Semarang- Di balik predikat Ati Trengginas yang disandang Adnan Kasweri dalam Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58, Jumat (10/7), terdapat keringat dan pengorbanan seorang ayah yang bekerja sebagai kuli bangunan. Sudaryo, ayah Adnan asal Bangka Belitung, mengikuti seluruh proses perjuangan putranya dari awal hingga akhir dengan penuh keyakinan dan harapan. Ketika nama Adnan diumumkan sebagai penerima penghargaan di Lapangan Bhayangkara, Semarang, rasa bangga dan haru menyelimuti hati Sudaryo yang selama bertahun-tahun membanting tulang demi masa depan anaknya.
Adnan mencatatkan nilai jasmani dan kesehatan kelulusan sebesar 93,64, menjadikannya salah satu lulusan terbaik di angkatannya. Prestasi ini tidak terlepas dari dukungan penuh sang ayah yang terus memberikan semangat meskipun dalam keterbatasan ekonomi. "Saya mengikuti proses anak saya dari awal sampai akhir. Walaupun dengan segala keterbatasan, saya yakin proses rekrutmen ini benar-benar asli dan murni. Itulah yang saya rasakan," ungkap Sudaryo dengan suara bergetar haru. Keyakinan inilah yang menjadi modal utama bagi Adnan untuk terus melangkah tanpa ragu.
Adnan mengakui bahwa ia sempat merasa minder dengan latar belakang keluarganya di tengah persaingan seleksi yang ketat. Namun, pesan motivasi dari para pimpinan Polri seperti Komjen Pol. Syahardiantono dan Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengubah pandangannya. Mereka menekankan agar Adnan tidak pernah rendah diri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. "Saya sempat minder karena orang tua saya buruh harian. Tapi saya diberi semangat agar tidak minder dan diminta menunjukkan kemampuan yang saya miliki," kenang Adnan, yang hobi bermain bola voli menjadi salah satu ajang pembuktian dirinya.
Kisah Adnan dan Sudaryo adalah simbol dari perjuangan keluarga sederhana yang berhasil menembus batas-batas sosial. Polri melalui sistem rekrutmen BETAH membuktikan bahwa setiap anak bangsa berhak bermimpi dan meraih prestasi tanpa memandang status orang tua. Keringat kuli bangunan yang mengucur setiap hari kini berbuah menjadi kebanggaan yang tak terhingga, karena putranya kini resmi menjadi perwira Polri dengan predikat terbaik. Semangat inilah yang akan terus menginspirasi generasi muda Indonesia untuk tidak pernah menyerah pada keadaan.(Avs)
.jpeg)
Posting Komentar