Satpas Polres Nganjuk kembali menghadirkan pelayanan berbasis empati dengan memberikan pendampingan kepada pemohon SIM lansia.
Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya menjalankan prosedur administratif, tetapi juga memastikan pemohon memahami setiap tahapan yang harus dilalui.
Program Polantas Menyapa menjadi wadah implementasi pelayanan yang lebih komunikatif dan persuasif kepada masyarakat.
Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktavian, menyatakan bahwa pendekatan humanis merupakan bagian penting dari reformasi pelayanan publik di bidang lalu lintas.
Pendampingan dilakukan sejak tahap pendaftaran, pengisian data, hingga pelaksanaan ujian teori dan praktik. Petugas membantu menjelaskan cara penggunaan perangkat ujian agar lansia tidak merasa kesulitan.
Dengan adanya pendampingan ini, pemohon lansia dapat mengikuti ujian dengan lebih percaya diri dan nyaman.
Satpas Polres Nganjuk berharap langkah ini dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa SIM adalah bukti kelayakan dan tanggung jawab dalam berkendara.

Posting Komentar