukan pengujian emisi gas buang di tempat. Personel gabungan dari berbagai jajaran diterjunkan ke lokasi. Kanit Kamsel Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak memimpin langsung koordinasi lapangan.

Kasat Lantas AKP Imam Syafudin Rodji melalui Kasi Humas Iptu Suroto menjelaskan tujuan operasi ini. Menurutnya, kegiatan ini untuk memastikan seluruh armada angkutan niaga memenuhi regulasi hukum. Aspek kelayakan jalan juga menjadi perhatian utama. Operasi gabungan ini merupakan langkah nyata mewujudkan kamseltibcarlantas.

Pengujian emisi gas buang menjadi sasaran krusial dalam penertiban kali ini. Petugas langsung mengecek tingkat kepekatan asap knalpot kendaraan. Iptu Suroto menyatakan bahwa pengendalian emisi sangat penting untuk menjaga kualitas udara kota. Ia juga mengimbau pemilik angkutan barang rutin melakukan perawatan berkala. (Avs)

Bakti Sosial Polres Bondowoso Ringankan Beban Warga Taman Krocok

Bondowoso- Memasuki puncak musim kemarau, krisis air bersih mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso. Warga Dusun Nyambungan, Desa Kemuningan, Kecamatan Taman Krocok, merasakan dampaknya secara langsung. Mereka kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan pokok sehari-hari. Polres Bondowoso Polda Jatim merespons kondisi tersebut dengan menggelar bakti sosial.

Bantuan air bersih disalurkan pada Rabu (30/9/2026) menggunakan sejumlah armada mobil tangki. Kegiatan ini sekaligus dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-24 Propam Polri tahun 2026. Jalannya pendistribusian dipimpin langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. Ia didampingi Wakapolres Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., serta jajaran Pejabat Utama Polres Bondowoso.

Ratusan warga Dusun Nyambungan tampak sangat antusias menyambut bantuan tersebut. Mereka mengantre tertib sambil membawa jeriken dan ember. Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah kesulitan masyarakat. Ia berharap pasokan air bersih dapat meringankan beban warga untuk memasak dan minum.

Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa aksi sosial ini tidak akan berhenti di satu titik saja. Polres Bondowoso Polda Jatim berkomitmen memetakan wilayah krisis air dan menyalurkan bantuan secara berkala. Menurutnya, tugas kepolisian juga mencakup hadir memberikan solusi nyata saat warga membutuhkan pertolongan. Seluruh proses distribusi berjalan aman, lancar, dan penuh keakraban. (Avs)

Bhabinkamtibmas Bagor Ajak Petani Bawang Merah Bijak Kelola Air Irigasi

Nganjuk- Peran Bhabinkamtibmas tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan wilayah. Aiptu Prayitno, Bhabinkamtibmas Kelurahan Paron, membuktikannya dengan mendampingi petani bawang merah di Kecamatan Bagor. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut petunjuk Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan. Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Dalam kunjungannya, Aiptu Prayitno berdialog langsung dengan para petani. Meski kemarau kali ini tergolong panjang, mereka tetap bersyukur. Sistem irigasi di wilayah tersebut masih berjalan lancar. Kondisi ini menjadi kabar baik di tengah kekhawatiran akan dampak kekeringan.

Seorang petani mengungkapkan rasa syukurnya atas kondisi irigasi yang memadai. Ia menyebut pendampingan Bhabinkamtibmas memberi semangat tambahan bagi mereka. Aiptu Prayitno pun menyarankan agar petani bijak menggunakan air irigasi. Ia juga mengimbau mereka menjaga kebersihan saluran dan melaporkan kendala di lapangan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tani diharapkan mempererat hubungan Polri dan warga. Sinergi ini menjadi modal penting dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan kerja sama yang kuat, sektor pertanian di Bagor diharapkan terus berkembang dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat. (Avs)

