Tidak sekadar jaga keamanan, Polsek Warujayeng Polres Nganjuk pada Rabu (25/3/2026) menunjukkan peran lain yang tak kalah penting: turun langsung ke lahan. Berlokasi di Desa Getas, para personel bersama masyarakat mulai membenamkan bibit cabai di lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Aksi ini adalah bagian dari upaya nyata menerjemahkan program ketahanan pangan nasional ke dalam aksi lapangan yang membumi. Mereka ingin membuktikan bahwa sinergi antara aparat dan warga bisa menghasilkan sesuatu yang produktif dan bernilai ekonomi.
Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini digerakkan oleh kesadaran bahwa setiap jengkal tanah pekarangan memiliki potensi yang belum tergarap maksimal. Kapolsek Warujayeng menekankan bahwa keterlibatan langsung aparat kepolisian di sektor pertanian ini adalah bentuk dukungan konkret kepada pemerintah. Tujuannya jelas: mendorong warga untuk melihat lahan di sekitar rumah bukan hanya sebagai ruang kosong, melainkan aset produktif yang dapat memperkuat ketersediaan pangan hingga tingkat keluarga.
Di tengah serbuan aneka kebutuhan pokok yang harganya kerap fluktuatif, inisiatif menanam cabai ini dinilai memiliki efek strategis. Kanit Binmas Polsek Warujayeng, IPTU Mualim, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja memberikan pendampingan agar warga tidak hanya sekadar menanam, tetapi juga mampu mengelola dan merawat tanaman secara optimal. Dengan begitu, program P2B ini diharapkan tidak berhenti di satu musim tanam, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang membudaya.
Di lapangan, suasana gotong royong begitu terasa. Anggota kepolisian dan warga bahu-membahu mengolah tanah, menata bibit, hingga menyiram tanaman bersama-sama. Kebersamaan ini menjadi simbol bahwa menjaga ketahanan pangan adalah tanggung jawab kolektif. Polsek Warujayeng berharap, melalui kegiatan seperti ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya kemandirian pakan terus meningkat, sekaligus menciptakan lingkungan desa yang lebih mandiri dan sejahtera dari akar rumput.(Avs)

Posting Komentar