Jakarta- Isu keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam urusan perpajakan sempat memicu gelombang tanya di masyarakat. Polri pun angkat bicara dengan tegas: personel kepolisian yang akrab disapa Bhabin ini tidak diberi mandat untuk memungut, menilai, apalagi menagih pajak. Sinergi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tidak ubahnya kerja sama antarinstansi yang tetap menghormati sekat kewenangan masing-masing, bukan peleburan tugas.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menekankan bahwa koordinasi dengan DJP hanya sebatas ruang pembinaan masyarakat dan jejaring informasi di tingkat desa. Bhabinkamtibmas bukanlah perpanjangan tangan petugas pajak, melainkan garda terdepan kepolisian yang menjaga ketertiban sambil membangun komunikasi warga. Fungsi mereka bersifat preventif, bukan instrumen penindakan terhadap wajib pajak yang terhambat kewajibannya.
Masyarakat kerap cemas ketika mendengar kata "sinergi" karena khawatir akan muncul tumpang tindih wewenang. Namun Polri memastikan bahwa setiap langkah Bhabinkamtibmas tetap berpijak pada aturan hukum yang jelas. Mereka hadir untuk mendengar keluhan, menyampaikan informasi publik, dan menciptakan suasana kondusif, bukan untuk mengintip catatan pembayaran pajak tetangga atau menekan pelaku usaha kecil.
Yang perlu digarisbawahi, Bhabinkamtibmas sama sekali tidak dilibatkan dalam ranah pemeriksaan, penagihan, atau pengawasan kepatuhan perpajakan. Dukungan di lapangan hanya diberikan ketika petugas DJP membutuhkan stabilitas keamanan, itupun dalam koridor pendampingan yang sangat terbatas. Polri mengingatkan agar publik tidak memaknai kolaborasi ini sebagai pelimpahan wewenang pajak kepada aparat keamanan.
Pada akhirnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga tetaplah untuk fungsi pembinaan dan kemitraan, bukan sebagai alat fiskal. Isir berharap penjelasan ini meluruskan kekeliruan persepsi sekaligus menenangkan hati masyarakat. Urusan pajak tetap di tangan DJP, sedangkan Bhabinkamtibmas kembali ke panggung utamanya: menjaga harmoni sosial di akar rumput.(Avs)

Posting Komentar