Bayangkan Anda sedang asyik mencabut rumput di sawah, hanya beberapa meter dari motor yang terparkir. Tanpa Anda sadari, seseorang sudah mendekat, menghidupkan mesin, dan melaju pergi. Atau bayangkan Anda sedang menonton televisi di ruang tamu, sementara motor di teras rumah dengan kunci masih menancap tiba-tiba hilang. Inilah yang dialami belasan warga di Kabupaten Madiun. Polres Madiun Polda Jatim akhirnya berhasil meringkus dua tersangka spesialis "kunci tancap", SDR (50) dan STR (23), pada Selasa (14/4/2026). Keduanya adalah pemuda asli Madiun yang beraksi di lima kecamatan.
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menjelaskan bahwa SDR (50) mengkhususkan diri di area persawahan. Dengan berjalan kaki, ia menyusuri pematang dan memantau motor yang terparkir sembarangan. Jika kunci kontak masih menancap dan pemiliknya sedang bekerja, motor langsung dibawa kabur. Sementara itu, STR (23) lebih menyukai teras rumah. Ia datang dengan modus naik ojek online agar tidak menarik perhatian, lalu mengambil motor yang kuncinya masih melekat. Total, SDR menjarah 6 tempat kejadian perkara (TKP): 2 di Mejayan, 2 di Balerejo, 2 di Pilangkenceng. STR menjarah 6 TKP: 2 di Saradan, 3 di Wonoasri, 1 di Balerejo.
Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, yang ancaman hukumannya 5 tahun penjara atau denda Rp500 juta. Kapolres Madiun menegaskan bahwa hukuman berat ini diharapkan memberikan efek jera, sekaligus menjadi peringatan bagi siapa pun yang berniat melakukan aksi serupa. "Kejahatan seperti ini sangat merugikan masyarakat, terutama petani yang mengandalkan motor sebagai alat transportasi utama mereka," ujar AKBP Kemas.
Kapolres Madiun mengimbau seluruh masyarakat untuk segera mengubah kebiasaan buruk meninggalkan kunci di kendaraan. "Jangan pernah meninggalkan kunci di kendaraan bermotor, sekalipun Anda hanya turun sebentar. Gunakan kunci ganda dan parkirlah di tempat yang aman," pungkas AKBP Kemas Indra Natanegara. Polres Madiun juga mengingatkan bahwa para pelaku kejahatan selalu mengamati kebiasaan korban sebelum bertindak. Dengan mencabut kunci setiap kali turun dari motor, Anda sudah memotong satu mata rantai kejahatan. Sawah dan teras rumah akan kembali aman jika warga waspada.(Avs)

Posting Komentar