Memasuki bulan penuh berkah, Polres Bangkalan tidak main-main dalam menjaga ketertiban. Melalui patroli KRYD yang digelar di Kecamatan Blega, sebanyak 13 unit sepeda motor terpaksa diamankan lantaran masalah administrasi. Namun jangan khawatir, prosedur pengambilannya justru ramah kantong.
Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo menjelaskan bahwa patroli ini difokuskan pada pencegahan kejahatan jalanan seperti begal, curanmor, dan balap liar yang kerap muncul saat Ramadhan. Pemeriksaan kendaraan yang mencurigakan pun dilakukan, dan hasilnya belasan motor tanpa STNK terjaring razia.
"Kami amankan kendaraan tersebut karena tidak dilengkapi surat-surat saat pemeriksaan. Namun bagi pemilik yang merasa motornya diamankan, silakan datang ke Mapolres Bangkalan," ujar AKBP Wibowo, Selasa (3/3/26).
Yang menarik, pengambilan motor ini tidak dipungut biaya. Syaratnya hanya satu: membawa surat-surat kendaraan yang lengkap. Jika ada modifikasi yang tidak sesuai spesifikasi teknis, pemilik diminta mengembalikannya ke kondisi standar.
Polres Bangkalan juga sudah mengumumkan nomor rangka dan nomor mesin motor-motor tersebut di media sosial. Masyarakat bisa mengeceknya terlebih dahulu sebelum mengambil kendaraan. Langkah ini diambil agar prosesnya transparan dan tidak ada pungutan liar.
Dengan patroli rutin selama Ramadhan, diharapkan masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan tenang. Sebab keamanan, kata Kapolres, bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita bersama.

Posting Komentar