Di balik euforia arus balik Lebaran 2026 yang mulai meningkat signifikan, terdapat kabar baik dari sektor keselamatan jalan raya. Memasuki hari ke-13 Operasi Ketupat 2026, Polri mencatat adanya tren positif berupa menurunnya angka fatalitas kecelakaan dibandingkan periode sebelumnya, berkat kombinasi antara penegakan hukum elektronik dan kesadaran masyarakat yang mulai terbentuk. Dengan total 226 kejadian kecelakaan yang didominasi luka ringan, angka ini menunjukkan bahwa upaya preventif yang masif mulai menunjukkan hasil di tengah padatnya jalur mudik dan balik.
Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, selaku Juru Bicara Satgas Humas, mengungkapkan bahwa penindakan tidak dilakukan secara represif semata. Sepanjang hari ke-13 operasi, tercatat hanya 10 pelanggaran melalui sistem ETLE dan 27 teguran yang diberikan kepada pengguna jalan. Polri lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif, mengingat esensi Operasi Ketupat adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang merayakan hari raya. Data ini menunjukkan bahwa mayoritas pemudik telah mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan.
Dari sisi volume kendaraan, terjadi dinamika menarik di mana kendaraan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai 135.724 unit atau menurun 11,98 persen dibanding tahun lalu. Sebaliknya, arus yang masuk ke Jakarta melonjak drastis hingga 256.338 kendaraan. Polri menilai peningkatan ini sebagai indikasi bahwa puncak arus balik telah tiba, dan masyarakat diminta untuk mengatur waktu tempuh dengan bijak. Kebijakan WFA yang diberlakukan dinilai cukup efektif untuk mendispersi kepadatan agar tidak menumpuk di satu titik waktu tertentu.
Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik hingga seluruh rangkaian Operasi Ketupat 2026 berakhir. Masyarakat yang masih dalam perjalanan diimbau untuk mengutamakan keselamatan, memanfaatkan tempat istirahat dengan baik, dan segera melapor ke call center 110 jika menemui kendala di lapangan. Dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Polri berharap seluruh elemen masyarakat dapat berkontribusi menjaga kondusivitas hingga benar-benar tiba di tujuan dengan selamat. (Avs)

Posting Komentar