Inggris- Diaspora Papua yang menempuh pendidikan di Inggris menggelar Focus Group Discussion bertajuk "Papua Transformation Steps Together with Indonesia Towards Golden Indonesia 2045" di University of Bradford pada Juli 2026. Kegiatan yang menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa Papua di luar negeri ini bertujuan membahas berbagai tantangan dan peluang pembangunan Papua dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. Diskusi yang berlangsung dalam suasana akademis dan konstruktif ini menghadirkan perspektif segar dari putra-putri Papua yang sedang mendalami ilmu di kancah internasional.
Steve Mara, mahasiswa doktoral (Ph.D.) di University of Bradford, menyampaikan bahwa salah satu tantangan pembangunan Papua saat ini bukan hanya berkaitan dengan aspek ekonomi maupun infrastruktur, tetapi juga menyangkut cara masyarakat memaknai dan menyaring informasi yang diterima. Ia menekankan bahwa kemampuan masyarakat dalam memahami dan memverifikasi informasi menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan Papua. Pandangan ini menjadi salah satu poin krusial yang dibahas dalam diskusi, mengingat arus informasi yang semakin deras membutuhkan kecerdasan literasi dari masyarakat untuk dapat memanfaatkannya secara positif.
Turut hadir dalam diskusi tersebut mahasiswa doktoral internasional dari beberapa negara yang ikut memberikan pandangan tentang pembangunan Papua bersama Indonesia. Para peserta internasional menyampaikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Indonesia dalam mendorong pembangunan Papua di berbagai bidang, termasuk infrastruktur, pendidikan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kehadiran mereka dalam diskusi ini menunjukkan bahwa isu pembangunan Papua mendapat perhatian tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari komunitas akademik global yang tertarik pada perkembangan wilayah timur Indonesia tersebut.
Melalui FGD ini, diaspora Papua di Inggris diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pembangunan tanah air melalui pemikiran kritis dan rekomendasi strategis yang mereka hasilkan dari studi dan pengalaman di luar negeri. Diskusi lintas budaya dan lintas disiplin ilmu ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap masa depan Papua tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari putra-putri terbaiknya yang sedang menimba ilmu di mancanegara. Semangat kolaborasi dan inovasi yang tumbuh dalam forum ini diharapkan menjadi energi positif bagi percepatan pembangunan Papua menuju Indonesia Emas 2045. (Avs)

Posting Komentar