ads

Iklan
LATEST UPDATES

Jumat, 06 Maret 2026

Dari Buka Puasa KSPSI, Kapolri Canangkan Kolaborasi Strategis untuk Masa Depan Pekerja


Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti acara buka puasa bersama yang digelar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Jawa Barat. Di tengah kebersamaan itu, hadir seorang tamu istimewa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang justru membawa angin segar berupa gagasan besar tentang masa depan perburuhan. Alih-alih membicarakan soal keamanan semata, ia mengajak ribuan buruh yang hadir untuk memandang peta besar dunia, di mana gejolak global bisa berdampak langsung pada kantong mereka sendiri. Ia menekankan bahwa ketidakpastian dunia harus dihadapi dengan ketahanan dalam negeri yang kuat, dan ketahanan itu dimulai dari hubungan erat antara pemerintah dan pekerja.


Program-program strategis nasional pun menjadi topik hangat yang dibahas. Jenderal Sigit menyoroti keberhasilan hilirisasi yang tak hanya menguntungkan negara, tetapi juga berpotensi menjadi ladang pekerjaan baru bagi masyarakat. Ia membayangkan sebuah ekosistem industri yang maju, di mana bahan mentah tak lagi diekspor, melainkan diolah di dalam negeri oleh tangan-tangan terampil anak bangsa. Tentu, ini bukan pekerjaan mudah dan membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar, di sinilah peran strategis organisasi buruh untuk mempersiapkan kadernya. Momentum ini harus ditangkap sebagai peluang emas untuk meningkatkan taraf hidup.


Namun, peluang besar itu harus diimbangi dengan kesiapan kapasitas individu. Menjawab tantangan tersebut, Polri menyodorkan solusi konkret dengan membuka akses pelatihan dan pendidikan vokasi. Fasilitas yang dimiliki institusi kepolisian, yang selama ini mungkin tak terpikirkan oleh publik, ternyata bisa menjadi sarana ampuh untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja. Tujuannya jelas, menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan profesional, sehingga ketika perusahaan multinasional berinvestasi, tenaga lokal lah yang akan mengisi pos-pos kunci. Ini adalah langkah strategis untuk memenangkan persaingan global.


Pertemuan itu ditutup dengan pesan penuh harapan tentang Indonesia Emas 2045, sebuah visi besar yang membutuhkan kontribusi dari semua pihak. Kapolri menggarisbawahi bahwa kesehatan pekerja juga merupakan faktor vital produktivitas, dan oleh karenanya, fasilitas kesehatan Polri dibuka untuk mereka. Semua ini adalah rangkaian upaya membangun ekosistem yang saling mendukung, di mana negara hadir untuk rakyatnya. Dengan semangat kolaborasi yang telah digagas, ia optimis bahwa cita-cita menjadi negara maju bukan lagi sekadar mimpi di siang bolong. (Avs)

Posting Komentar

 

Top