Ngawi- Informasi karhutla sempat ramai di media sosial pada Kamis, 1 Oktober 2026 malam. Personel Polsek Widodaren Polres Ngawi langsung bergerak merespons kabar tersebut. Kapolsek Widodaren AKP M. Farid Suharta memimpin anggotanya menuju lokasi. Mereka mendatangi Pos PHH 04 Londan BKPH Walikukun, RPH Gendingan.
Langkah awal ini untuk mengecek kondisi lapangan. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak Perhutani. Dari hasil verifikasi, wilayah yang disebut dalam unggahan bukan berada di Kecamatan Widodaren. Lokasi itu masuk RPH Butuh, Desa Banyuasin, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. Pihak KRPH Butuh memastikan area tersebut aman dan tidak ada kebakaran.
Meski informasi awal tidak terbukti, Polsek Widodaren dan petugas Perhutani tidak langsung kembali. Mereka memilih menyisir kawasan hutan ke arah timur. Langkah antisipasi ini membuahkan hasil. Petugas mendeteksi titik api yang terlihat dari jalan raya.
Titik api itu berada di wilayah Dusun Ngampon, Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren. Lokasinya sekitar 2 kilometer dari Bulak Ombo. Tanpa membuang waktu, petugas langsung bahu-membahu menjinakkan api. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan kepolisian akan selalu sigap merespons laporan masyarakat. Setiap informasi kebakaran hutan langsung dicek ke lapangan. Patroli penyisiran bersama Perhutani juga terus digelar. Ia mengajak semua elemen meningkatkan kewaspadaan dan sinergi mencegah kebakaran. (Avs)
Posting Komentar