ads

Iklan
LATEST UPDATES

Rabu, 13 Mei 2026

Bukan Sekadar Pelatihan, Polda Jatim Tanamkan Darah Anti Korupsi ke Seluruh Personel


Gedung Mahameru Polda Jatim pada Selasa (12/5/2026) berubah menjadi pusat pembentukan karakter anti korupsi bagi ratusan perwira kepolisian dari seluruh jajaran Jawa Timur. Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas, dan Anti Korupsi (Pelatnas) yang diinisiasi Kortas Tipidkor Polri ini diikuti oleh Kapolres, Wakapolres, Kapolsek, Kasatfung, hingga Kasubdit secara menyeluruh. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing menegaskan bahwa budaya anti korupsi tidak bisa tumbuh sendiri, tetapi harus sengaja ditanamkan melalui pelatihan intensif seperti ini. Ia menyebut Polri memiliki posisi strategis sebagai aparat penegak hukum yang juga menangani tindak pidana korupsi, sehingga integritas internal adalah harga mati.

Kombes Roy mengungkapkan bahwa membangun institusi yang bersih membutuhkan komitmen kolektif dari seluruh anggota, bukan hanya dari pimpinan puncak. Pelatnas ini dirancang untuk memastikan bahwa nilai-nilai integritas meresap hingga ke tingkat paling bawah, karena korupsi sering kali bermula dari kebiasaan kecil yang dibiarkan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam menciptakan tata kelola yang berintegritas demi mendukung kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Kehadiran pejabat utama hingga jajaran Polres secara menyeluruh menjadi bukti keseriusan Polda Jatim dalam memberantas benih-benih korupsi dari dalam tubuh sendiri.

Kombes Roy juga mengingatkan seluruh peserta bahwa semangat "Jogo Jatim" harus menyatu dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari. Menurutnya, Jogo Jatim bukan sekadar slogan kosong, melainkan tanggung jawab nyata untuk memastikan masyarakat merasa aman, ekonomi tetap tumbuh, dan investor nyaman berusaha di Jawa Timur. Korupsi adalah musuh utama dari semua itu, karena perilaku korup merusak kepercayaan publik dan menghambat investasi. Oleh karena itu, pelatihan integritas ini menjadi fondasi penting bagi terwujudnya Jawa Timur yang aman dan sejahtera.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga nilai integritas dapat diterapkan secara utuh di lingkungan Polda Jawa Timur. Setelah kembali ke satuan masing-masing, setiap peserta diwajibkan menularkan pengetahuan dan semangat anti korupsi kepada anggota lainnya. Dari Gedung Mahameru, gelombang perubahan integritas mulai menyebar ke seluruh penjuru Jawa Timur, membuktikan bahwa Polda Jatim serius membangun budaya bersih dari dalam sebelum menegakkan hukum ke luar. (Avs)

Posting Komentar

 

Top