ads

Iklan
LATEST UPDATES

Jumat, 31 Juli 2026

Dari Polybag ke Ratusan, Bhabinkamtibmas Jatipunggur Saksikan Keajaiban Pekarangan Kecil


Jatipunggur- Sabtu pagi, 1 Agustus 2026, menjadi saksi kebanggaan bagi Bripka Agung saat ia melangkah di antara deretan polybag yang kini memenuhi pekarangan rumah warga binaannya. Bhabinkamtibmas Desa Jatipunggur Polsek Patianrowo itu datang bukan sekadar memantau, tetapi untuk memberi penghormatan pada perjuangan seorang warga yang berhasil mengubah lahan sempit menjadi sumber kehidupan. Berawal dari hanya 10 hingga 20 polybag, kini hamparan hijau kangkung menyambutnya dengan subur di sekitar 10 petak lahan.


Ketika mengamati setiap barisan polybag, Bripka Agung tersenyum puas melihat kerapian penataan dan keseragaman ukuran tanaman kangkung yang siap panen. Ia berbincang santai dengan pemilik lahan, menggali cerita tentang perjalanan dari sekadar hobi memenuhi kebutuhan dapur hingga menjadi usaha kecil yang kini dilirik tetangga. Semangat warga itu, kata Bripka Agung, adalah bukti bahwa ketahanan pangan tidak selalu membutuhkan lahan luas, tetapi kemauan dan konsistensi.


Pemilik lahan mengaku tidak pernah membayangkan bahwa polybag-polybag kecil yang ia rawat setiap pagi dan sore akan tumbuh menjadi ratusan dan menghasilkan panen berkualitas. "Kangkung saya sering dibeli warga karena segar dan tidak pakai pestisida berlebihan," ujarnya dengan bangga. Ia juga mengatakan bahwa hasil panennya kini cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menambah pemasukan harian yang signifikan.


Bripka Agung memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan mengajak warga lain untuk meniru langkah kecil yang berdampak besar ini. Menurutnya, pekarangan rumah adalah aset terpendam yang sering diabaikan, padahal dengan sentuhan kreativitas dan perawatan rutin, ia bisa menjadi lumbung pangan mandiri. Ia juga berjanji akan terus mendampingi warga yang ingin memulai program serupa, termasuk membantu menyediakan bibit dan polybag bagi yang membutuhkan.


Di akhir kunjungan, petani pekarangan itu bertekad untuk terus mengembangkan usahanya, bahkan berencana menambah varietas sayuran lain seperti bayam dan sawi. Ia juga ingin mengajak tetangga-tetangganya untuk bergabung membentuk kelompok tani pekarangan agar bisa saling berbagi ilmu dan pemasaran. Dengan semangat yang menyala, ia percaya bahwa Sabtu pagi yang cerah ini adalah awal dari gerakan ketahanan pangan yang akan mengubah wajah Jatipunggur menjadi desa yang mandiri dan sejahtera.(Avs)

Posting Komentar

 

Top