Kabar gembira menyambut pemudik tahun ini hadir dari jalur tol lintas timur. Ruas Tol Prosiwangi akan dioperasikan secara fungsional selama 14 hingga 29 Maret 2026, tepat pada puncak arus mudik Lebaran. Namun, di balik kemudahan itu, Polres Probolinggo justru meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kepadatan di sejumlah titik. Berbagai skenario pengaturan lalu lintas telah disiapkan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, terutama di pintu keluar tol yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata dan permukiman.
Kapolres Probolinggo menegaskan bahwa kesiapan armada dan personel menjadi prioritas utama dalam Operasi Ketupat Semeru 2026. Seluruh kendaraan operasional dipastikan dalam kondisi prima agar petugas bisa bergerak cepat saat dibutuhkan. Selain itu, empat pos pelayanan dan pengamanan telah didirikan di titik-titik krusial. Mulai dari Pos Terpadu Kraksaan yang menjadi pusat komando, hingga pos di Gending dan Paiton yang siap siaga melayani masyarakat 24 jam.
Tak hanya mengatur lalu lintas, pos-pos tersebut juga difungsikan sebagai tempat istirahat bagi pemudik. Polres Probolinggo mengimbau para pengendara untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah. Singgah sejenak di posko untuk memulihkan tenaga bukanlah buang waktu, melainkan investasi keselamatan. Dengan begitu, perjalanan mudik tidak hanya lancar, tetapi juga selamat sampai tujuan. (Avs)

Posting Komentar