Selasa, 29 September 2026

Momentum HUT Propam, Polres Nganjuk Ringankan Beban Warga Lengkonglor

Nganjuk- Peringatan HUT Propam Polri ke-24 di Polres Nganjuk diisi dengan kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Bersama BPBD Kabupaten Nganjuk, Polres Nganjuk menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Lengkonglor, Kecamatan Ngluyu. Bantuan diberikan kepada warga yang terdampak kekeringan sumber mata air. Sebanyak satu tangki atau 5.000 liter air bersih disalurkan secara berkala selama musim kemarau. Penyaluran menyasar warga di Dukuh Genengan dan Dukuh Gurit.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.45 WIB, Selasa (29/9/2026). Bantuan diberikan menyusul kondisi sumber mata air warga yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Penyaluran air dilakukan bersama BPBD Kabupaten Nganjuk sebagai bentuk sinergi. Hal ini menjadi bagian dari bakti sosial Propam Polres Nganjuk.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. mengatakan bantuan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan warga di Desa Lengkonglor. "Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait akan terus berupaya hadir membantu masyarakat," ujar Kapolres. Terutama bagi warga yang terdampak kekeringan.

Kasipropam Polres Nganjuk AKP Heri Buntoro, S.H. mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Propam Polri ke-24. Momentum tersebut diisi dengan kegiatan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat. "Kami ingin momentum HUT Propam Polri ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat," ujar AKP Heri. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Nganjuk yang telah bersinergi.

Di wilayah Desa Lengkonglor, sedikitnya sekitar 800 jiwa terdampak kondisi kekeringan sumber mata air. Bantuan air bersih diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga di tengah kondisi kemarau. Melalui momentum HUT Propam Polri ke-24, Polres Nganjuk berharap kegiatan sosial tersebut semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. (Avs)

Polsek Warujayeng Pantau Kandang Ayam Petelur Warga Kedungombo

Nganjuk- Polsek Warujayeng melalui Bhabinkamtibmas Desa Kedungombo, BRIPKA Mahendra Aris S., melaksanakan pemantauan kandang ayam petelur milik warga binaannya. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut petunjuk Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. Pemantauan dilakukan untuk memastikan pemanfaatan lahan pekarangan berjalan optimal. Fokusnya adalah usaha ternak ayam petelur sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, BRIPKA Mahendra Aris S. berdialog langsung dengan peternak. Ia juga melihat kondisi kandang, perawatan ayam, serta pengelolaan hasil ternak. Ia mengimbau agar pemanfaatan lahan pekarangan terus dikembangkan secara produktif. Pengelolaan yang baik diharapkan memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi keluarga.

Peternak menyampaikan bahwa usaha ternak ayam petelur di lahan pekarangan cukup membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Hal ini terutama dirasakan melalui hasil produksi telur yang dihasilkan setiap hari. "Kami akan terus berusaha merawat ayam dengan baik dan menjaga kebersihan kandang agar hasil telur tetap optimal," ujar peternak kepada Bhabinkamtibmas. Semangat peternak pun semakin meningkat berkat pendampingan yang diberikan.

Menanggapi hal tersebut, BRIPKA Mahendra Aris S. memberikan saran agar peternak memperhatikan kebersihan kandang. Ketersediaan pakan, kesehatan ayam, serta pencatatan hasil produksi secara rutin juga tidak boleh diabaikan. Menurutnya, pengelolaan yang tertib dan berkelanjutan akan membantu menjaga produktivitas ternak. Hal ini sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan dari tingkat keluarga.

Kegiatan pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lingkungan sekitar. Bhabinkamtibmas juga mengajak warga binaan untuk terus mengembangkan usaha pangan mandiri. Langkah ini disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing. Tujuannya tidak lain adalah mendukung program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. (Avs)

1,1 Kg Asal Jakarta Gagal Masuk Malang, Kurir Dibekuk di Singosari

1,1 Kg Asal Jakarta Gagal Masuk Malang, Kurir Dibekuk di Singosari
Gambar Artikel
Malang- Satresnarkoba Polres Malang Polda Jatim berhasil menggagalkan peredaran narkotika berskala besar. Seorang kurir berinisial RM (30) diringkus di wilayah Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Dari tangan tersangka, petugas menyita tiga paket sabu dengan berat total 1.159,49 gram. Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan 2.122 butir ekstasi serta 168 cartridge vape berisi cairan narkotika jenis etomidate.



Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri mengungkapkan bahwa RM diduga kuat berperan sebagai kurir lintas provinsi. Tersangka bertugas menjemput barang haram tersebut langsung dari Jakarta. Rencananya, barang itu akan diedarkan di wilayah Malang Raya dan beberapa daerah lain di Jawa Timur. "Hasil penyelidikan dan pemeriksaan sementara menunjukkan RM berperan menjemput paket dari Jakarta," ujar AKBP Rulian saat konferensi pers di Mapolres Malang, Senin (28/9/2026).



Saat ini, Tim Satresnarkoba Polres Malang masih melakukan pengembangan kasus untuk memburu bandar utama. Berdasarkan pemeriksaan awal, RM mengaku sudah tiga hingga empat kali melakoni aksi serupa. Ia mengaku mendapat imbalan sekitar Rp10 juta per pengiriman. Namun, polisi tidak langsung menelan mentah-mentah pengakuan tersebut. "Keterangan ini masih kami dalami dan sinkronkan dengan alat bukti lainnya," jelas AKBP Rulian.



Lewat pengungkapan besar ini, Polres Malang mengklaim telah menyelamatkan sedikitnya 14.564 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. AKBP Rulian juga mengimbau masyarakat untuk ikut aktif memerangi narkoba. Warga diminta melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. "Jika masyarakat menemukan indikasi peredaran narkoba, silakan hubungi hotline 110," pungkasnya.



Atas perbuatannya, RM kini mendekam di ruang tahanan Polres Malang untuk penyidikan lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain itu, ia juga dijerat juncto UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (Avs)

Polisi dan Petani Ngronggot Bersatu, Panen Jagung Jadi Momen Sinergi

Polisi dan Petani Ngronggot Bersatu, Panen Jagung Jadi Momen Sinergi
Gambar Artikel
Nganjuk- Sinergi antara Polri dan masyarakat tani kembali ditunjukkan di Kecamatan Ngronggot. Bhabinkamtibmas Polsek Ngronggot secara rutin melaksanakan sambang kepada warga yang berprofesi sebagai petani. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. Tujuannya adalah menyampaikan imbauan sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.



Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut terjun langsung ke lahan pertanian dan membantu petani memanen jagung. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat komunikasi. Selain itu, motivasi kepada para petani agar terus produktif dalam mendukung ketahanan pangan juga terus digalakkan. Para petani pun merasa lebih semangat karena mendapat dukungan langsung dari aparat.



Salah seorang petani menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Bhabinkamtibmas. "Kami merasa terbantu dan semakin semangat bertani karena Bhabinkamtibmas ikut hadir serta memberikan dukungan secara langsung," ujar petani tersebut. Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani dan peternak untuk terus menjaga semangat gotong royong. Setiap kendala yang dihadapi di lapangan diminta segera disampaikan agar bisa dicarikan solusi bersama.



"Kami siap mendukung dan membantu sesuai dengan tugas kami, sekaligus mendorong masyarakat agar terus mengembangkan potensi pertanian dan peternakan di wilayahnya," ungkap Bhabinkamtibmas. Sinergi antara Bhabinkamtibmas dengan petani dan peternak menjadi bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kehadiran Polri di tengah masyarakat, diharapkan tercipta kerja sama yang semakin kuat. Lingkungan yang aman serta sektor pertanian dan peternakan yang terus berkembang demi kesejahteraan masyarakat pun dapat terwujud. (Avs)

Polri Siap Amankan Muktamar Muhammadiyah, Kapolri Tekankan Sukses Tanpa Hambatan

Polri Siap Amankan Muktamar Muhammadiyah, Kapolri Tekankan Sukses Tanpa Hambatan
Gambar Artikel
Medan- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri akan mengawal penuh pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah. Pengecekan dan persiapan pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan sukses. Hal ini disampaikan Kapolri usai memberikan Kuliah Umum pada Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Kampus Utama UMSU, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (28/9/2026).



Kapolri menegaskan bahwa pengawalan Muktamar merupakan bagian dari komitmen Polri memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan masyarakat. Ia menyatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan terkait kesiapan pengamanan. "Tentunya kita saat ini akan mengecek dan kita mengharapkan agar perjalanan Muktamar bisa berjalan dengan aman, lancar, dan sukses," ujar Kapolri. Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Polri serius mengawal agenda besar Muhammadiyah.



