Medan- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri akan mengawal penuh pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah. Pengecekan dan persiapan pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan sukses. Hal ini disampaikan Kapolri usai memberikan Kuliah Umum pada Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Kampus Utama UMSU, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (28/9/2026).
Kapolri menegaskan bahwa pengawalan Muktamar merupakan bagian dari komitmen Polri memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan masyarakat. Ia menyatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan terkait kesiapan pengamanan. "Tentunya kita saat ini akan mengecek dan kita mengharapkan agar perjalanan Muktamar bisa berjalan dengan aman, lancar, dan sukses," ujar Kapolri. Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Polri serius mengawal agenda besar Muhammadiyah.
Selain aspek keamanan, Kapolri berharap Muktamar Muhammadiyah melahirkan pimpinan-pimpinan yang mampu menjadi teladan. Menurutnya, Muhammadiyah memiliki rekam jejak panjang dalam membangun bangsa melalui pendidikan. Banyak tokoh dan pemimpin nasional lahir dari organisasi ini. Karena itu, keberlangsungan organisasi dan proses konsolidasinya diharapkan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Kapolri juga menilai mahasiswa Muhammadiyah memiliki modal penting untuk menjadi generasi penerus dan calon pemimpin masa depan. Mereka tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga dibekali nilai keimanan dan kepedulian sosial. Pada tahun akademik 2026/2027, UMSU mencatat 6.027 mahasiswa melakukan registrasi dan herregistrasi pada semester ganjil. Kapolri mengajak mahasiswa memanfaatkan masa pendidikan untuk membangun kemampuan, karakter, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Kapolri berharap seluruh unsur dapat bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Dengan begitu, Muktamar Muhammadiyah dapat berjalan tertib dan membawa manfaat bagi organisasi maupun bangsa Indonesia. Polri terus berkoordinasi dengan panitia dan stakeholder terkait untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar agenda besar ini sukses tanpa hambatan berarti. (Avs)
Kapolri menegaskan bahwa pengawalan Muktamar merupakan bagian dari komitmen Polri memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan masyarakat. Ia menyatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan terkait kesiapan pengamanan. "Tentunya kita saat ini akan mengecek dan kita mengharapkan agar perjalanan Muktamar bisa berjalan dengan aman, lancar, dan sukses," ujar Kapolri. Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Polri serius mengawal agenda besar Muhammadiyah.
Selain aspek keamanan, Kapolri berharap Muktamar Muhammadiyah melahirkan pimpinan-pimpinan yang mampu menjadi teladan. Menurutnya, Muhammadiyah memiliki rekam jejak panjang dalam membangun bangsa melalui pendidikan. Banyak tokoh dan pemimpin nasional lahir dari organisasi ini. Karena itu, keberlangsungan organisasi dan proses konsolidasinya diharapkan terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Kapolri juga menilai mahasiswa Muhammadiyah memiliki modal penting untuk menjadi generasi penerus dan calon pemimpin masa depan. Mereka tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga dibekali nilai keimanan dan kepedulian sosial. Pada tahun akademik 2026/2027, UMSU mencatat 6.027 mahasiswa melakukan registrasi dan herregistrasi pada semester ganjil. Kapolri mengajak mahasiswa memanfaatkan masa pendidikan untuk membangun kemampuan, karakter, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Kapolri berharap seluruh unsur dapat bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Dengan begitu, Muktamar Muhammadiyah dapat berjalan tertib dan membawa manfaat bagi organisasi maupun bangsa Indonesia. Polri terus berkoordinasi dengan panitia dan stakeholder terkait untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar agenda besar ini sukses tanpa hambatan berarti. (Avs)
Posting Komentar