Saat sebagian besar orang larut dalam kebahagiaan momen Lebaran bersama keluarga, berbeda cerita dengan jajaran Polres Probolinggo yang justru memilih posisi di kawasan terdingin Kabupaten Probolinggo. Mereka menyusuri jalur menuju Gunung Bromo, tepatnya di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, dengan misi tunggal: memastikan setiap pengunjung pulang dengan selamat. Patroli yang dipimpin Kapolsek Sukapura, AKP Ardhi Bita Kumala ini menjadi penanda bahwa keamanan wisata tak boleh lenggang meski sedang libur nasional.
Cuaca ekstrem yang kerap berganti dalam sekejap menjadi tantangan tersendiri yang disampaikan langsung oleh AKP Ardhi kepada para pelancong. Dalam imbauannya, ia menyoroti bahaya kabut yang menurunkan jarak pandang hingga hampar nol meter serta jalanan menurun yang licin karena embun. "Kami minta pengguna jalan untuk waspada ekstra, karena di sini kondisi berubah cepat," tegasnya sambil terus memantau arus kendaraan yang mayoritas adalah kendaraan roda empat dari luar kota.
Peran kepolisian di Bromo kali ini tak sekadar mengatur lalu lintas, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan rasa aman. AKBP M. Wahyudin Latif, Kapolres Probolinggo, menegaskan bahwa visi pengamanan ini lahir dari filosofi bahwa polri adalah pelindung, pengayom, dan pelayan. Ia menyebutkan bahwa seluruh personel di lapangan mendapat arahan untuk tidak kaku dalam bertugas, justru harus mendekatkan diri kepada wisatawan agar komunikasi dalam situasi darurat bisa berlangsung cepat dan efektif.
Data lapangan menunjukkan tingginya animo masyarakat berkunjung ke Bromo di musim liburan ini. Dengan total kuota kunjungan 3.752 orang, pintu Cemoro Lawang menjadi yang terpadat dengan 1.720 pengunjung dalam sehari. Dari jumlah itu, 73 di antaranya adalah wisatawan mancanegara. Mobilisasi kendaraan yang mencapai ratusan unit membuat patroli kepolisian terus digencarkan, terutama menjelang sore saat kabut mulai turun dan suhu menyentuh titik terendah. Tak heran, layanan call center 110 pun disiagakan penuh untuk menjawab segala kebutuhan darurat para wisatawan.(Avs)

Posting Komentar