ads

Iklan
LATEST UPDATES

Senin, 27 April 2026

Bhabinkamtibmas Ngadirejo: Dari Pohon Pepaya di Pekarangan, Ketahanan Pangan Keluarga Terjaga


Selasa (28/4/2026) menjadi hari yang istimewa bagi warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Warujayeng, Nganjuk, karena Bhabinkamtibmas setempat, BRIGPOL Risky Munfarida, memantau langsung lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang ditanami pohon pepaya. Pemantauan ini bukan sekadar inspeksi rutin, melainkan upaya nyata memastikan bahwa setiap keluarga yang sudah menanam pepaya dapat memanen buah bergizi dari halaman rumah mereka sendiri. Program ini menjadi bagian dari gerakan nasional ketahanan pangan yang dikawal Polri hingga tingkat desa, membuktikan bahwa polisi bisa menjadi mitra tani yang handal. Pepaya dipilih karena mudah dibudidayakan, tidak memerlukan perawatan rumit, dan memiliki nilai gizi tinggi untuk konsumsi harian keluarga.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan adalah bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat keluarga. Melalui pendampingan langsung kepada warga, Polri ingin memastikan setiap potensi lahan, sekecil apa pun, dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan sumber pangan yang bergizi dan berkelanjutan. Tanaman pepaya menjadi pilihan strategis karena masa panennya yang berkelanjutan; begitu pohon mulai berbuah, keluarga bisa memanen pepaya setiap minggu tanpa harus menanam ulang. Ini solusi jangka panjang yang hemat tenaga dan biaya.

Di lapangan, BRIGPOL Risky Munfarida tidak hanya memeriksa kesehatan pohon pepaya, tetapi juga berdialog hangat dengan warga tentang kendala yang dihadapi, mulai dari serangan hama kutu daun hingga cara pemupukan yang benar. Ia memberikan motivasi agar warga tidak mudah menyerah jika ada pohon yang mati, karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar berkebun. Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi, S.H., mendukung penuh langkah ini dan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong seluruh Bhabinkamtibmas di wilayahnya untuk aktif menjadi penggerak ketahanan pangan. Menurutnya, pendampingan seperti ini tidak hanya menghasilkan buah pepaya, tetapi juga buah kepercayaan antara polisi dan warga.

Melalui kegiatan pemantauan yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat Desa Ngadirejo semakin sadar akan pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Bukan hanya pepaya, ke depan warga juga didorong menanam tanaman produktif lain seperti pisang atau sayuran. Polsek Warujayeng berkomitmen untuk menjadikan program ini sebagai contoh bagi desa-desa lain di Nganjuk, karena jika setiap rumah memiliki setidaknya dua pohon pepaya, kebutuhan vitamin keluarga akan tercukupi tanpa belanja mahal. Inilah polisi modern: menjaga perut rakyat, bukan hanya menjaga keamanan.(Avs)

Posting Komentar

 

Top