Nganjuk- Kebersihan lahan dan sanitasi menjadi pesan penting yang disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Senjayan, Aiptu Suyanto, saat melaksanakan pemantauan tanaman kobis dan sawi pada Sabtu (11/7/2026) sesuai arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan. Bhabinkamtibmas tidak hanya memantau kondisi tanaman, tetapi juga mengedukasi petani tentang pentingnya menjaga kebersihan lahan dari gulma dan sisa-sisa tanaman yang dapat menjadi sarang hama dan penyakit. Langkah sederhana ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan tanaman dan kualitas hasil panen.
Kapolres Nganjuk menjelaskan bahwa lahan yang bersih dan terawat akan menciptakan lingkungan yang tidak mendukung perkembangan hama dan penyakit. Petani yang disiplin dalam membersihkan lahan dari gulma dan tanaman sakit akan memiliki risiko gagal panen yang lebih rendah. Melalui pendampingan rutin, Polri membantu petani memahami hubungan antara kebersihan lahan dan produktivitas tanaman, sehingga mereka termotivasi untuk menerapkan praktik sanitasi yang baik.
Aiptu Suyanto dalam kunjungannya memberikan contoh nyata tentang cara membersihkan lahan dan mengelola sisa-sisa tanaman secara efektif. Kapolsek Gondang AKP Sugino menambahkan bahwa kebersihan lahan adalah fondasi dari pertanian yang sehat dan berkelanjutan. Petani yang menjaga kebersihan lahan tidak hanya mendapatkan hasil panen yang lebih baik, tetapi juga mengurangi biaya pengendalian hama yang seringkali mahal.
Desa Senjayan diharapkan menjadi percontohan dalam penerapan sanitasi lahan yang baik di wilayah Nganjuk. Dengan kobis dan sawi yang tumbuh di lahan bersih dan sehat, petani dapat menikmati panen yang berkualitas dan bernilai jual tinggi. Pendampingan Polri melalui Bhabinkamtibmas menjadi bukti bahwa pertanian yang berkelanjutan dimulai dari kebersihan dan perawatan yang konsisten, dimulai dari hal-hal kecil namun berdampak besar.(Avs)
.jpeg)
Posting Komentar