ads

Iklan
LATEST UPDATES

Jumat, 06 Maret 2026

Kapolres Bojonegoro: Dai dan Pendeta Adalah Pilar Utama Kerukunan Umat Beragama


Di tengah kekhusyukan menjalani ibadah puasa Ramadan 1447 H, suasana guyub rukun justru semakin terasa di Kabupaten Bojonegoro. Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menyebut bahwa kondisi damai ini tidak lepas dari peran aktif para tokoh agama, khususnya Dai dan Pendeta Kamtibmas, yang terus menyebarkan pesan-pesan kasih sayang kepada umat. Pada Sabtu (7/3/2026), ia secara khusus mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus merawat harmoni dan mendoakan agar situasi keamanan, baik di tingkat nasional maupun internasional, senantiasa kondusif.

Menurut AKBP Afrian, para dai dan pendeta yang tergabung dalam program Kamtibmas memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi antara aparat keamanan dan warga. Mereka tidak hanya menyampaikan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menanamkan semangat toleransi di tengah perbedaan. Hingga hari ke-16 Ramadan ini, ia menilai masyarakat Bojonegoro telah menunjukkan kedewasaan dalam bersikap, saling menghormati antarumat beragama saat menjalankan ibadah. "Ini bukti nyata bahwa kerukunan bisa terwujud jika semua pihak bergandengan tangan," ujarnya penuh apresiasi.

Sebelumnya, Polres Bojonegoro Polda Jatim telah menggelar silaturahmi Ramadan bersama para Dai dan Pendeta Kamtibmas di Gedung AP I Rawi Mapolres Bojonegoro pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan bertema "Bersama Membangun Negeri, Polri Untuk Masyarakat" ini dihadiri Wakapolres, pejabat utama Polres, serta tokoh agama lintas iman. Kapolres juga memohon doa dan dukungan untuk kelancaran Operasi Ketupat Semeru 2026 yang akan dimulai 13 Maret mendatang. Sementara itu, Ketua Dai Kamtibmas KH. Alamul Huda Masyhur dalam tausiyahnya mengibaratkan persatuan seperti ikatan sapu lidi yang kokoh, mengajak semua elemen bersatu mewujudkan Bojonegoro yang bahagia dan damai.(Avs)

Posting Komentar

 

Top