ads

Iklan
LATEST UPDATES

Jumat, 13 Maret 2026

Mudik Lebaran 2026, Polda Jatim Siapkan 238 Pos untuk Antisipasi Kepadatan dan Gangguan Keamanan


Menyambut tradisi tahunan mudik Lebaran, Polda Jawa Timur tidak tinggal diam. Sebanyak 238 pos gabungan disiapkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk mengantisipasi segala potensi gangguan selama arus mudik dan balik. Ratusan pos yang tersebar dari ujung barat hingga timur Jatim ini terdiri dari Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan jutaan pemudik berlangsung tanpa hambatan berarti, sesuai dengan tema besar "Mudik Aman, Keluarga Bahagia".

Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kabid Humas Polda Jatim, menjelaskan secara rinci pembagian tugas di setiap pos saat melakukan inspeksi di Pelabuhan Tanjung Perak. Pos Pengamanan sebanyak 172 titik didirikan di lokasi rawan lakalantas dan kerawanan kriminalitas. Sementara 45 Pos Pelayanan difokuskan di tempat-tempat padat pengunjung seperti terminal, bandara, dan objek wisata. Adapun 21 Pos Terpadu berfungsi sebagai pusat kendali operasi yang memudahkan koordinasi antarinstansi, termasuk TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Tantangan pengamanan tahun ini dinilai lebih kompleks karena bertepatan dengan beberapa perayaan keagamaan. Kombes Abast menyebut bahwa Polri harus hadir secara humanis di tengah keberagaman masyarakat yang merayakan Idulfitri dan Nyepi secara bersamaan. Petugas di setiap pos tidak hanya berjaga, tetapi juga dilengkapi dengan layanan kesehatan dan informasi guna membantu pemudik yang kelelahan atau tersesat. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama kelancaran operasi berskala nasional ini.

Polda Jatim juga mengaktifkan layanan darurat 24 jam melalui call center 110 yang dapat diakses gratis. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melapor jika mengalami masalah selama perjalanan. Dengan kesiapan 238 pos dan ribuan personel yang tersebar di seluruh Jawa Timur, diharapkan pemudik merasa lebih aman dan nyaman. Operasi Ketupat Semeru 2026 menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi setiap perjalanan pulang kampung warga negaranya.(Avs)

Posting Komentar

 

Top