Selain aspek keamanan, Kapolri berharap Muktamar Muhammadiyah melahirkan pimpinan-pimpinan yang mampu menjadi teladan. Menurutnya, Muhammadiyah memiliki rekam jejak panjang dalam membangun bangsa melalui pendidikan. Banyak tokoh dan pemimpin nasional lahir dari organisasi ini. Karena itu, keberlangsungan organisasi dan proses konsolidasinya diharapkan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.



Kapolri juga menilai mahasiswa Muhammadiyah memiliki modal penting untuk menjadi generasi penerus dan calon pemimpin masa depan. Mereka tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga dibekali nilai keimanan dan kepedulian sosial. Pada tahun akademik 2026/2027, UMSU mencatat 6.027 mahasiswa melakukan registrasi dan herregistrasi pada semester ganjil. Kapolri mengajak mahasiswa memanfaatkan masa pendidikan untuk membangun kemampuan, karakter, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.



Kapolri berharap seluruh unsur dapat bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Dengan begitu, Muktamar Muhammadiyah dapat berjalan tertib dan membawa manfaat bagi organisasi maupun bangsa Indonesia. Polri terus berkoordinasi dengan panitia dan stakeholder terkait untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar agenda besar ini sukses tanpa hambatan berarti. (Avs)

Dominasi Polri di Langit Asia, Satu Emas Dua Perak dari Indoor Skydiving 2026

Dominasi Polri di Langit Asia, Satu Emas Dua Perak dari Indoor Skydiving 2026
Gambar Artikel
Bogor- Olahraga indoor skydiving Indonesia kembali mencatatkan sejarah. Tim Terjun Payung Polri yang memperkuat Tim Nasional berhasil meraih satu medali emas dan dua medali perak pada 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet di lingkungan Polri berjalan dengan baik. Kontribusi PTP Polri dalam membawa nama bangsa di tingkat Asia pun semakin diakui.



Kejuaraan yang berlangsung 17 hingga 20 September 2026 ini digelar di Gedung Soemardhi Simulator Terjun Payung, Wind Tunnel Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor. Ajang tersebut merupakan FAI Category 1, salah satu kejuaraan tertinggi olahraga dirgantara di dunia. Indonesia sebelumnya menjadi tuan rumah kejuaraan FAI pada 1991 dan 1996. Kini, kepercayaan itu kembali datang karena Wind Tunnel Korbrimob Polri dinilai memenuhi persyaratan internasional FAI.



Ketua Komite Terjun Payung PB FASI Irvan Zuladry mengatakan kejuaraan FAI ini sangat penting bagi Indonesia. Ia mengibaratkan nilainya setara dengan cabang olahraga pada Asian Games. Perbedaannya, Asian Games adalah multi-event sedangkan FAI merupakan single-event. Capaian tahun ini pun meningkat dibandingkan 1st FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2024 di Makau yang hanya menghasilkan satu perak dan satu perunggu.



Medali emas diraih pada nomor 4 Way Formation Skydiving Open setelah Tim Indonesia mengalahkan Tim China yang sebelumnya dikenal sebagai juara dunia. Dua medali perak dipersembahkan dari nomor 4 Way Formation Skydiving Female dan 4 Way Vertical Formation Skydiving. Para atlet yang bertanding merupakan personel Polri yang tergabung dalam Tim Nasional Indonesia. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Kapolri, PTP Polri, dan Korbrimob Polri.



Irvan menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan terus melakukan continuous improvement. Peningkatan program latihan akan dilakukan lebih intensif, termasuk mendatangkan pelatih berprestasi dunia. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan dan pembinaan atlet. "Kami berkolaborasi untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah olahraga indoor skydiving," ungkapnya. Selain kejuaraan FAI, Indonesia juga menyelenggarakan International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup II Tahun 2026 yang diikuti 382 peserta dalam 156 tim. (Avs)

Curanmor di Gresik Terungkap Kilat, Motor Korban Kembali Tanpa Biaya

Curanmor di Gresik Terungkap Kilat, Motor Korban Kembali Tanpa Biaya
Gambar Artikel
Gresik- Kabar baik datang dari Mapolres Gresik. Lima unit sepeda motor hasil kejahatan curanmor akhirnya kembali ke tangan pemiliknya masing-masing. Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. Para korban pun pulang dengan wajah sumringah karena kendaraan kesayangan mereka bisa digunakan kembali untuk bekerja.



Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan Amilia, warga yang kehilangan Honda Beat saat diparkir di minimarket Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 10.50 hingga 11.10 WIB. Setelah melakukan top-up di dalam toko, ia mendapati motornya sudah tidak ada di tempat parkir. Korban tidak tinggal diam dan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.



Satreskrim Polres Gresik yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan intensif. Analisis rekaman CCTV di lokasi menjadi kunci utama dalam mengungkap identitas pelaku. Hasilnya, kurang dari dua jam setelah laporan diterima, tepatnya sekitar pukul 13.30 WIB, dua tersangka berhasil diringkus di sekitar Jalan Usman Sadar, Kecamatan Gresik. Kedua pelaku diketahui berinisial SH dan MP, warga Surabaya, yang ternyata merupakan residivis kasus serupa.



Karena sempat melakukan perlawanan saat ditangkap, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur kepada kedua pelaku. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan berbagai barang bukti kejahatan. Barang bukti tersebut meliputi delapan mata kunci, dua kunci L, satu magnet, satu kunci pas ring, dan tiga kunci motor palsu. Selain itu, disita pula satu unit Honda Beat milik korban, satu unit Honda Beat Street yang digunakan pelaku, dua ponsel, jaket, topi, helm, serta rekaman CCTV minimarket.



Petugas kemudian melakukan pengembangan terhadap keterangan kedua tersangka. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa komplotan ini diduga kuat terlibat dalam rentetan aksi curanmor di enam lokasi lain di wilayah Kabupaten Gresik. Enam TKP yang kini tengah didalami meliputi Minimarket Randuagung, depan Kantor Kecamatan Kebomas, toko di Jalan Sunan Giri, Minimarket Jalan Jawa GKB, Toko Elektronik Pangsud, dan Toko Roti GKB. Penyidik masih melakukan pendalaman, verifikasi TKP, pemeriksaan saksi dan korban, serta menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain atau jaringan penadah.



Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun atau denda kategori V. Di akhir kesempatan, AKBP Ramadhan Nasution mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta warga memastikan kendaraannya terkunci dengan baik saat diparkir di tempat umum dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam motor. Jika mengetahui atau menjadi korban kejahatan, segera lapor ke Polres Gresik, hotline 110, atau melalui program Lapor Kapolres Gresik (Cak Rama) di nomor 081188002006. (Avs)

Polisi Desa Gondang Blusukan, Petani dan Peternak Lele Curhat Langsung

Polisi Desa Gondang Blusukan, Petani dan Peternak Lele Curhat Langsung
Gambar Artikel
Pendampingan terhadap petani dan peternak di Desa Gondang terus dilakukan. Aiptu Rahmad Riyanto selaku Bhabinkamtibmas memilih blusukan ke lokasi. Ia ingin tahu kondisi nyata di lapangan. Bukan sekadar menerima laporan di kantor.



Di lahan jagung, ia berbincang akrab dengan para petani. Berbagai aspirasi dan hambatan mereka tampung dengan serius. Ia memotivasi agar potensi desa dimaksimalkan. Menurutnya, ketahanan pangan dimulai dari langkah kecil warga.



Kunjungan berlanjut ke kolam lele milik warga setempat. Peternak menyambut baik perhatian yang diberikan aparat. Mereka mengaku sering mendapat solusi saat ada kendala. Terutama soal pemeliharaan dan penjualan hasil panen.



Aiptu Rahmad menegaskan kehadirannya bukan hanya soal keamanan. Ia juga hadir untuk mendukung usaha produktif warga. Setiap masalah bisa disampaikan untuk dicarikan jalan keluar. Pendampingan ini bagian dari tugasnya sebagai pelayan masyarakat.



Lewat dialog dan sambang rutin, hubungan Polri dan warga semakin erat. Petani serta peternak merasa diperhatikan dan dilindungi. Langkah ini mendukung ketahanan pangan dari tingkat desa. (Avs)
 
⬆
Top