ads

Iklan
LATEST UPDATES

Sabtu, 14 Maret 2026

Kunjungi Command Center, Wakapolri Pastikan Rekayasa Lalin Siap Diterapkan Secara Situasional

 


Di balik layar kelancaran arus mudik, ada pusat kendali yang tak pernah tidur bernama Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyambangi lokasi ini untuk memastikan bahwa semua sistem pemantauan berfungsi optimal dalam Operasi Ketupat 2026. Dari ruang kontrol inilah berbagai keputusan strategis akan diambil, termasuk kapan harus memberlakukan contraflow atau one way di jalur-jalur padat.

Komjen Dedi menjelaskan bahwa keputusan untuk menerapkan rekayasa lalu lintas tidak diambil secara asal-asalan, melainkan berdasarkan data akurat. Jika sensor di lapangan menunjukkan angka kendaraan yang melintas melebihi kapasitas normal, maka langkah antisipasi akan segera diaktifkan. "Apabila arus kendaraan yang melalui Cikampek sudah di atas 6.000 kendaraan per jam, maka akan dilakukan rekayasa one way," tegasnya di hadapan jajaran yang bertugas.

Namun, teknologi saja tidak cukup tanpa didukung oleh kesiapan masyarakat dalam menerima informasi. Untuk itu, Polri mengandalkan sistem SMS blast yang akan mengirimkan pemberitahuan kepada para pemudik dua jam sebelum kebijakan baru diterapkan. Wakapolri berharap dengan adanya notifikasi dini, masyarakat bisa mengatur ulang rencana perjalanan mereka tanpa harus terburu-buru atau panik di tengah jalan.

Di akhir kunjungannya, ia kembali mengingatkan bahwa hotline 110 adalah jembatan antara masyarakat dan petugas jika terjadi situasi darurat. Dengan kolaborasi dan komunikasi yang baik antara polisi dan pemudik, perjalanan pulang kampung diharapkan bisa berlangsung lancar dan penuh kebahagiaan. Semua ini adalah bagian dari upaya mewujudkan tagline Operasi Ketupat yang sudah dikenal luas tahun ini. (Avs)

Posting Komentar

 

Top