ads

Iklan
LATEST UPDATES

Selasa, 24 Maret 2026

17 Ribu Tabung Gas Melon Dikirim dalam Sehari, Polres Lumajang Awasi Ketat Pengecer


Di tengah hiruk pikuk persiapan Lebaran, isu kelangkaan elpiji 3 kg sempat membuat warga Lumajang waswas. Namun, hasil inspeksi mendadak yang dilakukan Forkopimda bersama Polres Lumajang di dua SPPBE pada Senin (23/3/2026) justru membuka tabir bahwa pasokan sebenarnya berlimpah. Bahkan dalam sehari, sebanyak 17 ribu tabung telah diberangkatkan, meningkat signifikan dari sebelumnya yang hanya 12 ribu tabung.

Kompol Eko Basuki, Kabag Log Polres Lumajang, membeberkan fakta menarik di balik kelangkaan yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, rata-rata distribusi harian elpiji 3 kg di Lumajang mencapai 39 ribu hingga 40 ribu tabung. Angka ini sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan normal warga. Namun, pola konsumsi yang berubah drastis menjelang Lebaran menjadi pemicu utama mengapa gas melon terasa langka di pasaran.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang memimpin langsung sidak tersebut menjelaskan bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap pasokan saat libur panjang memicu perilaku beli dalam jumlah besar. Warga yang biasanya hanya membeli satu tabung tiba-tiba membeli empat hingga lima tabung untuk stok. Akibatnya, terjadi ketimpangan distribusi di tingkat bawah meskipun pasokan dari agen utama melimpah.

Merespons situasi ini, Polres Lumajang meningkatkan pengawasan hingga ke tingkat pengecer. Seluruh Polsek di jajaran Lumajang diperintahkan untuk melakukan pengecekan rutin guna memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun permainan harga. "Distribusi lancar setiap hari, pasokan aman, kami pastikan masyarakat tidak perlu khawatir," tegas Kompol Eko. Dengan pengawasan intensif ini, diharapkan ketenangan masyarakat dapat pulih dan distribusi gas melon kembali normal.(Avs)

Posting Komentar

 

Top