Jakarta Pusat menjadi saksi sebuah pertemuan inspiratif antara aparat penegak hukum dan generasi penerus bangsa. Acara buka puasa bersama yang dihelat PB SEMMI di Hotel Aryaduta pada Kamis malam dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Jenderal Sigit menyebut kegiatan ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah simpul penguat silaturahmi yang memiliki dampak besar bagi persatuan bangsa. Ia mengajak seluruh elemen untuk terus bergerak bersama, bahu-membahu mengisi kemerdekaan dengan pembangunan yang berkelanjutan. Kebersamaan di meja makan berbuka menjadi simbol eratnya hubungan sipil dan militer.
Dalam sambutannya yang hangat, Kapolri menyadari posisi strategis Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga kamtibmas dan menegakkan hukum. Namun, ia juga menegaskan bahwa tugas berat tersebut tidak akan optimal tanpa partisipasi aktif dari masyarakat, khususnya kalangan aktivis. Ia mengajak PB SEMMI untuk terus memberikan masukan konstruktif bagi perbaikan kinerja Polri, agar institusi ini benar-benar menjelma menjadi "civilian police" yang dicita-citakan. Aspirasi dari akar rumput, kata Sigit, adalah bahan bakar bagi reformasi internal yang berkelanjutan.
Jenderal Sigit juga tidak lupa menyinggung peran mahasiswa dalam mengawal kebijakan pemerintah di kancah internasional. Ia meminta dukungan dari SEMMI untuk berbagai upaya diplomasi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Dari diplomasi perdagangan hingga upaya menjaga perdamaian dunia, semua membutuhkan dukungan moral dari rakyat Indonesia. Menurutnya, dengan soliditas internal yang kuat, Indonesia dapat menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif dan disegani.
Mengakhiri sesinya, Kapolri mengajak para mahasiswa untuk memandang jauh ke depan, menyongsong era bonus demografi. Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki kesempatan besar untuk bertransformasi menjadi negara maju jika sumber daya manusianya dipersiapkan dengan matang. Masa depan kepemimpinan bangsa, mulai dari level daerah hingga nasional, ada di pundak generasi muda yang kini duduk di bangku kuliah dan organisasi. Jenderal Sigit berpesan agar momentum Indonesia Emas 2045 tidak disia-siakan, dan semua pihak harus mulai bekerja keras dari sekarang untuk mewujudkannya.(Avs)
Posting Komentar