Jakarta- Pengukuhan Pengurus Pimpinan Pusat Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Masa Bakti 2026–2031 oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo di Gedung Bhakti Dharma Waspada, Rabu (29/7), menjadi tonggak awal bagi organisasi keluarga besar Polri untuk memperkuat perannya dalam pembangunan sumber daya manusia nasional. Momen ini tidak sekadar seremonial pergantian kepengurusan, melainkan panggilan strategis untuk menjawab berbagai tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari transformasi digital, kecerdasan buatan, hingga keamanan siber. Dengan pengukuhan ini, KBPP Polri siap menjadi mitra strategis Polri dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Wakapolri dalam arahannya menegaskan bahwa dunia saat ini menghadapi perubahan yang sangat dinamis, sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, berintegritas, dan memiliki karakter kebangsaan yang kokoh. Ia menyoroti pentingnya KBPP Polri untuk terus berinovasi dan menghadirkan program-program yang mampu memperkuat literasi digital, kepedulian sosial, serta kewirausahaan di kalangan keluarga besar Polri. Dengan pendekatan human-centered policing dan evidence-based policing yang tengah dijalankan Polri, KBPP Polri diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam membangun karakter generasi muda yang siap menghadapi era disruptif.
Ketua Umum KBPP Polri AH Bimo Suryono memaparkan bahwa kepengurusan baru telah mengantongi pengesahan dari Kementerian Hukum, sehingga memiliki landasan legal yang kuat untuk menjalankan organisasi secara profesional dan akuntabel. Ia memperkenalkan jajaran pengurus inti yang berasal dari beragam latar belakang profesi, mulai dari pemerintahan, akademisi, dunia usaha, hingga tokoh muda keluarga besar Polri. Keberagaman ini, menurutnya, menjadi modal besar bagi KBPP Polri untuk membangun kolaborasi lintas sektor, menghadirkan gagasan segar, serta memperluas kontribusi organisasi bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Wakapolri menyampaikan tiga arah kebijakan utama bagi kepengurusan baru, yakni penguatan pemberdayaan ekonomi keluarga besar Polri melalui UMKM dan kewirausahaan, pembangunan tata kelola organisasi yang profesional dan berbasis digital, serta penguatan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen tinggi, KBPP Polri diharapkan mampu menjadi rumah bersama yang produktif bagi putra-putri keluarga besar Polri untuk berkarya dan mengabdi. Wakapolri optimistis bahwa dengan pengukuhan ini, KBPP Polri akan semakin maju dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.(Avs)
.jpeg)
Posting Komentar