ads

Iklan
LATEST UPDATES

Selasa, 07 April 2026

Bukan Sekadar Prestasi, Ini Standar Baru Pelayanan Polisi di Sidoarjo


Ketika Ombudsman RI memberikan nilai 89,36 dengan kategori sangat baik (A) kepada Polresta Sidoarjo, itu berarti institusi kepolisian di wilayah ini telah berhasil menciptakan standar pelayanan yang patut dicontoh. Hasil penilaian mal administrasi pelayanan publik tahun 2025 ini langsung mengangkat Polresta Sidoarjo sebagai salah satu satuan wilayah terbaik, hanya diikuti oleh Polres Bojonegoro dengan nilai 88,66. Penghargaan tersebut secara resmi diserahkan oleh Triyoga Muhtar Habibi dari Ombudsman RI Jawa Timur kepada Karo Rena Polda Jatim Kombes Pol Harries Budiharto dan Wakapolresta Sidoarjo AKBP Mohammad Zainur Rofik, bertempat di Ruang Biro Rena Polda Jawa Timur pada Selasa (7/4/2026). Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa pelayanan publik di lingkungan kepolisian tidak lagi sekadar urusan administrasi, tetapi telah bertransformasi menjadi kebutuhan yang diukur dan diawasi secara ketat.

Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Karo Rena Polda Jatim Kombes Pol Harries Budiharto menekankan bahwa penilaian Ombudsman memiliki bobot yang sangat penting bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh jajaran Polda Jawa Timur. Ia menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini bukanlah sekadar ajang seremonial, melainkan sebuah bentuk pengawasan yang konstruktif sekaligus upaya pencegahan terhadap maladministrasi. Menurutnya, nilai 89,36 yang diraih Polresta Sidoarjo mencerminkan keseriusan institusi dalam menghadirkan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan sungguh-sungguh berorientasi pada kepuasan masyarakat. Kombes Harries juga mengingatkan bahwa menjaga kepercayaan publik jauh lebih sulit daripada meraihnya, sehingga evaluasi berkelanjutan menjadi keniscayaan.

Wakapolresta Sidoarjo AKBP Mohammad Zainur Rofik yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi yang tulus atas penilaian objektif dan konstruktif yang diberikan Ombudsman RI. Ia mengakui bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh personel Polresta Sidoarjo yang telah bekerja keras memperbaiki wajah pelayanan publik. Penghargaan tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa langkah-langkah pembenahan yang selama ini dijalankan mulai membuahkan hasil nyata di mata masyarakat dan lembaga pengawas eksternal. Namun demikian, ia juga sadar bahwa predikat sangat baik ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan ke depannya.

Polresta Sidoarjo kini tengah menyusun strategi baru untuk memastikan bahwa capaian ini tidak hanya menjadi kenangan manis sesaat. Rencana ke depan meliputi peningkatan sarana dan prasarana pelayanan, penyederhanaan prosedur yang selama ini dianggap berbelit, serta penguatan integritas dan profesionalisme setiap anggota di lapangan. Wakapolresta dengan tegas menyatakan bahwa penghargaan dari Ombudsman ini menjadi motivasi terbesar bagi seluruh jajarannya untuk terus berinovasi dan tidak pernah puas dengan status quo. Bagi masyarakat Sidoarjo, ini adalah kabar baik yang menjanjikan pelayanan kepolisian yang makin manusiawi, cepat, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan warga.(Avs)

Posting Komentar

 

Top