ads

Iklan
LATEST UPDATES

Selasa, 05 Mei 2026

Kapolres Nganjuk dan PPDI Genggam Tangan: Dua Isu Besar Jadi Prioritas di Wilangan


Pertemuan di Dusun Dawuhan, Desa Mancon, Kecamatan Wilangan pada Selasa (5/5/2026) bukan sekadar acara minum teh bersama. Di balik suasana ramah tamah itu, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan dan jajarannya duduk satu meja dengan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Nganjuk untuk membangun aliansi strategis melawan dua ancaman besar: kerawanan kamtibmas dan peredaran minuman keras. Ini adalah bukti bahwa menjaga keamanan tidak bisa dilakukan sendiri, butuh kekuatan kolektif dari seluruh elemen desa.

Mengapa sinergi dengan perangkat desa menjadi sangat krusial? Kapolres Nganjuk menegaskan dalam forum tersebut bahwa polisi memiliki keterbatasan jumlah dan jangkauan. Sementara itu, perangkat desa hadir setiap hari di tengah warga, mengetahui setiap dinamika dari sisi terdekat. Dengan memperkuat komunikasi melalui PPDI, Polres Nganjuk berharap laporan tentang potensi gangguan kamtibmas bisa lebih cepat diterima dan diantisipasi. Ketua PPDI Kabupaten Nganjuk, Soim Rohani, menyambut baik ajakan ini dan langsung menyoroti dua hal yang menurutnya paling mendesak: pertama, pemantapan sinergi pengamanan lingkungan, kedua, langkah antisipatif terhadap peredaran miras yang kerap memicu konflik.

Dalam diskusi yang hangat namun serius, Soim Rohani mengungkapkan bahwa perangkat desa selama ini sering menjadi tempat pertama warga mengadu ketika terjadi keributan yang dipicu minuman keras. Karena itu, ia memandang perlunya edukasi berkelanjutan serta kesepakatan bersama antara polisi, desa, dan PPDI untuk membatasi akses miras di tingkat warung dan toko kecil. Kapolres Nganjuk merespons positif, menjanjikan pendampingan hukum dan patroli rutin di titik-titik rawan yang telah diidentifikasi oleh para perangkat desa.

Melalui silaturahmi ini, hubungan harmonis antara Polres Nganjuk dan ribuan perangkat desa di seluruh kabupaten tidak hanya terjaga, tetapi juga diperkuat dengan agenda konkret. Soim Rohani menegaskan PPDI siap menjadi mata dan telinga kepolisian, sekaligus menjadi corong edukasi bagi warganya. Dengan kolaborasi seperti ini, Nganjuk tidak hanya aman dari kejahatan, tetapi juga sehat dari budaya minuman keras yang merusak tatanan sosial.(Avs)

Posting Komentar

 

Top