ads

Iklan
LATEST UPDATES

Senin, 27 Juli 2026

Satgas Pangan Polri Kembangkan Bawang Putih di Sembalun, Lahan 534 Hektare Siap Panen


Lombok Timur- Di lereng Gunung Rinjani yang subur, Kecamatan Sembalun kini menjelma menjadi lumbung bawang putih nasional berkat sinergi antara Satgas Pangan Polri dan Kelompok Tani Pusuk Pujata. Program yang dimulai pada 2025 dengan lahan seluas 15 hektare ini kini telah melesat menjadi 534 hektare, dengan varietas unggul Sangga Sembalun dan Lumbu Putih yang mampu berproduksi 20–25 ton per hektare. Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatgas Pangan Polri, melakukan kunjungan langsung ke lokasi pada Minggu (26/7) untuk memantau perkembangan sekaligus memberikan dukungan moril kepada para petani yang telah berjuang mewujudkan swasembada bawang putih.


Irjen Pol. Helfi Assegaf menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan swasembada pangan sebagai target nasional sejak Oktober 2024. Di tengah dinamika geopolitik dunia yang penuh ketidakpastian, ketahanan pangan menjadi fondasi penting bagi ketahanan bangsa. Melalui kerja sama yang erat antara Polri dan petani, program pengembangan bawang putih di Sembalun menjadi bukti nyata bahwa Indonesia mampu mengurangi ketergantungan pada impor dan membangun kemandirian pangan dari akar rumput.


Pada Juli 2026, Satgas Pangan Polri melaksanakan panen raya di lahan seluas 105 hektare dengan progres panen mencapai 76 persen atau sekitar 73,5 hektare dan total produksi 1.470 ton. Seluruh hasil panen diproses melalui dua lantai jemur utama serta sejumlah lantai jemur milik mitra Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk menjaga kualitas hasil produksi. Langkah ini memastikan bahwa bawang putih yang dihasilkan memiliki kualitas terbaik dan siap bersaing di pasar domestik, sekaligus mengurangi tekanan impor yang selama ini membebani neraca perdagangan nasional.


Ke depan, Satgas Pangan Polri bersama Kelompok Tani Pusuk Pujata akan terus memperkuat inovasi di sektor pertanian dengan memperkenalkan varietas baru hasil uji genetik bernama HAAS. Varietas ini memiliki keunggulan dapat ditanam di berbagai ketinggian, lebih adaptif terhadap perubahan iklim, serta menghasilkan umbi yang lebih besar dibandingkan varietas sebelumnya. Dengan terobosan ini, Irjen Pol. Helfi Assegaf optimistis pengembangan bawang putih dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia, memperkuat kemandirian pangan nasional, dan mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan dunia yang tangguh dan berdaulat.(Avs)

Posting Komentar

 

Top