ads

Iklan
LATEST UPDATES

Jumat, 07 Agustus 2026

Menjaga Nadi Desa: Aipda Suratin dan Langkah Nyata Penguatan Ternak Rakyat


Nganjuk- Jika mata pencaharian adalah nadi sebuah desa, maka Aipda Suratin hadir untuk memeriksa denyut nadi itu langsung di kandang-kandang warga Desa Duren pada Sabtu (8/8). Mengusung arahan Kapolres Nganjuk, Bhabinkamtibmas ini menyambangi para peternak sapi dan kambing dengan pendekatan kekeluargaan yang cair, seraya menimbang-nimbang apakah pakan cukup, kandang bersih, atau justru ada gejala penyakit yang mengintai. Setiap sudut kandang ia amati, setiap keluhan peternak ia rekam, karena baginya menjaga ternak sama artinya dengan menjaga keberlangsungan hidup puluhan keluarga. Ini adalah pengabdian yang tak terdengar gemuruh, namun dampaknya terasa hingga ke meja makan warga.


Aipda Suratin tidak hanya bertanya, tetapi juga belajar dari pengalaman peternak senior yang sudah puluhan tahun bergelut dengan sapi perah dan kambing etawa. Ia mendapati bahwa kendala terbesar seringkali bukan pada penyakit, melainkan pada ketidakpastian harga pakan dan sulitnya mendapatkan bibit unggul. Dari diskusi itu, ia merangkum kebutuhan mendesak para peternak, seperti akses terhadap pakan murah dan pelatihan manajemen peternakan modern. Ia pun berbagi tips sederhana mengenai cara mengatasi diare pada kambing dan pentingnya vaksinasi rutin yang sering diabaikan karena biaya. Dengan gaya bicara yang bersahabat, ia berhasil mencairkan suasana dan membuat peternak terbuka menceritakan semua permasalahan mereka.


Di sela-sela pemantauan, Aipda Suratin memanfaatkan momen untuk mengkampanyekan pola peternakan berkelanjutan yang ramah lingkungan, seperti pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk organik. Ia menjelaskan bahwa kebersihan kandang bukan hanya untuk kesehatan hewan, tetapi juga untuk kenyamanan lingkungan sekitar dan mencegah penyebaran bau yang mengganggu. Peternak pun antusias menyimak, karena mereka menyadari bahwa limbah yang selama ini dianggap sampah bisa menjadi sumber pendapatan tambahan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stok air minum yang cukup, terutama saat musim kemarau tiba, agar ternak tidak stres dan produksi susu tetap lancar.


Menutup kegiatannya, Aipda Suratin menyampaikan rasa optimisnya bahwa usaha peternakan di Desa Duren memiliki potensi besar untuk tumbuh jika didukung oleh kebersamaan dan informasi yang transparan. Ia berharap para peternak tidak ragu untuk saling berbagi pengalaman dan membantu tetangga yang kesulitan, karena kekuatan utama peternakan rakyat adalah solidaritas. Ia berjanji akan terus mengawal perkembangan harga dan menyampaikan aspirasi peternak ke pihak berwenang. Dengan langkah kecil namun konsisten, Polri membuktikan diri sebagai pelindung yang hadir di setiap lini kehidupan, termasuk di balik jeruji kandang yang selama ini terlupakan. (Avs)

Posting Komentar

 

Top