Nganjuk- Polres Nganjuk menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 12 ribu liter kepada masyarakat di tiga dusun yang terdampak kekeringan di Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong, pada Rabu (26/8) sebagai respons cepat atas kondisi musim kemarau yang semakin parah. Dusun Jomblang, Dusun Ngepung, dan Dusun Sendang Gogor menjadi wilayah prioritas penyaluran karena warga di sana mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan wujud kehadiran Polri dalam membantu masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasarnya. "Air bersih disalurkan secara langsung kepada warga untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar, terutama kebutuhan rumah tangga sehari-hari," ungkap Kapolres Nganjuk di lokasi penyaluran bantuan.
Kapolres menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap persoalan sosial kemanusiaan yang muncul akibat musim kemarau panjang. "Ini menjadi bagian dari komitmen Polres Nganjuk untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan," kata AKBP Suria Miftah Irawan dengan penuh haru.
Kapolres berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban masyarakat yang selama beberapa minggu terakhir kesulitan mendapatkan air bersih untuk mandi, mencuci, dan memasak. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan air dan saling membantu warga yang terdampak kekeringan di lingkungan sekitar.
Polres Nganjuk akan terus memantau kondisi di wilayah yang mengalami kesulitan air bersih dan akan menyalurkan bantuan tambahan jika diperlukan. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian serta aksi nyata ketika masyarakat menghadapi kesulitan.
Polres Nganjuk berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, kepedulian, dan bantuan nyata bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk, terutama di saat-saat sulit seperti musim kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut. Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan dampak kekeringan dapat diminimalkan dan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. (Avs)

Posting Komentar