Pernahkah Anda merasa deg-degan menghadapi ujian teori SIM karena khawatir salah menjawab soal rambu? Di Nganjuk, kekhawatiran itu kini dijawab dengan pendekatan kekinian: petugas justru mengajak pemohon belajar lewat telepon genggam mereka sendiri. Program Polantas Menyapa dari Satlantas Polres Nganjuk pada Kamis (21/5/2026) mengubah HP menjadi alat simulasi ujian teori sebelum tes sungguhan dimulai.
Alih-alih langsung dihadapkan pada layar komputer asing, para calon pemegang SIM dibimbing petugas Satpas mengenali tampilan soal, cara menjawab, hingga memahami materi lalu lintas dasar. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyebut langkah ini sebagai bentuk pelayanan edukatif yang memanfaatkan teknologi agar masyarakat lebih siap mental. Hasilnya, pemohon tidak hanya belajar menghadapi ujian, tetapi juga mengerti etika berkendara.
Edukasi diperluas ke rambu-rambu, marka jalan, serta pentingnya konsentrasi di jalan raya. Kasat Lantas AKP Ivan Danara Oktavian menambahkan bahwa pendampingan berbasis digital ini memungkinkan belajar mandiri kapan saja. Harapannya, lulusan SIM Nganjuk bukan sekadar punya lisensi, melainkan pengendara yang benar-benar paham keselamatan berlalu lintas.(Avs)
.jpeg)
Posting Komentar